Tahuna, Sulutnews.com – Sebanyak enam orang guru besar dari Universitas Gajah Mada (UGM) melakukan kunjungan ke Kabupaten Kepulauan Sangihe selama tiga hari (9-11 Oktober lalu).
Adapun nama-nama Dewan Guru Besar UGM tersebut antara lain, Prof Muhammad Baiquni (Ketua Tim), Prof Catur Sugiyanto, Prof Heru Sutrisno, Prof Agustinus Supriyanto, Prof Rusyadi, Prof, Agus Santoso Rustadi.

Para DGB UGM tersebut melakukan kegiatan dengan tema, Kolaborasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDG) di wilayah Sulawesi Utara, Integritas Batas wilayah teknologi dan peningkatan perekonomian Kelautan dan Perikanan, Pariwisata Bahari.
Kata Prof Muhammad Baiquni, tujuan kegiatan yang mereka lakukan yaitu, Pendidikan dan Pengabdian Sharing Keilmuan dan mengunjungi daerah Kepulauan. “Kehadiran kami terkait berbagai hal untuk menggali informasi demi pembangunan yang berkelanjutan di wilayah perbatasan” ungkap Prof Muhammad Baiquni.
Dijelaskannya selama beberapa hari di Sangihe, mereka melakukan penelitian, dialog dan mendengar langsung informasi penting dari masyarakat, baik nelayan maupun petani, kata Prof Muhammad Baiquni, kesemuanya itu untuk dijadikan bahan kajian di wilayah perbatasan NKRI yakni di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Dijelaskan oleh Prof Muhammad Baiquni, tim mereka terdiri dari berbagai latar belakang disiplin ilmu, dimana mereka mengkolaborasikan Keilmuan itu untuk menjadi karya ilmiah yang nantinya akan disodorkan sebagai pertimbangan bagi pemerintah.
“Jadi kedatangan kami disini untuk melakukan penelitian terkait pembangunan berkelanjutan yang di dalamnya, bagaimana kami mengetahui persoalan di wilayah perbatasan, kemiskinan, stunting, regulasi, dan lainnya sehingga apa yang kami himpun ini akan dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk pemerintah dalam mengambil keputusan atau kebijakan” jelasnya.
Selain di Sangihe, DGB UGM ini juga melakukan kegiatan yang sama di wilayah Provinsi Sulawesi Utara.
Penjabat Bupati Rinny Silangen Tamuntuan (RST) mengatakan kehadiran tim DGB UGM tersebut telah banyak memberikan kontribusi untuk pemerintah Daerah, dimana keilmuan para guru besar tersebut telah mengkaji terkait pembangunan berkelanjutan di Sangihe, sehingga hal itu sangat penting untuk kemajuan Sangihe kedepanyan.
Lanjut Bupati, Pemerintah Daerah tidak hanya berterima kasih namun juga sangat terbantu dengan kehadiran para guru besar UGM, Bupati berharap kunjungan seperti itu akan menjadi agenda rutin dari UGM di Kabupaten Sangihe, sehingga pemerintah Daerah bisa berkolaborasi untuk pembangunan Sangihe.
“Kehadiran DGB UGM ini, sangat membantu Pemerintah Daerah dalam berbagai bidang, sehingga kami menyampaikan terima kasih dan kegiatan seperti ini, kiranya menjadi agenda rutin agar wilayah perbatasan ini tersentuh dengan berbagai kajian, tentunya lewat kajian tersebut akan membawa berbagai dampak positif bagi pembangunan di Sangihe” tandas Tamuntuan.
Juga kata Bupati, Pemerintah Sangihe akan meningkatkan kerjasama dengan pihak UGM dalam hal penerimaan mahasiswa asal Sangihe di kampus tersebut, sehingga lewat kerjasama pendidikan itu kedepanyan juga, akan lahir generasi muda Sangihe, yang berkualitas di harapkan mampu meneruskan pembangunan di Sangihe. (Andy Gansalangi)





