Reses II Mikael Manu DPRD Kabupaten Rote Ndao Bersam Dengan Masyarakat. Foto
Reporter : Dance Henukh
ROTE NDAO, SULUTNEWS.COM — Bukan sekadar datang, duduk, lalu mendengar. Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao dari Partai Perindo, Mikael Manu, turun langsung menemui masyarakat dalam agenda Reses II untuk menyerap berbagai persoalan yang benar-benar dirasakan warga.
Titik pertama Reses II berlangsung di Desa Dolasi, bertempat di rumah masyarakat Martinus Kesah. Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan beragam aspirasi yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
Persoalan data desil menjadi salah satu sorotan utama.
Masyarakat meminta adanya pembaruan data desil karena terdapat data yang dinilai belum sesuai dengan kondisi dan fakta di lapangan. Aspirasi ini dinilai penting karena data tersebut berkaitan dengan penentuan sasaran berbagai program bantuan pemerintah.
Warga berharap pembaruan data dilakukan secara lebih akurat sehingga masyarakat yang memang membutuhkan tidak sampai terlewatkan.
EMBUNG DUSUN V JADI KEBUTUHAN MENDESAK
Selain persoalan data sosial, masyarakat Desa Dolasi menyuarakan kebutuhan pembangunan embung di Dusun V.
Ketersediaan air menjadi bagian penting bagi kehidupan masyarakat, terutama dalam mendukung sektor pertanian. Karena itu, pembangunan embung diharapkan dapat menjadi solusi untuk membantu kebutuhan air warga sekaligus menunjang produktivitas pertanian.
PETANI MINTA ALSINTAN, DARI HAND TRAKTOR HINGGA MOTOR AIR
Aspirasi juga mengalir deras dari sektor pertanian.
Masyarakat meminta dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan), di antaranya:
• Alat tanam padi
• Hand traktor
• Dinamo celup
• Motor air
• Pukat
• Bibit sayuran
• Bibit bawang
Bagi masyarakat, bantuan tersebut bukan sekadar fasilitas, tetapi dapat menjadi sarana untuk meningkatkan produktivitas dan mendukung kegiatan ekonomi warga.
INFRASTRUKTUR TAK LUPUT DARI SOROTAN
Persoalan konektivitas wilayah juga menjadi bagian dari aspirasi masyarakat.
Warga meminta perhatian terhadap Jalan Lingkar Selatan, khususnya segmen Dolasi, serta peningkatan ruas jalan Busapngga–Lotelutun.
Kondisi dan peningkatan akses jalan dinilai penting karena berkaitan dengan mobilitas masyarakat serta kelancaran aktivitas ekonomi dan sosial antarwilayah.
SAMPAN DAN REHAB SD DERANITAN IKUT DISUARAKAN
Tak berhenti pada jalan dan pertanian, warga juga mengusulkan bantuan sampan untuk mendukung kebutuhan masyarakat.
Sementara di sektor pendidikan, masyarakat meminta perhatian terhadap rehabilitasi Gedung SD Deranitan.
Harapannya, fasilitas pendidikan tersebut dapat diperbaiki sehingga anak-anak di wilayah tersebut memperoleh lingkungan belajar yang lebih layak.
MIKAEL MANU: ASPIRASI WARGA JADI CATATAN PERJUANGAN
Reses II ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan mereka secara langsung kepada wakil rakyat.
Dari data desil, embung, alsintan, jalan, sampan, bibit pertanian hingga gedung sekolah, seluruh aspirasi tersebut menjadi catatan yang perlu diperjuangkan sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku.
Mikael Manu melalui kegiatan reses tersebut menunjukkan bahwa persoalan masyarakat tidak hanya dibicarakan di ruang rapat DPRD, tetapi perlu didengar langsung dari rumah-rumah warga dan titik-titik kehidupan masyarakat.
Kini, masyarakat tentu menunggu langkah berikutnya: sejauh mana aspirasi yang telah disampaikan di Desa Dolasi dapat diperjuangkan dan diwujudkan menjadi program nyata.Reses selesai, tetapi perjuangan aspirasi baru dimulai.





