Menu

Mode Gelap
Sidang Terbuka Senat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Samratulangi Acara Purnabakti Guru Besar Prof Bernhard Tewal Walikota Tomohon Caroll Senduk Didampingi Sekot Edwin Roring Hadiri Dialog Publik “Masyarakat Bertanya Walikota Menjawab” Pelestarian Laut Dukung Peningkatan Pariwisata, Suzuki Indonesia Adakan Bersih-Bersih Pantai Bunaken Dengan Ratusan Pelajar Wagub Steven Kandouw Lantik Wounde Sebagai Penjabat Bupati Sangihe Breaking News Tamuntuan Pergi, Wounde Datang

News · 13 Apr 2023 13:15 WIB ·

Sistem Penilaian Passing Grade Sangat Sulit, Komisi I DPRD Tomohon dan BKPSDM Siap Berjuang ke Pusat!


 Foto ilustasi (tirto.id) Perbesar

Foto ilustasi (tirto.id)

TOMOHON|SULUTNEWS.COM PASSING Grade atau standar kelulusan yang ditetapkan untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dinilai terlalu tinggi.

Hal ini disebabkan karena setiap mata pelajaran dan setiap jenjang pendidikan memiliki standar passing grade tersendiri alias berbeda-beda.

“Kelulusan P3K teknis rata – rata di Sulut dan di daerah lain rendah, jadi Bukan cuma Tomohon,” kata Kepala BKPSDM Kota Tomohon Albert J Tulus SH, di konfirmasi Kamis (13/4/2023) siang.

Menurut Tulus, baiknya masalah ini memang diangkat secara nasional, karna tujuan utama untuk merekrut pegawai dengan P3K, yaitu menyelesaikan tenaga Kontrak yang ada di setiap daerah untuk beralih ke P3K.

Lebih lanjut dijelaskan Tulus, dengan adanya seleksi dengan sistem penilaian dengan passing grade yang sangat tinggi, ditambah dengan soal- soal yang sangat sulit menurut sebagian besar peserta, maka tentu tujuan pemerintah pusat untuk menyelesaikan masalah tenaga kontrak lebih khusus tenaga teknis, tentu tidak akan tercapai kalau dengan sistem penilaian saat ini,’’ tuturnya.

“Bisa memakai sistem passing grade, tetapi baiknya memakai sistem rangking saja, hal ini agar lebih banyak tingkat kelulusan dari peserta seleksi,”pungkasnya.

Komisi I DPRD Tomohon dan BKPSDM Siap Berjuang ke BKN

Minimnya kelulusan P3K dari jalur teknis ini, juga telah diungkapkan pihak BKPSDM Kota Tomohon di hadapan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) Rabu (12/4/2023) kemarin.

Dalam RDP tersebut, Komisi I DPRD Tomohon melalui ketuanya James Kojongian ST bersama anggota Jenny Sompotan dan Santi Runtu sepakat dengan pihak BKPSDM untuk berjuang ke BKN.

“Untuk menaikkan jumlah yang lulus, kami akan berjuang bersama dengan BKPSDM ke BKN,’’ tegas Kojongian.

Pihak Komisi I bersama BKPSDM akan meminta agar penentuan kelulusan tidak menggunakan passing grade tapi melalui sistem ranking,” timpalnya.

(**/arp)

Artikel ini telah dibaca 106 kali

Baca Lainnya

Walikota Tomohon Caroll Senduk Melayat dan Serahkan Santunan Duka atas Meninggalnya Almarhumah Ibu Noviane Rondonuwu

18 July 2024 - 22:19 WIB

Sekot Tomohon Edwin Roring Mewakili Walikota Hadiri Kegiatan Bimtek Sosialisasi LKPM Tahun 2024

18 July 2024 - 22:01 WIB

Sekot Edwin Roring Pimpin Rapat Panitia Pelaksana TIFF 2024 Bahas Simulasi Parade Kendaraan Hias

17 July 2024 - 22:32 WIB

Sekot Tomohon Edwin Roring Asisten I ODS Mandagi dan Asisten III Masna Pioh Hadiri Rapat Evaluasi Pemungutan PBB-P2

17 July 2024 - 20:32 WIB

Walikota Tomohon Caroll Senduk Diwakili Sekdakot Edwin Roring Hadiri dan Buka Kegiatan Lokakarya Implementasi Kurikulum Merdeka

17 July 2024 - 18:51 WIB

Sekot Edwin Roring Hadiri Pembukaan Pelatihhan Keamanan dan Keselamatan Kerja Bidang Pariwisata Kota Tomohon

16 July 2024 - 21:46 WIB

Trending di Tomohon