Reporter : Dance Henukh
Sulutnew.com . ROTE NDAO — Polemik Expo Rote Ndao kembali memanas. Setelah sebelumnya viral pemberitaan mengenai pengakuan Guntur Bartes terkait uang Rp40 juta, kini muncul informasi baru mengenai proposal yang disebut berkaitan dengan sumbangan senilai Rp40 juta dan dikaitkan dengan Asisten I, Petson Hangge.
Munculnya informasi proposal tersebut justru memunculkan pertanyaan publik: Mengapa setelah polemik uang Rp40 juta mencuat, kini muncul istilah “sumbangan” melalui proposal?
Publik berhak mendapatkan penjelasan secara terang.
Rp40 juta itu untuk apa? Siapa yang memberikan? Siapa yang menerima? Atas dasar apa uang tersebut disebut sebagai sumbangan? Siapa yang membuat dan mengajukan proposal tersebut?
Jika benar terdapat pungutan atau pemberian uang dengan menggunakan proposal, maka dasar hukum, tujuan penggunaan dana, serta pertanggungjawabannya patut dijelaskan secara terbuka.
Apalagi angka yang beredar disebut mencapai Rp40 juta, bahkan terdapat informasi lain yang menyebut nominal berbeda. Perbedaan angka ini juga perlu diklarifikasi agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Pertanyaan besarnya kini: apakah ini benar-benar sumbangan biasa, atau ada mekanisme lain di balik munculnya proposal tersebut?
Hingga berita ini disusun, pihak-pihak yang namanya dikaitkan dengan informasi tersebut perlu memberikan klarifikasi secara terbuka agar polemik tidak semakin liar.
Publik menunggu jawaban: proposalnya ada, uangnya disebut ada—lalu dasar dan peruntukannya apa?





