Tahuna, Sulutnews.com — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terus mendorong percepatan digitalisasi tata kelola keuangan desa. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui uji kelayakan server untuk mendukung penerapan Transaksi Non Tunai (TNT) berbasis Sistem Keuangan Desa (Siskeudes).
Kegiatan yang berlangsung di Manado, 10 Agustus 2026, melibatkan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kepulauan Sangihe, Bank SulutGo Cabang Tahuna serta CV Providence Informatics.
Uji kelayakan tersebut menjadi bagian dari tahapan persiapan teknis sebelum sistem transaksi non tunai diterapkan. Pengujian dilakukan untuk memastikan infrastruktur teknologi informasi mampu menunjang kebutuhan sistem, terutama dari sisi konektivitas, kestabilan jaringan, keamanan serta kesiapan integrasi antarsistem.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ronald Lumiu, mengatakan pengujian server merupakan tahapan penting untuk memastikan seluruh infrastruktur teknologi siap digunakan sebelum transaksi non tunai berbasis Siskeudes diterapkan.
“Kita ingin memastikan dari sisi infrastruktur dan sistem benar-benar siap. Karena penerapan transaksi non tunai membutuhkan konektivitas yang stabil, sistem yang aman serta integrasi yang dapat berjalan dengan baik,” ujar Ronald.
Menurutnya, digitalisasi transaksi keuangan desa diharapkan dapat memberikan kemudahan sekaligus memperkuat tata kelola pengelolaan keuangan di tingkat desa.
Ronald menambahkan, koordinasi dengan Bank SulutGo dan pihak pengembang sistem terus dilakukan agar berbagai kebutuhan teknis dapat dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.
Hasil pengujian ini selanjutnya akan menjadi salah satu bahan dalam proses pengajuan Application Programming Interface (API) kepada Kementerian Dalam Negeri. API dibutuhkan untuk memungkinkan aplikasi Siskeudes terhubung dengan sistem layanan perbankan Bank SulutGo.
Dengan adanya integrasi tersebut, transaksi keuangan desa nantinya dapat dilakukan melalui sistem yang lebih terintegrasi dan terdigitalisasi. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan keuangan desa sekaligus memperkuat aspek transparansi, keamanan dan akuntabilitas.
Kolaborasi antara Dinas Kominfo Kabupaten Kepulauan Sangihe, Bank SulutGo Cabang Tahuna dan CV Providence Informatics menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh kebutuhan teknis terpenuhi sebelum penerapan sistem dilakukan secara lebih luas.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menilai digitalisasi transaksi keuangan desa merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang modern. Penggunaan transaksi non tunai juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap mekanisme pembayaran secara tunai dalam pengelolaan keuangan desa.
Apabila seluruh tahapan teknis, kesiapan infrastruktur dan persyaratan integrasi dengan Kemendagri telah terpenuhi, penerapan Siskeudes berbasis transaksi non tunai diharapkan dapat segera direalisasikan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Transformasi tersebut diharapkan tidak hanya memberikan kemudahan bagi pemerintah desa dalam mengelola keuangan, tetapi juga menjadi langkah nyata menuju tata kelola pemerintahan desa yang lebih transparan, efisien, aman dan akuntabel.
Transformasi Digital untuk Tata Kelola Keuangan Desa yang Transparan, Efisien dan Akuntabel. (Andy Gansalangi)




