Menu

Mode Gelap
DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global

Muba · 24 Apr 2026 08:56 WITA ·

Stok Pangan Muba 2026 Aman,Pemkab Perkuat Pasokan Lewat Kerjasama Antar Daerah


Stok Pangan Muba 2026 Aman,Pemkab Perkuat Pasokan Lewat Kerjasama Antar Daerah Perbesar

 

SEKAYU,Sulutnews.com – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin memastikan kondisi ketersediaan pangan tahun 2026 berada dalam status aman dan terkendali. Hal ini terungkap dalam Rapat Koordinasi dan Teknis Penyusunan Proyeksi Neraca Pangan Wilayah serta Neraca Bahan Makanan (NBM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan, di Ruang Rapat Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Muba, Kamis (23/4/2026).

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan Apriadi Aziz SSos MSi menyampaikan, hasil proyeksi menunjukkan stok pangan pokok masih mencukupi kebutuhan masyarakat dalam beberapa bulan ke depan.

“Secara umum kondisi pangan kita aman. Namun tetap perlu langkah antisipatif agar stabilitas pasokan dan harga tetap terjaga,” ujarnya.

Meski demikian, Pemkab Muba mengakui masih terdapat kesenjangan antara produksi lokal dan kebutuhan konsumsi pada sejumlah komoditas strategis, seperti beras, jagung, kedelai, cabai, bawang, daging, telur, gula, dan minyak goreng.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah daerah akan memperkuat Kerja Sama Antar Daerah (KAD) dengan mendatangkan pasokan dari wilayah produsen. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga ketersediaan sekaligus memperkuat cadangan pangan daerah.

Selain itu, fluktuasi stok pada komoditas hortikultura juga menjadi perhatian serius. Pemkab akan melakukan mitigasi melalui penguatan cadangan pangan pemerintah guna mengantisipasi potensi gejolak pasokan dan harga di lapangan.

Rakor ini juga menegaskan pentingnya data yang akurat dan kolaborasi lintas sektor dalam penyusunan proyeksi neraca pangan. Data tersebut akan menjadi dasar utama dalam perumusan kebijakan strategis pemerintah daerah.

“Sinergi semua pihak sangat dibutuhkan. Data yang akurat akan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Dengan langkah ini, Pemkab Musi Banyuasin optimistis mampu menjaga stabilitas pangan serta mengendalikan inflasi daerah secara berkelanjutan.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkab Muba Matangkan Revisi Perda Karhutla

23 April 2026 - 07:13 WITA

Pemkab Muba Kebut Peralihan Listrik,Target 15 Mei PLN Layani Seluruh Pelanggan

22 April 2026 - 19:28 WITA

Ormas S4 Muba Diperkuat,Bupati Toha Tohet Tekankan Peran Strategis Perempuan

21 April 2026 - 18:19 WITA

Muba Aktif Hadiri FGD APKASI Tentang Revisi UU Pemda no 23 thn 2014

21 April 2026 - 16:17 WITA

Wabup Muba Kyai Abdur Rohman Meresmikan Ponpes Arriyadl Nurul Qur’an,Dorong SDM Unggul Berahlak

19 April 2026 - 20:44 WITA

Audisi D’Academy 8 Membludak di Muba,Bupati Toha Suntik Semangat Ribuan peserta

18 April 2026 - 16:42 WITA

Trending di Muba