Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bitung · 30 Jul 2026 19:34 WITA ·

Polairud Polda Sulut Edukasi Nelayan soal Keselamatan Melaut dan Kelestarian Laut


Polairud Polda Sulut Edukasi Nelayan soal Keselamatan Melaut dan Kelestarian Laut Perbesar

Bitung, Sulutnews.com – Personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara hadir di tengah masyarakat nelayan melalui penyuluhan bertajuk Polri Hadir untuk Masyarakat”.

Kegiatan yang dipimpin Kanit 1 Binmas Air, AKP La Ali, S.Sos., bersama tim ini berlangsung di Aula Balai Desa Borgo, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa, Kamis pagi (30/07/2026).

Dalam kegiatan tersebut, personel Ditpolairud dan masyarakat nelayan saling berbagi pengalaman mengenai ekosistem laut serta berbagai aspek lainnya yang berkaitan dengan kehidupan di wilayah pesisir.

Melalui materi yang disampaikan, nelayan diharapkan mengedepankan faktor keamanan dan keselamatan saat melaut.

Di antaranya dengan mengenakan alat keselamatan standar (life jacket) setiap kali melaut, memastikan kelaikan kapal, termasuk mesin dan alat navigasi, serta tidak memaksakan diri berlayar saat cuaca ekstrem.

Binmas Air juga mengingatkan pentingnya menjaga legalitas dan keberlanjutan ekosistem laut dengan tidak menangkap ikan menggunakan racun maupun bom ikan.

Hal tersebut berkaitan dengan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dan UU RI Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan.

Selain itu, masyarakat nelayan diajak melindungi terumbu karang sebagai habitat ikan agar keberlangsungan ekosistem laut tetap terjaga.

Materi lainnya membahas UU RI Nomor 5 Tahun 1990 tentang satwa yang dilindungi. Nelayan diimbau melepas kembali satwa yang dilindungi apabila ikut terjaring, seperti tujuh jenis penyu, yakni Penyu Belimbing, Tempayan, Lekang, Pipih, Sisik, dan Hijau.

Tak hanya itu, penyuluhan juga membahas sejumlah biota laut beracun, seperti ikan buntal, gurita cincin biru, dan devil crab/ketam, sebagai upaya pencegahan keracunan massal di komunitas pesisir.

Sementara itu, Direktur Polairud Polda Sulut, Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas, S.H., M.H., dalam keterangannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi untuk Anggota Binmas Ditpolairud Polda Sulut bersama masyarakat Borgo yang telah menciptakan suasana belajar yang kondusif dan saling menghargai.

Inilah esensi Polri Hadir untuk Masyarakat: hadir bukan untuk menakuti, tapi untuk mengedukasi dan melindungi,” ujar Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas.

Ia juga mengimbau masyarakat pesisir agar selalu menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama sebelum mencari nafkah.

“Semoga, jangan pernah kompromi dengan keselamatan. Gunakan life jacket, cek kondisi kapal, dan patuhi aturan konservasi.

Laut adalah ibu yang memberi kita rezeki, maka jagalah ia dengan bijak dan aman,” katanya.

Salah seorang nelayan pesisir, Inal, menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi untuk Anggota Ditpolairud Polda Sulut yang sudah mau datang jauh-jauh dan mengajarkan kami hal-hal yang selama ini mungkin kami abaikan.

Pengetahuan tentang satwa dilindungi dan bahaya ikan beracun ini sangat membuka wawasan kami,” ujarnya.

Ia berharap edukasi serupa dapat dilaksanakan secara rutin dan menjangkau lebih banyak desa pesisir.

“Harapan kami, semoga ilmu ini bisa kami terapkan setiap hari dan diturunkan kepada anak-anak kami. Dengan begini, laut kita tetap lestari dan kami semua bisa pulang dengan selamat,” pungkasnya.

(Tzr)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

Baca Lainnya

Kapolres Bitung: Audit Kinerja Jadi Evaluasi Tingkatkan Profesionalisme

28 Juli 2026 - 21:41 WITA

Kapolres Bitung, AKBP Arie Sulistyo Nugroho

Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Ajak Musisi Segera Daftar

27 Juli 2026 - 19:26 WITA

Pelabuhan Bitung Ikut Rasakan Dampak Positif Program Diskon Tiket Kapal

27 Juli 2026 - 01:04 WITA

Tarif Merek UMKM Tetap Rp500 Ribu, Hak Cipta Lagu Gratis Mulai 1 Agustus 2026

25 Juli 2026 - 10:57 WITA

tarif merek UMKM

Sudarsono Hadiri Penyerahan SK Penegasan Kewarganegaraan di Kota Bitung

24 Juli 2026 - 15:10 WITA

Kerugian Negara Capai Rp2,2 Miliar, Kejari Talaud Tetapkan 4 Tersangka 

23 Juli 2026 - 20:44 WITA

Trending di Bitung