Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Jakarta · 9 Feb 2026 22:49 WITA ·

Sikapi Penghentian BPJS PBI, Felly Runtuwene : Kami Akan Panggil Hearing Kementrian Kesehatan, Kementrian Sosial, BPJS dan Mendagri


Sikapi Penghentian BPJS PBI, Felly Runtuwene : Kami Akan Panggil Hearing Kementrian Kesehatan, Kementrian Sosial, BPJS dan Mendagri Perbesar

MANADO, Sulutnews.com – Gelombang perubahan status kepesertaan BPJS PBI di awal tahun 2026, dimana masyarakat mendapati kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mereka tiba-tiba tidak bisa digunakan saat berobat, dipertanyakan oleh Ketua Komisi IX DPR-RI Felly Runtuwene. Kepada wartawan, Senin (09/2/2026), Felly menyatakan Komisi IX DPR RI punya sikap akan berkoordinasi dengan komisi VIII memanggil hearing mitra kerjanya yakni Kementrian Sosial, BPS dan Mendagri untuk membicarakan apa yang sebenarnya terjadi

“ DPR telah menandatangani tambahan anggaran Rp 10 Triliun dari Rp 46 Triliun untuk PBI dan selisih iuran dari tahun 2025, dan ketika tiba tiba seperti ini ada apa dengan mentri kesehatan,” ungkap Felly.

Terkait data masyarakat miskin, Srikandi Partai Nasdem ini mengatakan akan memanggil Kementrian Sosial untuk menjelaskan kenapa tiba tiba masyarakat tidak bisa menggunakan kartu JKN mereka.Ini ada apa.” Sebagaimana yang disampaikan Pak Presiden bahwa bagi masyarakat miskin yang tindak sanggup membayar akan dimasukan sebagai penerima bantuan iyuran dan anggaranya sudah disiapkan, makanya kami kaget dengan perubahan status kepesertaan BPJS PBI. kami akan berkoorsinasi dengan komisi VIII. Yang pasti DPR-RI akan mempertanyakan masalah ini karena BPJS PBI sangat dibutuhkan masyarakat miskin,”tegas Felly.

Sekali lagi, kami akan membela kepentingan rakyat lecil, sambil mengingatkan kepada seluruh Rumah sakit agar tetap melayani pasien yang BPJS PBI yang sempat dinonaktifkan. (josh tinungki)

Artikel ini telah dibaca 1,229 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kadis Dikbud Manado Peter Assa : Nilai TKA Siswa Disejumlah SMP Sudah Ada, Sebagai Syarat Masuk SMA Dan SMK

8 Juni 2026 - 20:48 WITA

Pansus RTRW DPRD Sulut Desak Rekomendasi Depdagri, Tuntas

8 Juni 2026 - 20:30 WITA

Paripurna DPRD Sulut Terkait LHP BPK RI, Pemprov Sulut Dapat Opini WTP

8 Juni 2026 - 20:07 WITA

Kepala BPBD Sulut Adolf Tamengkel Minta Warga Tetap Waspada Karena Ada Gempa Susulan, Belum Ada Korban Jiwa Dan Kerusakan Berat Pasca Gempa 7,7 SR

8 Juni 2026 - 12:25 WITA

BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

8 Juni 2026 - 08:00 WITA

Polri Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Gunakan Prinsip BETAH Tidak Ada Titipan

7 Juni 2026 - 23:38 WITA

Trending di Jakarta