Bitung, Sulutnews.com – Kepsek SMK Negeri 1 di Kota Bitung Drs Christo Lewan mengatakan, penamatan 305 siswa dilakukan sederhana disekolahnya Selasa (19/5/2026).
Dalam penamatan hadir Pengawas Bina Ivone Lumempouw S Th.MAP dan orang tua siswa serta Komite Sekolah serta Wakil wakil Kepsek dan guru guru dilakukan sejak pagi jam 08.00 wita hinga siang hari jam 13.00 wita karena dilakukan dua sesi demi kelancaran karena cukup banyak.
Kepada wartawan Kepsek Christo Lewan mengatakan, penamatan semua siswa pakai seragam yang digunakan dalam Praktek Kerja Lapangan ( PKL) .” Kita lakukan sederhana yang penting sudah berhasil dan berkompeten semua 305 siswa” kata Lewan.

Foto – Kepsek SMK Negeri 1 Kota Bitung Drs Christo Lewan
Menurutnya kemewahan bukan tolok ukur keberhasilan sebuah pendidikan.Melainkan keberhasilan sekolah dinilai dari karakter serta kualitas ilmu yang diperoleh selama sekolah selama tiga tahun untuk dibawa siswa setelah lulus.
Didepan siswa yang baru lulus Kepsek minta menjaga nama baik almamater kemana saja kalian melangka baik masuk dunia kerja maupun ketika akan lanjut kuliah.

Foto – Kepsek Christo Lewan ( tengah) dan Guru guru serta siswa
Kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Kepsek optimis 305 siswa siap bersaing dalam bekerja baik didunia usaha dan dunia industri atau menjadi wiraswasta atau lanjut kuliah” Semua sudah berkompeten sesuai keahlian pada tujuh program keahlian di SMK Negeri 1 Bitung” kata Kepsek.
Semua telah ikut Uji Kompetensi Keahlian ( UKK) dan teori pada bulan April 2026 dengan penguji dari Eksternal dunia usaha dan dunia industri ( DUDI). ” Jadi berkompeten semua” kata Kepsek.

Foto – Kepsek, Guru guru dan Siswa
Tujuh jurusan atau program keahlian yang ada disekolahnya antara lain menurut Kepsek Lewan yakni, Bisnis Ritel, Teknik Komputer Jaringan, Usaha Layanan Wisata, Administrasi Perkantoran, Kuliner, dan Akuntansi serta Manajemen. Tujuh program keahlian tersebut memang banyak peminatnya setiap ada penerimaan siswa baru. Apalagi sudah ada revitalisasi dari Kemendikdasmen beberapa ruang praktek siswa tahun 2025 yang sangat membantu dalam proses belajar mengajar termasuk praktek dalam praktek. (Fanny)







