Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Kotamobagu · 20 Feb 2026 18:05 WITA ·

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Weny Gaib dan Rendy Mangkat


Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Weny Gaib dan Rendy Mangkat Perbesar

Kotamobagu, Sulutnews.com – Hari ini genap satu tahun masa kepemimpinan Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib, bersama Wakil Wali Kota Kotamobagu, Rendy Mangkat.

Momentum satu tahun ini menjadi ruang refleksi atas dinamika pemerintahan yang dijalankan di tengah situasi efisiensi dan penyesuaian anggaran.

Kondisi fiskal yang menuntut kehati-hatian dalam belanja daerah menjadi tantangan nyata bagi pemerintah untuk tetap menjaga kesinambungan pembangunan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kota Kotamobagu, Sahaya Mokoginta, S.STP., M.E., dalam situasi tersebut, Pemerintah Kota Kotamobagu melakukan langkah-langkah strategis melalui penajaman skala prioritas, rasionalisasi belanja yang kurang produktif, serta penguatan perencanaan berbasis kebutuhan riil masyarakat.

“Setiap program diseleksi secara ketat untuk memastikan efektivitas, efisiensi, dan dampaknya terhadap kesejahteraan warga,” ujar Sahaya.

Tantangan terbesar pemerintah saat ini, lanjutnya adalah bagaimana tetap melaksanakan program-program prioritas di tengah keterbatasan fiskal.

Peningkatan kualitas pelayanan publik, pemenuhan infrastruktur dasar, penguatan ekonomi kerakyatan dan UMKM, pengendalian inflasi daerah, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia harus tetap menjadi fokus utama yang tidak boleh terhenti.

“Efisiensi anggaran bukan berarti mengurangi komitmen pelayanan, melainkan mendorong tata kelola yang lebih cermat, transparan, dan akuntabel. Pemerintah memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan harus memberikan manfaat nyata dan terukur bagi masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, penguatan reformasi birokrasi terus dilakukan agar aparatur semakin adaptif, inovatif, dan mampu bekerja dengan pendekatan solusi. Kolaborasi dengan DPRD, Forkopimda, dunia usaha, serta partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan pembangunan.

“Satu tahun perjalanan ini bukanlah akhir dari proses, melainkan tahap awal untuk memperkuat fondasi pembangunan jangka menengah,” ungkapnya.

Sahaya menambahkan, Pemerintah Kota Kotamobagu menyadari bahwa masih banyak pekerjaan besar ke depan, namun dengan komitmen, integritas dan kerja bersama, tantangan tersebut diyakini dapat dihadapi secara bertahap dan terukur.

“Pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dan menjaga optimisme. Di tengah efisiensi anggaran, semangat pelayanan dan pembangunan tetap menjadi prioritas demi kemajuan dan kesejahteraan Kota Kotamobagu” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 974 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dinas Pendidikan Kotamobagu dan Sejumlah Kepsek SMP Negeri Lakukan Studi Tiru di SMP Negeri 1 Manado

23 Juli 2026 - 23:02 WITA

Asisten Satu Pemkot Sampaikan Amanat Penuh dalam Bahasa Mongondow

23 Juli 2026 - 21:26 WITA

Wali Kota Kotamobagu Tegaskan Disiplin Aparatur Sangadi Dan Lurah

14 Juli 2026 - 19:49 WITA

Wali Kota Kotamobagu Tegaskan Disiplin Aparatur Sangadi Dan Lurah

14 Juli 2026 - 19:07 WITA

Peduli Dunia Pendidikan, GFB Turut Beri Dukungan Pembangunan Kampus UDK

1 Juli 2026 - 17:57 WITA

Utamakan Kepentingan Orang Banyak, Luster Simanjuntak “Bongkar” Tenda Hajatan di Kotabangon

23 Juni 2026 - 16:05 WITA

Trending di Kotamobagu