Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Manado · 12 Apr 2023 10:20 WITA ·

Tanggapi Kasus Vidio Viral Diduga Anggota DPRD Sulut, Ini Kata Dinas DP3AD Sulut


Tanggapi Kasus Vidio Viral Diduga Anggota DPRD Sulut, Ini Kata Dinas DP3AD Sulut Perbesar

MANADO, Sulutnews. Com – Vidio viral yang diduga melibatkan Wakil Ketua DPRD Sulut James Arthur Kojongian (JAK) dengan seorang perempuan sedang cekcok di Medsos, mendapat tanggapan dari KepalaD inas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah (DP3AD) Provinsi Sulut, dr Kartika Devi Tanos. Menurutnya namanya tindakan kekerasan terhadap perempuan, itu sangat disayangkan dan siapapun perempuan yang ada dimuka bumi ini tidak akan menerima perlakuan atau tindakan kekerasan.

” Soal benar atau tidak perempuan yang mengalami kekerasan harus berani bicar, sebab yang namanya kekerasan terhadap perempuan itu harus dilawan dengan memberikan efek jerah dengan memproses pelaku sesuai hukum yang berlaku, ” tegas dr Devi saat diwawancarai disela acara pembahasan LKPJ Gubernur tahun 2022 di kantor DPRD Sulut, Selasa (11/4/2023)

Juga istri dari Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw ini menyatakan, siapapun itu pelakunya namanya melakukan kekerasan harus ditindak tegas, dan berharap korban atas tindakan kekerasan segera melaporkan kasus yang dialami kepada aparat berwajib atau pihak yang berkompeten.” Saya mengajak agar para istri dapat memahami tindakan apa yang harus dilakukan ketika mengalami tindak kekerasan. Dan kami dari Dinas DP3AD sudah sering melakukan sosialisasi. Ini bertujuan agar Ibu-ibu dapat mensosialisasikan kepada Ibu-ibu atau perempuan yang mengalami tindak kekerasan,”ungkap dr Devi

Disampaikan dr Devi, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Sulut sampai bulan April 2023 berjumlah 75 kasus. Dari 75 korban, yang layanannya sudah selesai tuntas itu ada 22 kasus sisanya 53 kasus dalam proses penanganan. Terkait kasus JAK kalau sudah ada laporan ke aparat hukum, kami siap melakukan pendampingan,terhadap korban. (josh tinungki)

Artikel ini telah dibaca 831 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ruben Saerang: Banyak Pendeta Perempuan GMIM Memiliki Leadership dan Semangat Melayani Bisa Menjadi Ketua BPMS Sinode GMIM 

30 Juli 2026 - 15:52 WITA

Sebanyak 459 Calon Mahasiswa Jalur Mandiri T2 Gelombang Kedua Lulus di Unsrat Manado

29 Juli 2026 - 23:11 WITA

Forward Sulut Ngopi Bareng Pimpinan dan Anggota DPRD Sulut

29 Juli 2026 - 10:18 WITA

Retrubusi 63 Blok Pertambangan Rakyat Sulut Mencapai Rp.5 Triliun. Hendry Walukow Segera Ditindak Lanjuti

29 Juli 2026 - 10:07 WITA

Jelang HUT RI Ke-81, Bupati Thungari Desak Pemerintah Hadirkan Solusi Atasi Krisis Jaringan di Perbatasan

28 Juli 2026 - 23:03 WITA

Gereja Advent di Manado Berikan Penghiburan Atas Meninggalnya Almarhumah Arlin Syarif Rumegang

28 Juli 2026 - 20:48 WITA

Trending di advent