Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Hukrim · 5 Mar 2024 18:15 WITA ·

Regina Kedoh, Kepala Dinas P3AP2KB Resmi Diperiksa Penyidik Polres Rote


Regina Kedoh, Kepala Dinas P3AP2KB Resmi Diperiksa Penyidik Polres Rote Perbesar

NTT.Rote Ndao,Sulutnews.com – Dugaan korupsi yang menyeret nama Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Rote Ndao, Regina Kedoh,adalah pengguna anggaran telah resmi menjalani pemeriksaan oleh penyidik

Kapolres Rote Ndao melalui unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) telah mengumpulkan sejumlah keterangan dari tujuh orang yang diduga mengetahui aliran dana tersebut.

Sebelum Kepala Dinas (Kadis) P3AP2KB, Regina AV. Kedoh di periksa , tujuh orang telah diperiksa terlebih dahulu oleh penyidik, dan mereka masih berstatus sebagai saksi.

Kasus dugaan korupsi dengan nilai dana mencapai ratusan juta telah berada di bawah penyelidikan polres Rote Ndao sejak Desember 2023.

Perlu diketahui bahwa sumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) digunakan untuk membiayai pemasangan dan pencabutan alat kontrasepsi/implan.

“Kepala Dinas Regina Kedoh telah dimintai keterangan,” kata singkat Kasat Reskrim Polres Rote Ndao, AKP Andri Robinson Fanggidae, yang dikonfirmasi media melalui Kanit Tipikor Aiptu Yafet pada Selasa (5/3).

Meskipun tidak secara langsung memberikan informasi tentang pemeriksaannya, diduga Kadis Kedoh adalah orang yang paling mengetahui tentang aliran dan penggunaan dana tersebut.

Melalui dinas yang dipimpinnya, para bidan di Kabupaten Rote Ndao belum menerima pembayaran atas jasa yang telah mereka lakukan.

Saat ini, penyidik masih terus melakukan pendalaman untuk menuntaskan kasus ini.

“Kami sedang memeriksa saksi-saksi terkait dugaan korupsi di dinas P3AP2KB,” tulis Kanit Aiptu Yafet dalam obrolan WhatsApp-nya.

Reporter : Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,845 kali

Baca Lainnya

Resmi Dua Juni Pengumuman Kelulusan: Momen Berharga bagi Siswa UPTD SMP Negeri 2 Lobalain

28 Mei 2026 - 19:10 WITA

Di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao Segera Diadakan Festival Keluarga Malole: Wujudkan Pengasuhan Penuh Kasih dan Disiplin Positif

22 Mei 2026 - 17:25 WITA

Kadensus 88: Perlindungan Anak dan Literasi Digital Jadi Kunci Hadapi Dinamika Era Digital

21 Mei 2026 - 23:56 WITA

Anggaran Rp927 Juta untuk Tenaga Outsourcing Rumah Jabatan

21 Mei 2026 - 00:15 WITA

Kapolres Asahan Minta Warga Tenang Kasus Dugaan Penistaan Agama Ditangani Polda Sumut

20 Mei 2026 - 23:09 WITA

Wakapolda Sulut Pimpin Upacara Harkitnas Ke-118 Tahun 2026, Tekankan Kedaulatan Digital dan Perlindungan Generasi Muda

20 Mei 2026 - 22:55 WITA

Trending di Kepolisian