Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

News · 13 Apr 2023 13:15 WITA ·

Sistem Penilaian Passing Grade Sangat Sulit, Komisi I DPRD Tomohon dan BKPSDM Siap Berjuang ke Pusat!


Foto ilustasi (tirto.id) Perbesar

Foto ilustasi (tirto.id)

TOMOHON|SULUTNEWS.COM PASSING Grade atau standar kelulusan yang ditetapkan untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dinilai terlalu tinggi.

Hal ini disebabkan karena setiap mata pelajaran dan setiap jenjang pendidikan memiliki standar passing grade tersendiri alias berbeda-beda.

“Kelulusan P3K teknis rata – rata di Sulut dan di daerah lain rendah, jadi Bukan cuma Tomohon,” kata Kepala BKPSDM Kota Tomohon Albert J Tulus SH, di konfirmasi Kamis (13/4/2023) siang.

Menurut Tulus, baiknya masalah ini memang diangkat secara nasional, karna tujuan utama untuk merekrut pegawai dengan P3K, yaitu menyelesaikan tenaga Kontrak yang ada di setiap daerah untuk beralih ke P3K.

Lebih lanjut dijelaskan Tulus, dengan adanya seleksi dengan sistem penilaian dengan passing grade yang sangat tinggi, ditambah dengan soal- soal yang sangat sulit menurut sebagian besar peserta, maka tentu tujuan pemerintah pusat untuk menyelesaikan masalah tenaga kontrak lebih khusus tenaga teknis, tentu tidak akan tercapai kalau dengan sistem penilaian saat ini,’’ tuturnya.

“Bisa memakai sistem passing grade, tetapi baiknya memakai sistem rangking saja, hal ini agar lebih banyak tingkat kelulusan dari peserta seleksi,”pungkasnya.

Komisi I DPRD Tomohon dan BKPSDM Siap Berjuang ke BKN

Minimnya kelulusan P3K dari jalur teknis ini, juga telah diungkapkan pihak BKPSDM Kota Tomohon di hadapan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) Rabu (12/4/2023) kemarin.

Dalam RDP tersebut, Komisi I DPRD Tomohon melalui ketuanya James Kojongian ST bersama anggota Jenny Sompotan dan Santi Runtu sepakat dengan pihak BKPSDM untuk berjuang ke BKN.

“Untuk menaikkan jumlah yang lulus, kami akan berjuang bersama dengan BKPSDM ke BKN,’’ tegas Kojongian.

Pihak Komisi I bersama BKPSDM akan meminta agar penentuan kelulusan tidak menggunakan passing grade tapi melalui sistem ranking,” timpalnya.

(**/arp)

Artikel ini telah dibaca 111 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Penipuan Uang dengan Modus Menggadekan Motor, Fanus Koanak Mengaku Sudah Menjualnya Akibat Kalah Judi

17 Maret 2026 - 03:15 WITA

Menjelang Libur Idulfitri, Paket MBG Misterius Muncul di Rote Ndao: Hari Ini Tersalurkan Diam-diam, Kelurahan Metina Bisu

16 Maret 2026 - 11:14 WITA

Walikota Tomohon Caroll Senduk Bersama Forkopimda Lakukan Sidak Pasar Jelang Idul Fitri 1447 H dan Hari Raya Paskah

13 Maret 2026 - 23:50 WITA

Wakil Walikota Sendy Rumajar Membuka Kegiatan Pra Musrenbang RKPD Kota Tomohon Tahun 2027 dan Tematik Stunting

11 Maret 2026 - 23:55 WITA

Pentas Mahzani 1000 Pelajaran di Kota Tomohon Lestariikan Warisan Budaya Masyarakat Adat Tombulu

11 Maret 2026 - 23:44 WITA

Usman Husin: Pembatasan Pukul Rata di Labuan Bajo Dinilai Tidak Adaptif dan Berisiko

11 Maret 2026 - 05:29 WITA

Trending di News