Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bengkulu Selatan · 5 Mei 2026 20:17 WITA ·

Tim Penilai Gabungan Bengkulu Selatan Turun melakukan Seleksi Calon Desa Antikorupsi


Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Sulutnews.com Bengkulu Selatan – Proses seleksi calon Desa Antikorupsi di Kabupaten Bengkulu Selatan memasuki babak krusial. Tim penilai gabungan yang terdiri dari Inspektorat Daerah, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) mulai turun ke lapangan untuk melakukan verifikasi mendalam di tiga desa unggulan.

Ketiga desa yang kini tengah menjalani penilaian ketat tersebut adalah Desa Tanjung Eran (Kecamatan Pino), Desa Lubuk Sirih Ilir (Kecamatan Manna), dan Desa Tanggo Raso (Kecamatan Pino Raya). Ketiganya diproyeksikan untuk mewakili Bengkulu Selatan pada ajang Perluasan Desa Antikorupsi tingkat Provinsi Bengkulu tahun 2026.

Keterlibatan tiga instansi ini bertujuan untuk memastikan penilaian dilakukan dari berbagai sudut pandang profesional.

Inspektorat Daerah, Fokus pada audit kepatuhan, pengawasan anggaran, serta pemenuhan regulasi dan SOP pemerintahan desa. Sedangkan Dinas Kominfo, Bertugas memverifikasi aspek keterbukaan informasi publik, kualitas kanal digital desa, serta aktif tidaknya website desa sebagai sarana transparansi informasi kepada masyarakat.

Untuk Menilai sisi pemberdayaan, tata kelola administrasi desa, serta sejauh mana partisipasi masyarakat terlibat dalam pembangunan desa difokuskan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa.

Bupati Bengkulu Selatan, Rifa’i Tajuddin, melalui tim penilai menekankan bahwa desa antikorupsi bukan sekadar label, melainkan sebuah budaya kerja. Verifikasi lapangan dilakukan untuk mencocokkan data administrasi dengan fakta di lapangan, mulai dari kemudahan akses pelayanan publik hingga transparansi baliho APBDes.

“Penilaian ini melibatkan lintas sektor agar hasilnya objektif. Kita ingin desa yang terpilih benar-benar siap secara administrasi dari kacamata PMD, siap secara sistem informasi dari Kominfo, dan bersih secara akuntabilitas dari sisi Inspektorat,” ungkap salah satu anggota tim verifikasi di lapangan.

Hasil dari verifikasi lapangan oleh tim gabungan ini akan menjadi dasar penentuan desa mana yang paling layak diusulkan ke tingkat provinsi. Program ini merupakan langkah konkret Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan dalam mendukung instruksi KPK RI untuk menciptakan ekosistem pemerintahan desa yang bersih dan bebas dari praktik pungli maupun korupsi.

Dengan adanya pengawasan ketat dari tim lintas OPD ini, diharapkan desa-desa di Bengkulu Selatan dapat meningkatkan standar pelayanan dan integritas mereka, sekaligus membawa nama baik daerah di level yang lebih tinggi. (JN)

Artikel ini telah dibaca 1,021 kali

Baca Lainnya

P3Ai Batau Batu 1 Desa Ganjuh Bangun Siring Irigasi Diduga Air Yang Mengalirinya Tebat Yang Mengharapkan Air Hujan

15 Agustus 2026 - 11:07 WITA

Di Usia 81 Tahun Republik Indonesia Dodi Martian S.Hut MM Mengajak Seluruh Elemen Memerankan Hal Hal Positif

14 Agustus 2026 - 21:03 WITA

P3Ai Desa PenindaianDiduga Kuat Akan Memanipulasi Pelaporan! PPK P3Ai Dilingkungan  Balai Willayah Sungai Untuk Berhati Hati Menerima Laporannya 

14 Agustus 2026 - 00:11 WITA

P3Ai Desa Ganjuh  Diduga Kuat Akan Memanipulasi Pelaporan! PPK P3Ai Dilingkungan  Balai Willayah Sungai Untuk Berhati Hati Menerima Laporannya 

13 Agustus 2026 - 23:52 WITA

Peduli Kesehatan Warganya Pemerintah Desa Kemang Manis Kecamatan Pino Raya Fasilitasi Posyandu Secara Rutin

13 Agustus 2026 - 23:34 WITA

P3Ai Desa Tanjung Beringin  Diduga Kuat Akan Memanipulasi Pelaporan! PPK P3Ai Dilingkungan  Balai Willayah Sungai Untuk Berhati Hati Menerima Laporannya 

13 Agustus 2026 - 23:07 WITA

Trending di Bengkulu Selatan