Menu ✖

Mode Gelap
Breaking News : Polnustar Kembali Mewisuda 136 Mahasiswa Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau

Bitung · 10 Okt 2026 21:15 WITA ·

Tiga Negara Gelar Latihan Penanggulangan Pencemaran Laut di Kota Bitung


Tiga Negara Gelar Latihan Penanggulangan Pencemaran Laut di Kota Bitung Perbesar

Bitung, Sulutnews.com – Dalam rangka memperkuat sinergi penanggulangan pencemaran laut, Indonesia menjadi tuan rumah pada pelaksanaan Regional Marine Pollution Exercise (MARPOLEX) ke-25 pada 8–12 Oktober 2026 di Manado–Bitung, Sulawesi Utara.

Latihan gabungan ini  dilaksanakan setiap dua tahun yang  bertujuan memperkuat kerja sama regional antara Indonesia, Filipina, dan Jepang serta serta meningkatkan kesiapsiagaan bersama dalam penanggulangan insiden pencemaran laut.

Dalam pelaksanaannya, Wali Kota Bitung, Hengky Honandar menyambut langsung ketiga negara tersebut bersama  unsur kapal yang telah sandar di Dermaga Pelabuhan Samudera, Bitung pada Kamis(08/10/26).

Indonesia mengerahkan KN Sarotama P-112 dari Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai(PLP) sebagai kapal VVIP serta sejumlah kapal negara dari PLP Bitung, PLP Tanjung Perak, dan KSOP Bitung.

Sementara itu, Philippine Coast Guard mengerahkan BRP Gabriela Silang dan BRP Tubbataha, sedangkan Japan Coast Guard dengan PLH Shikishima.

Kegiatan ini dihadiri pimpinan delegasi dari masing-masing negara, yakni Triono dari Indonesia, RADM Meniado PCG dari Filipina dan Captain Kyoko Ono dari Jepang, serta melibatkan 27 unsur dari berbagai instansi, termasuk Ditjen Perhubungan Laut, Kodaeral VIII Bitung, Polairud Bitung, Bakamla, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK), BMKG, Basarnas, SKK Migas, dan Pertamina Patra Niaga.

” Melalui Regional MARPOLEX, kita berupaya menyamakan pemahaman dan prosedur penanganan pencemaran laut antarnegara. Dengan begitu, apabila terjadi insiden, kita semua dapat merespons secara cepat, efektif, dan terkoordinasi,” ujar Triono selaku Plt. Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP).

Sementara itu, Walikota Bitung, Hengky Honandar saat menyambut para delegasi menyampaikan pemerintah dan masyarakat Kota Bitung dengan hangat menyambut kehadiran seluruh delegasi Regional MARPOLEX 2026.

” Kehadiran para delegasi menjadi cerminan komitmen bersama untuk menjaga keselamatan pelayaran serta kelestarian laut,” jelas Hengky.

Diketahui, dalam simulasi tersebut, seluruh unsur membahas tiga skenario latihan yang akan dilakukan, yaitu Search and Rescue (SAR) untuk penyelamatan dan evakuasi korban, Fire Fighting untuk penanganan kebakaran kapal, serta Oil Spill Response Operation untuk pembersihan tumpahan minyak di laut.

Plt. Direktur KPLP, Triono, menyampaikan bahwa tahapan ini krusial untuk menyusun strategi penanggulangan pencemaran laut secara teratur, terukur, dan terkoordinir.

“Apa yang telah dibahas dan disepakati dalam Table Top Exercise ini akan menjadi acuan untuk diterapkan dalam latihan utama nanti, sehingga setiap unsur dapat menjalankan peran dan tanggung jawabnya masing-masing,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Kapolres Arie Sulistyo Hadir di HUT Kota Bitung ke-36

10 Oktober 2026 - 21:50 WITA

Diduga Gelapkan Motor, AS Diamankan di Bunaken

10 Oktober 2026 - 07:42 WITA

Hujan Lebat Besok Jumat 9 Oktober 2026 di Sulawesi Utara

8 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Wali Kota  Sambut Peserta Marpolex 2026 di Pelabuhan Bitung

8 Oktober 2026 - 10:34 WITA

Marpolex 2026

Viral di Medsos  Galian C Tak Berizin, Pengelola Siap Patuhi Aturan APH

7 Oktober 2026 - 20:51 WITA

34 Alumni Ikuti Evaluasi Pasca Pelatihan Bapelkum Bitung

7 Oktober 2026 - 16:20 WITA

Trending di Bitung