Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Adat Budaya · 1 Okt 2025 23:52 WITA ·

Sanggar Kamang Wangko Woloan Gelar Lokakarya Cerita Rakyat Minahasa Dialek Tombulu


Sanggar Kamang Wangko Woloan Gelar Lokakarya Cerita Rakyat Minahasa Dialek Tombulu Perbesar

Tomohon, Sulutnews.com – Upaya pelestarian bahasa dan tradisi lisan Minahasa terus mendapat perhatian. Sanggar Kamang Wangko Woloan menggelar Lokakarya Cerita Rakyat Minahasa Dialek Tombulu di Amphitheater Woloan, Rabu (1/10). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Lokakarya dan Lomba Cerita Rakyat Minahasa Dialek Tombulu dengan tema “Merawat Akar, Menyemai Cerita.”

Dalam sambutannya, Ketua Sanggar Kamang Wangko Woloan, Armando Loho, M.Kom., menekankan pentingnya revitalisasi bahasa daerah melalui jalur pendidikan dan seni.

“Cerita rakyat bukan hanya warisan, tetapi juga sumber nilai dan identitas. Dengan menghadirkannya kembali dalam dialek Tombulu, kita menghidupkan memori kolektif sekaligus menguatkan jati diri Minahasa,” ungkapnya.

Ketua Panitia, Oktavianus Pusung, menjelaskan kegiatan berlangsung selama tiga hari, 1–3 Oktober 2025, dengan agenda diskusi, lokakarya penulisan, hingga penampilan seni. Ia menambahkan, program ini merupakan bagian dari Bantuan Pemerintah (Banpem) Komunitas Sastra yang digagas oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Melalui Banpem Komunitas Sastra, komunitas diberi ruang untuk menghidupkan kembali tradisi tutur. Kami berharap generasi muda semakin mencintai dan menggunakan bahasa daerahnya,” kata Pusung.

Pada hari pertama, peserta yang terdiri dari siswa SD dan SMP se-Kecamatan Tomohon Barat mendapat materi dari Johanis Paulus Loho, S.Pd., pegiat literasi Tombulu sekaligus pelestari tradisi lisan Mahzani. Ia membekali peserta dengan pengetahuan dasar tentang cerita rakyat sekaligus melatih keberanian mereka membawakan cerita dalam dialek Tombulu.

Suasana semakin meriah ketika beberapa siswa tampil membawakan cerita rakyat karya mereka sendiri. Dengan penuh percaya diri, mereka mempersembahkan kisah-kisah rakyat Minahasa dalam dialek Tombulu di hadapan peserta dan tamu undangan. Penampilan ini mendapat sambutan hangat dan menjadi bukti nyata bahwa generasi muda mampu menghidupkan kembali kekayaan tradisi lisan.

Pemerintah Kecamatan Tomohon Barat yang hadir langsung melalui Camat Tomohon Barat, John Lonta, S.Hut., M.A.P., turut menyampaikan apresiasi.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini sebagai bagian dari upaya menjaga identitas Minahasa. Saya juga mendorong generasi muda untuk terus mencintai Bahasa Ibu ini,” tegasnya.

Pada kesempatan itu juga beberapa perwakilan siswa turut menampilkan cerita rakyat Minahasa yang mereka sementara pelajari.(*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 1,126 kali

Baca Lainnya

Dukungan untuk TIFF 2026 Terus Mengalir Walikota Caroll Senduk dan Ketua Panitia Levita Supit Maraton Mencari Sponsor

18 Juni 2026 - 22:15 WITA

Wakil Walikota Sendy Rumajar Tinjau Sejumlah Sekolah Target Program Revitalisasi Tahun 2026 di Kota Tomohon

17 Juni 2026 - 23:12 WITA

Saatnya Bogor Ramaikan TIFF 2026 Kang Dedie Terima Undangan Spesial dari Walikota Caroll Senduk

17 Juni 2026 - 23:08 WITA

GKPI-USA Berbagi Kasih Salurkan Bantuan di Panti Asuhan Tondano dan Tomohon

17 Juni 2026 - 15:44 WITA

Wakil Walikota Tomohon Hadiri Upacara Pembukaan Diklat SPPI Koperasi dan Kampung Nelayan Merah Putih

17 Juni 2026 - 15:20 WITA

Sensus Ekonomi 2026 Kota Tomohon Dimulai Walikota Caroll Senduk Serahkan Secara Simbolis Perlengkapan Petugas Lapangan

15 Juni 2026 - 23:51 WITA

Trending di Tomohon