Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bitung · 10 Apr 2026 23:13 WITA ·

Sarip Umar Bantah Tuduhan, Sebut Dirinya Difitnah Lewat Media Sosial


Sarip Umar Bantah Tuduhan, Sebut Dirinya Difitnah Lewat Media Sosial Perbesar

Bitung, Sulutnews.com -Sebuah video klarifikasi dari Sarip Umar beredar, menanggapi berbagai unggahan di media sosial yang mencatut namanya dan menyebarkan informasi yang tidak benar.

Dalam pernyataannya, dirinya keras membantah tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

Ia menyebut bahwa sejumlah konten yang beredar di berbagai platform, termasuk Facebook, merupakan kabar bohong atau hoaks yang tidak pernah ia buat maupun ia sampaikan.

Ia juga sangat menyayangkan adanya pihak yang mengatasnamakan dirinya untuk menyebarkan informasi yang menyesatkan publik.

Untuk itu, dirinya mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial.

Menurutnya, penting untuk melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum mempercayai ataupun membagikan suatu konten.

“Semua yang beredar itu bukan dari saya. Saya merasa dirugikan dan difitnah,” tegasnya dalam video klarifikasi tersebut. Jumat(10/04/26)

Dirinya juga berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang beredar dan menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Ia juga membuka kemungkinan untuk menempuh langkah hukum terhadap pihak-pihak yang dianggap telah mencemarkan namanya.

Saat ditelusuri lebih jauh, ditemukan adanya perbedaan mencolok antara akun asli miliknya dan akun  palsu tersebut.

Pada akun asli, penulisan namanya menggunakan format huruf besar pada bagian tertentu, yakni “Sarif UMar”.

Sementara pada akun palsu, nama tersebut ditulis lebih umum dan tampak meyakinkan, yakni “Sarip Umar”, padahal akun tersebut bukan miliknya.

Perbedaan ini dinilai sebagai indikasi adanya upaya penyamaran identitas untuk menyesatkan publik dan menyebarkan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

(Tzr)

Artikel ini telah dibaca 1,440 kali

Baca Lainnya

AKBP Arie Sulistyo Nugroho Jabat Kapolres Bitung 

8 Juli 2026 - 21:12 WITA

Albert Zai Pimpin Apel Penghujung Tugas di Polres Bitung

8 Juli 2026 - 20:40 WITA

DJKI dan Rospatent Teken MoU, Karya Inovator Indonesia Berpeluang Masuk Pasar Rusia

8 Juli 2026 - 20:20 WITA

Kapolda Sulut Pimpin Sertijab PJU dan Tujuh Kapolres

8 Juli 2026 - 19:56 WITA

Menkum RI  Bahas Tata Kelola Royalti Global di WIPO, Musik dan Jurnalistik Jadi Perhatian

7 Juli 2026 - 11:09 WITA

Jembatan Perintis Garuda Masuki Tahap Konstruksi Utama

6 Juli 2026 - 11:38 WITA

Trending di Bitung