Reporter: Dance Henukh
KUPANG, SULUTNEWS.COM — Jadwal pelayanan kapal cepat Express Bahari rute Rote Ndao–Kupang pada Senin (5/10/2026) dipertanyakan penumpang setelah waktu sandar di Pelabuhan Tenau Kupang tercatat lebih lambat dibandingkan waktu yang tertera pada tiket.Berdasarkan tiket yang dibawa penumpang, kapal dijadwalkan berangkat dari Rote Ndao pukul 10.00 WITA, dengan waktu tiba atau sandar di Kupang sekitar 11.45 WITA.
Namun dalam pelaksanaannya, kapal baru dilaporkan sandar di Pelabuhan Tenau Kupang sekitar pukul 13.14 WITA.
Artinya, terdapat selisih sekitar 1 jam 29 menit dari waktu sandar yang tercantum pada tiket.
Kondisi tersebut membuat penumpang mempertanyakan kepastian jadwal perjalanan, terutama bagi mereka yang memiliki agenda lanjutan setelah tiba di Kupang.
Bukan Sekadar Terlambat, Tetapi Kepastian Informasi Persoalan yang menjadi perhatian bukan semata-mata keterlambatan perjalanan, melainkan kepastian informasi yang diberikan kepada konsumen melalui tiket.Apabila keterlambatan terjadi karena faktor cuaca, kondisi laut, keselamatan pelayaran, kendala teknis kapal, kepadatan pelabuhan, maupun faktor operasional lainnya, penumpang tentu berhak memperoleh informasi yang jelas mengenai penyebab perubahan waktu tersebut.
Pertanyaan yang kini muncul adalah: apa penyebab Express Bahari baru sandar sekitar pukul 13.14 WITA, sementara tiket mencantumkan waktu sandar pukul 11.45 WITA?
Apakah terdapat kendala teknis? Faktor cuaca dan kondisi laut? Kepadatan atau kondisi Pelabuhan Tenau? Atau terdapat alasan operasional lainnya?
.
Hingga berita ini ditulis, penumpang membutuhkan penjelasan yang terang agar tidak terjadi spekulasi terkait keterlambatan tersebut.KSOP dan Pengelola Pelabuhan Diminta Perhatikan Publik juga menunggu perhatian pihak KSOP dan pengelola Pelabuhan Tenau Kupang terhadap persoalan ketepatan informasi jadwal dan pelayanan kepada pengguna jasa transportasi laut.
Kepastian jadwal menjadi semakin penting karena transportasi laut Rote Ndao–Kupang merupakan salah satu jalur utama yang digunakan masyarakat untuk bekerja, berobat, bersekolah, menjalankan urusan pemerintahan, maupun melanjutkan perjalanan ke tempat lain.
Karena itu, jika terjadi perubahan waktu perjalanan, informasi kepada penumpang semestinya menjadi bagian penting dari pelayanan.
Bagi masyarakat Rote Ndao yang mengandalkan transportasi laut, jadwal yang tercantum di tiket bukan sekadar angka.
Itu adalah informasi yang menjadi dasar penumpang mengatur waktu dan agenda perjalanan mereka.Kini pertanyaannya sederhana: mengapa tiket mencantumkan sandar pukul 11.45 WITA, tetapi kapal baru sandar pukul 13.14 WITA?
Pihak Express Bahari diharapkan memberikan penjelasan resmi mengenai penyebab keterlambatan tersebut agar persoalan ini tidak menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat.






