Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Sitaro · 29 Jul 2026 16:03 WITA ·

Sampah Plastik Cemari Perairan Pasar Ikan Ulu Siau, Pegiat Wisata Desak Penanganan Lebih Serius


Sampah yang menumpuk di kawasan Pasar Ikan Ulu Siau menjadi sorotan pegiat pariwisata. Selain mengganggu estetika kawasan, sampah yang tidak segera ditangani dikhawatirkan terbawa ke laut dan mencemari ekosistem pesisir. Perbesar

Sampah yang menumpuk di kawasan Pasar Ikan Ulu Siau menjadi sorotan pegiat pariwisata. Selain mengganggu estetika kawasan, sampah yang tidak segera ditangani dikhawatirkan terbawa ke laut dan mencemari ekosistem pesisir.

Sitaro.sulutnews.com – Tumpukan sampah yang diduga dibuang sembarangan di kawasan Pasar Ikan Ulu Siau Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) hingga mencemari perairan sekitar menuai sorotan. Selain mengganggu kebersihan lingkungan, kondisi tersebut dinilai berpotensi mengancam citra pariwisata bahari Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) yang selama ini dikenal memiliki keindahan bawah laut.

Pantauan di kawasan Pasar Ikan Ulu Siau memperlihatkan tumpukan sampah yang berserakan di anak tangga area pasar. Selain mengganggu estetika kawasan, sampah yang tidak segera ditangani dikhawatirkan terbawa ke laut saat hujan atau pasang, sehingga berpotensi mencemari ekosistem pesisir dan mengurangi daya tarik wisata bahari di Sitaro. Di sisi lain, aktivitas jual beli dan kunjungan masyarakat maupun wisatawan masih tetap berlangsung di kawasan tersebut.

Pemandu wisata, Dominic, mengatakan manfaat pariwisata sesungguhnya dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya pelaku usaha wisata. Karena itu, menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

“Sudah saatnya masyarakat Sitaro sadar bahwa pariwisata bukan hanya berdampak kepada segelintir orang, tetapi semua masyarakat akan merasakan manfaatnya melalui uang yang dibelanjakan wisatawan, baik di pasar, toko, rumah makan maupun usaha lainnya. Karena itu saya berharap kita semua dapat bekerja sama menjaga keindahan alam yang ada di Sitaro,” ujarnya pada Rabu, 29/07/2026.

Senada dengan itu, wisatawan mancanegara, Asha, menilai persoalan sampah plastik memerlukan langkah yang lebih sistematis melalui regulasi.

Dia mencontohkan kebijakan di negaranya, di mana kantong plastik dan botol plastik dikenakan biaya, sementara masyarakat yang mengembalikan kemasan bekas kepada toko atau supermarket akan menerima uang kembali melalui sistem deposit.

Menurutnya, kebijakan seperti itu mampu mengurangi sampah plastik karena masyarakat memiliki insentif untuk tidak membuang kemasan secara sembarangan.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sitaro,
Masri M. Kasehung, menyatakan akan mengoptimalkan kinerja petugas kebersihan, termasuk menjalin komunikasi dengan komunitas penyelam untuk membantu mengurangi sampah di bawah laut.

“Kami akan memaksimalkan petugas kebersihan. Untuk sampah di laut, kami juga berupaya berkomunikasi dengan komunitas penyelam Sitaro agar dapat meminimalisir sampah di bawah laut. Kami juga terus mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah ke laut maupun ke kali kering, karena ketika hujan sampah tersebut akan terbawa hingga ke laut. Semua ini membutuhkan kesadaran masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, Kasehung juga mengakui pengangkutan sampah belum berjalan maksimal akibat kelangkaan BBM jenis solar. Menurutnya, distribusi solar mengalami keterlambatan karena kapal pengangkut masih berada di wilayah Talaud akibat kondisi cuaca.

.

Artikel ini telah dibaca 1,217 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Penanganan Sejumlah Kasus Temuan Diduga Sianida di Sitaro Dinilai Belum Transparan

29 Juli 2026 - 12:11 WITA

Pemda Sitaro Operasikan KMP Lohoraung Extra Line, Ratusan Sak Beras SPHP dan Sembako Dikirim ke Makalehi

27 Juli 2026 - 11:47 WITA

Tiga Hari Beras Habis, Warga Makalehi Desak KMP Lohoraung Segera Berlayar

25 Juli 2026 - 13:37 WITA

Dentuman Disertai Erupsi Kecil Gunung Karangetang, BPBD Sitaro Imbau Warga Tetap Waspada

12 Juli 2026 - 21:36 WITA

Pemkab Sitaro Perkuat Validitas Data Sosial, Dana Duka dan BPJS Ketenagakerjaan Ikut Dibahas

10 Juli 2026 - 21:08 WITA

Plt Bupati Sitaro Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 ke DPRD

10 Juli 2026 - 20:41 WITA

Trending di Sitaro