Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Manado · 5 Jun 2023 13:22 WITA ·

Virus ASF Belum Masuk Sulut. Sikapi Ancaman Virus , DPRD Sulut Undang Stakeholders


Virus ASF Belum Masuk Sulut. Sikapi Ancaman Virus , DPRD Sulut Undang Stakeholders Perbesar

MANADO, Sulutnews.com – Isu penyebaran Virus ASF atau Flu Babi Afrika yang saat ini santer tersiar telah masuk diwilayah Sulawesi Utara sehingga sangat berdampak dan meresahkan masyarakat terutama bagi peternak lokal akhirnya bisa terjawab. Setelah Dinas Peternakan Provinsi Sulawesi Utara menyatakan jika wilayah Sulawesi utara masih belum terinfeksi Virus ASF yang menyerang ternak babi.

“Virus ASF belum masuk sulut dan ini dibuktikan dengan hasil uji klinik laboratorium per bulan Mei 2023 ternak babi di Sulut belum ada yang terkena virus ASD. Jadi semua ternak Babi di Sulut aman untuk dikonsumsi,” ungkap Kepala Dinas Peternakan Sulut Nova Pangemanan. pada Rapat Dengar Pendapat yang digelar Senin (5/6/2023) di kantor DPRD Sulut.

Juga disampaikan Bupati Bolaang Mongondou Utara Depri Pontoh yang menjamin lalu lintas pemasaran ternak Babi dari daerah luar Sulit sampai saat ini masih terkendali.” Ada beberapa yang sudah diamankan dan dikembalikan ke daerah asal. Intinya penjagaan pos pintu masuk lewat Bolmut tidak ada satupun yang lolos,” tegas Pontoh menjamin jika pos penjagaan pintu masuk dijaga dengan keta lewat koordinasi pemerintah dan Aparst keamanan.

Sementara itu Balai Karantina hewan dan Pertanian kelas Satu Manado, juga menyatakan ternak babi asal Sulut yang keluar semua tersertifikat dan aman.”Sejak merebaknya isu Virus ASF kami terus berkoordinasi dengan semua pihak sehingga lalu lintas ternak khususnya Babi asal Sulut masih aman dari Virus ASF, “ungkap Yusuf Patiroy

Dengan pernyataan Dinas terkait selaku pihak yang berkompeten yang menjamin keberadaan ternak Babi di Sulut aman dari Virus ASF, Komisi II DPRD Sulit merekomemdasikan agar seluruh stakeholder dapat terus melakukan pengawasan termasuk mengaktikan semua pos penjagaan yang berada di pintu masuk dengan melibatkan tenaga kesehatan hewan yangbbertugas langsung di pos-pos penjagaan.(josh tinungki)

 

Artikel ini telah dibaca 7,112 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gereja Advent di Manado Berikan Penghiburan Atas Meninggalnya Almarhumah Arlin Syarif Rumegang

28 Juli 2026 - 20:48 WITA

Banggar DPRD Sulut Tolak DPM Rp 30 Miliar Untuk PT BSG

28 Juli 2026 - 12:40 WITA

Kepala BPMP Sulut Febry Dien : Kemendikdasmen Tetapkan Kepsek SMA Negeri 1 Tomohon Maria Walukow Menjadi Kepsek SNT di Minut Sulut

28 Juli 2026 - 12:07 WITA

Richard Sualang Hadir Peringati Peristiwa Kudatuli 27 Juli 1996

28 Juli 2026 - 12:01 WITA

Irene Golda Pinontoan Apresiasi Peristiwa Kudatuli Jadi Penyemangat Dalam Berdemokrasi

28 Juli 2026 - 11:09 WITA

PDIP Sulut Peringati 30 Tahun Peristiwa Kudatuli. Stewen Kandouw : Kader Harus Berpolitik Beradab dan Tetap Solid Bersama Rakyat

28 Juli 2026 - 05:45 WITA

Trending di Manado