Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Kepolisian · 20 Apr 2023 21:13 WITA ·

TNI – Polri Bentrok, Berujung Mobil Polisi Dibakar Orang Tak Dikenal


TNI – Polri Bentrok, Berujung Mobil Polisi Dibakar Orang Tak Dikenal Perbesar

NTT,Sulutnews.com – Hanya karena berawal dari salah paham antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polri, satu (1) unit mobil milik Polri dibakar oleh orang tak dikenal (OTD).

Selain satu unit mobil polisi yang dibakar, tiga (3) unit sepeda motor milik polisipun turut dibakar oleh orang tak dikenal (OTD).

Peristiwa ini berawal dari pertandingan final futsal antara Dinas P dan K Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) melawan institusi Polri.

“Ini hanya kesalahpahaman antara anggota TNI dan Polri saat pertandingan futsal berlangsung di GOR Oepoi Kupang,” kata Kapolda NTT, Irjen Pol. Johni Asadoma melalui Canal Youtube Humas Polda NTT, Kamis 20 April 2023.

Dalam peristiwa itu, kata Kapolda, terdapat empat (4) anggota Polri yang terluka. Dimana tiga korban diantaranya dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Titus Ully Kupang sedangkan satunya lagi di rawat di Rumah Sakit Tentara Wirasakti Kupang.

Ditegaskan Kapolda NTT, pihaknya akan bersinergi dengan TNI dalam melakukan investigasi terkait peristiwa yang terjadi karena peristiwa itu terjadi pada malam hari serta tidak begitu jelas siapa pelakunya.

“Berdasarkan video yang beredar, ada yang pakai helm dan terjadi malam. Jadi agak sulit untuk mengenali siapa pelakunya. Tapi, kami akan dilakukan investigasi terkait peristiwa itu,” tegas Kapolda NTT.

“Soal proses hukum, bergantung atas hasil investigasi dari tim yang telah dibentuk. Proses hukum terhadap peristiwa itu akan dilakukan secara transparan,” tambah Kapolda NTT.

Kepala Staf Korem 161/Wira Sakti, Kolonel Cpl. Simon Petrus Kamlasi dalam kesempatan itu menegaskan setiap anggota yang terbukti terlibat dalam kasus itu akan ditindak secara tegas berdasarkan aturan yang berlaku.

“Setiap anggota yang terbukti terlibat akan ditindak secara tegas sehingga memberikan efek jerah,” tegas Kasrem.

Menurutnya, sejauh ini alat bukti terkait peristiwa itu belum cukup sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama. Dan, terkait dengan beredarnya video itupun belum bisa dipastikan siapa pelakunya.

“Videonya tidak jelas karena peristiwanya dengan malam. Dan, alat bukti juga belum cukup untuk memastikan siapa saja yang terlibat,” ungkapnya.

Reporter : Dance henukh

Artikel ini telah dibaca 3,709 kali

Baca Lainnya

Polri Dorong Kolaborasi Nasional Lindungi Karya Anak Bangsa Dari Pembajakan di Era Digital

12 Mei 2026 - 23:30 WITA

Usman Husin: Melukis Sejarah Peningkatan Produktivitas Padi di Rote Ndao

11 Mei 2026 - 19:50 WITA

Hari Pertama Ujian Semester SD Negeri Nduadi: Semangat Mandiri dan Harmoni Melampaui Jarak

11 Mei 2026 - 13:15 WITA

Bupati Rote Ndao Didampingi Asisten Satu dan Prof Yusuf Henuk Pantau Pekerjaan Tambak Garam Proses Masih Tahap Penyelesaian dan Uji Coba

9 Mei 2026 - 20:59 WITA

Tiga Poin Krusial Di Reses Perdana Yunus Panie Demi Kesehatan, Pendidikan dan Ekonomi Warga

9 Mei 2026 - 13:42 WITA

Janji Bupati Bangun Sekolah SMP: Masyarakat Desa Lidor Minta di Reses Perdana Yunus Panie

9 Mei 2026 - 11:07 WITA

Trending di Internasional