Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Internasional · 25 Nov 2024 19:47 WITA ·

Taiwan Technical Mission Gelar Perayaan 48 Tahun Kerja Sama Taiwan-RI Bidang Pertanian


Representative, Taipei Economic and Trade Office (TETO) John Chen (foto tengah) saat momen potong kue bersama para tamu kehormatan pada ulang tahun Taiwan Technical Mission (TTM) ke -48 yang diselenggarakan di Energy Building, kawasan SCBD Jakarta, Senin  25 November 2024 (Foto: Humas TETO) Perbesar

Representative, Taipei Economic and Trade Office (TETO) John Chen (foto tengah) saat momen potong kue bersama para tamu kehormatan pada ulang tahun Taiwan Technical Mission (TTM) ke -48 yang diselenggarakan di Energy Building, kawasan SCBD Jakarta, Senin 25 November 2024 (Foto: Humas TETO)

Jakarta,Sulutnews.com – Taiwan Technical Mission di Indonesia, hari ini, 25 November 2024 menggelar perayaan HUT ke-48 di Jakarta dengan menampilkan pencapaian contoh kerja sama Taiwan-Indonesia di bidang pertanian selama hampir lima dekade.

Acara yang berlangsung di The Energy Building Jakarta itu dihadiri oleh pejabat pemerintah, akademisi, serta mitra kerja dari Taiwan dan Indonesia. Dalam acara tersebut para tamu undangan mengenang perjalanan panjang Taiwan Technical Mission sejak 1976.

Berbagai presentasi menarik dan membanggakan disampaikan dengan menyoroti hasil kerja sama kedua pihak di bidang teknologi pertanian, peningkatan industri, dan pemasaran di berbagai daerah di Indonesia.

Acara dibuka dengan pemutaran sebuah video dokumenter yang menggambarkan perjalanan 48 tahun Taiwan Technical Mission di Indonesia, mencakup wilayah Jawa, Bali, Sulawesi, dan Sumatra Utara.

Video tersebut menampilkan berbagai upaya dalam perbaikan varietas padi, budidaya buah dan sayuran, perluasan pasar, hingga dukungan inovasi bagi para petani muda.

Dalam sambutannya pada Perayaan HUT ke-48 Taiwan Technical Mission, Kepala Kantor Perdagangan dan Ekonomi Taipei (TETO) John Chen menekankan bahwa Taiwan Technical Mission tidak hanya sekadar transfer teknologi, tetapi juga menjadi simbol persahabatan yang mendalam dan bukti kemakmuran bersama antara kedua belah pihak.

Acara ini, lanjutnya, bukan hanya sebuah perayaan untuk mengenang masa lalu, tetapi juga momen penting bagi Taiwan Technical Mission dan para mitra di Indonesia untuk bersama-sama melangkah menuju masa depan pertanian yang berkelanjutan.

Sementara itu para pejabat Indonesia yang hadir menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi Taiwan Technical Mission yang tidak hanya mendorong kemajuan teknologi pertanian, tetapi juga membawa dampak signifikan pada struktur dan pasar sektor pertanian di Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Taiwan Technical Mission, Kao Hsiang-tai, merefleksikan berbagai tantangan dan pencapaian yang telah diraih selama hampir lima dekade ini.

Ia menyoroti bahwa dengan pengenalan teknologi dan pendekatan kerja sama yang sesuai kebutuhan lokal, Taiwan Technical Mission telah membantu petani Indonesia meningkatkan produktivitas dan daya saing di pasar.

“Selama 48 tahun kami telah membangun hubungan kemitraan yang kuat dengan sektor pertanian Indonesia dan petani setempat. Ini adalah fondasi utama dalam mendorong pembangunan pertanian yang berkelanjutan,” ujarnya.
Inovasi dan Kisah Sukses

Perayaan HUT ke-48 Taiwan Technical Mission di Indonesia juga menghadirkan inovasi dari perusahaan teknologi pertanian Taiwan, DataYoo, yang memperkenalkan sistem FarmiSpace.

Teknologi ini menggunakan citra satelit untuk memantau kondisi lahan pertanian secara efisien. Selain itu, beberapa peserta berbagi pengalaman mereka mengenai keberhasilan program-program kerja Taiwan Technical Mission di Sulawesi Selatan, Sumatra Utara, dan Karawang.

Salah satu peserta, Novita, yang pernah mengikuti pelatihan pertanian di Taiwan, menceritakan proses belajarnya dan bagaimana ilmu yang diperoleh mampu memberikan manfaat besar bagi pekerjaannya di Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Duta Petani Muda Indonesia, Habibi, juga berbagi pengalaman tentang tantangan yang dihadapi petani muda, seperti keterbatasan modal, akses lahan, dan pemasaran.

Ia menyampaikan bahwa pelatihan teknis dan bimbingan pasar dari Taiwan Technical Mission memberikan harapan dan peluang baru bagi petani muda. “Bantuan dari Taiwan Technical Mission memungkinkan kami untuk mengubah pertanian menjadi sektor yang menarik dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu seorang perwakilan petani dari Karawang berbagi kisah suksesnya dalam bekerja sama dengan Taiwan Technical Mission. Ia menjelaskan bahwa melalui bimbingan profesional, mereka mampu menguasai teknologi pertanian modern dan strategi pemasaran yang efektif.

Transformasi menyeluruh dari produksi hingga pengemasan tidak hanya membuka akses ke pasar premium tetapi juga meningkatkan pendapatan petani hingga 70 persen. “Kerja sama ini membuat kami melihat harapan, pendampingan dari Taiwan Technical Mission benar-benar menjadi kesempatan penting dalam hidup kami,” tuturnya penuh rasa syukur.

Perayaan HUT ke-48 Taiwan Technical Mission itu sendiri tidak hanya menjadi momen refleksi atas perjalanan panjang misi tersebut, tetapi juga memacu semangat baru untuk kolaborasi masa depan.

Taiwan Technical Mission berkomitmen untuk terus menjadikan “inovasi teknologi”dan “pembangunan berkelanjutan” sebagai inti dari upayanya, bersama dengan mitra-mitra di Indonesia untuk mendorong modernisasi sektor pertanian.(*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 1,160 kali

Baca Lainnya

Mayoritas Warga dan Pemerintah Desa Keoen Mendukung Pembangunan Jalan, Tiga Orang Pemilik Lahan Melayangkan Somasi ?

30 Juli 2026 - 01:05 WITA

Polisi Dekat Anak! Bripka Sumantri Bawa Perpustakaan Keliling ke Sekolah Lekunik, Tanamkan Budaya Literasi Sejak Dini

28 Juli 2026 - 13:53 WITA

Bongkar Kebohongan PT Waskita Proyek Rehabilitasi Irigasi Di Rote Ndao, Pekerja Mengaku Hanya Plester Tambal Sulam

28 Juli 2026 - 05:45 WITA

Bupati Paulus Henuk Rapat Persiapan Peningkatan Kompetensi Pendidik dan Bahas Pengisian Jabatan Kosong

28 Juli 2026 - 03:58 WITA

Fecky Boelan , Wakil Rakyat yang Berani Pilih Berdiri Bersama yang Membutuhkan

28 Juli 2026 - 03:41 WITA

Kejati NTT Diminta Tidak Diam, Masyarakat Minta Dugaan Penyimpangan Proyek Rehabilitasi Irigasi Diusut Tuntas

27 Juli 2026 - 08:55 WITA

Trending di Internasional