Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Sangihe · 14 Agu 2026 23:45 WITA ·

Beeng Laut dan Bebalang Kini Nikmati Listri 24 Jam


Beeng Laut dan Bebalang Kini Nikmati Listri 24 Jam Perbesar

Tahuna, Sulutnews.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terus mendorong pemerataan pembangunan, khususnya dalam pemenuhan pelayanan dasar masyarakat di wilayah kepulauan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian operasionalisasi listrik 24 jam di Kampung Beeng Laut dan Kampung Bebalang.

Peresmian ini menjadi langkah strategis Pemkab Kepulauan Sangihe dalam memperluas akses energi listrik sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di wilayah kepulauan dan perbatasan.

Agenda tersebut turut terhubung secara daring melalui Zoom Meeting bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang diwakili Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor Mailangkay.

Bupati Kepulauan Sangihe menyampaikan bahwa kehadiran listrik 24 jam tidak boleh dipandang hanya sebagai pemenuhan kebutuhan penerangan masyarakat, tetapi merupakan bagian penting dari pembangunan daerah.

“Listrik 24 jam bukan hanya soal penerangan. Ini menjadi bagian penting untuk mendukung pendidikan, kesehatan, komunikasi, pelayanan pemerintahan dan aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Bupati.

Menurutnya, pemerataan akses energi merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, termasuk mereka yang berada di wilayah kepulauan dan perbatasan.

“Pemerintah tidak boleh membiarkan masyarakat di pulau-pulau terus berada dalam keterbatasan pelayanan dasar. Karena itu, kita akan terus berkoordinasi dan membangun sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara maupun PLN agar pelayanan listrik dapat ditingkatkan secara bertahap,” katanya.

Operasional listrik 24 jam di Beeng Laut dan Bebalang diharapkan memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Selain kebutuhan rumah tangga, pasokan energi yang lebih stabil dapat menunjang aktivitas belajar, fasilitas kesehatan, administrasi pemerintahan kampung, akses komunikasi serta berbagai kegiatan ekonomi produktif masyarakat.

Delapan Kampung Jadi Prioritas

Pemkab Kepulauan Sangihe bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan PT PLN (Persero) juga terus memperkuat koordinasi untuk meningkatkan pelayanan listrik di sejumlah wilayah yang masih mendapatkan pasokan terbatas.

Saat ini, sejumlah kawasan kepulauan masih menikmati pasokan listrik rata-rata sekitar 6 hingga 12 jam per hari. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah dalam upaya mempercepat pemerataan akses energi.

Berdasarkan data Pemkab Kepulauan Sangihe, terdapat delapan kampung yang menjadi prioritas untuk mendapatkan peningkatan layanan listrik 24 jam, yakni Kampung Bukide, Bukide Timur, Kalama, Mahengetang, Para Salingkere, Kawaluso, Kawio dan Matutuang.

Bupati menegaskan, upaya meningkatkan layanan listrik di delapan kampung tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi geografis, ketersediaan infrastruktur, kebutuhan masyarakat serta kesiapan teknis PLN.

“Kita memahami bahwa kondisi geografis Sangihe memiliki tantangan tersendiri. Karena itu, semuanya harus dilakukan secara bertahap dan terencana. Yang terpenting adalah komitmen untuk terus bergerak agar semakin banyak masyarakat yang bisa menikmati listrik 24 jam,” jelasnya.

Sinergi untuk Pembangunan Berkelanjutan

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan PT PLN yang telah memberikan dukungan dalam peningkatan keandalan infrastruktur kelistrikan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Ia berharap sinergi antarinstansi tersebut dapat terus diperkuat sehingga target pemerataan listrik di seluruh wilayah Sangihe dapat diwujudkan.

“Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan PLN atas kolaborasi yang terus dibangun. Kami berharap kerja sama ini dapat berlanjut sehingga kampung-kampung lain yang masih mengalami keterbatasan listrik juga dapat segera merasakan pelayanan energi 24 jam,” ungkapnya.

Pemkab Kepulauan Sangihe menilai ketersediaan listrik yang memadai merupakan salah satu fondasi pembangunan daerah. Dengan energi yang lebih stabil, masyarakat diharapkan memiliki ruang yang lebih besar untuk meningkatkan aktivitas pendidikan, pelayanan publik, komunikasi maupun perekonomian.

“Target kita adalah pembangunan yang merata dan berkeadilan. Masyarakat di pulau-pulau dan wilayah perbatasan juga harus mendapatkan pelayanan dasar yang layak. Listrik 24 jam menjadi salah satu langkah nyata menuju tujuan tersebut,” tutup Bupati. (Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 1,000 kali

Baca Lainnya

Ungke Momo Sangihe 2026 Resmi Dibuka, Bupati Tekankan Peran Generasi Muda Lestarikan Budaya

19 Agustus 2026 - 23:10 WITA

HUT Ke-81 RI di Sangihe, Semangat Kemerdekaan Terpancar dalam Upacara di Gelora Santiago

17 Agustus 2026 - 23:52 WITA

Uji Kelayakan Server, Sangihe Siapkan Transaksi Non Tunai Berbasis Siskeudes

10 Agustus 2026 - 23:52 WITA

Bupati MT Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa Sulut, Perkuat Peran Perempuan di Desa

10 Agustus 2026 - 23:36 WITA

Sangihe Pertahankan Juara I NSIC 2026 Lewat Proyek Sistem Gas Medis RSUD Liun Kendage

7 Agustus 2026 - 23:27 WITA

Menjamin Kepastian dan Akuntabilitas Dana Bagi Hasil

31 Juli 2026 - 20:27 WITA

Trending di Jakarta