Manado, Sulutnews.com – Realisasi Pendapatan Asli Daerah ( PAD) tahun 2022 lalu mencapai Rp 1,2 triliun lebih naik sekitar 186 persen dari target PAD Rp 1,189 triliun.
Hal tersebut dikatakan Plt Kadis Pendapatan Daerah ( Dispenda) Sulut June Silangen SE M.Si kepada Sulutnews.com Kamis (2/3) disela sela peninjauan di Kantor Unit Pelayan Terpadu ( UPT) Dispenda Sulut di Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara. Kunjungan ke UPT Minut itu untuk memantau Kantor tersebut untuk ikut lomba pelayanan Publik tahun ini.
Menurut June Silangen sumber PAD itu berasal dari lima sumber pajak baik pajak kendaraan , Pajak Air Permukaan, dan Pajak Kendaraan besar dan Pajak Rokok dan jenis pajak lainnya.” Jadi PAD itu akumulasi dari lima jenis pajak yang ditangani Dispenda Sulut” kata Silangan yang juga merangkab jabatan Sekretaris Dispenda Sulut.
Menurutnya dari lima sumber PAD yang mereka tangani itu yang terbesar dari pajak kendaraan atau BBN KB. Ia menyatakan PAD melebihi target disaat dilanda Pandemi Covid itu tidak gampang. Pihaknya terus kerja keras dan sosialisasi kepada masyarakat untuk rajin bayar pajak. Hasilnya cukup baik. Dan lakukan pelayanan yang terbaik.
Dari beberapa UPT Dispenda di Kabupaten dan Kota . UPT Manado dan Minut itu yang cukup menonjol realisasinya. Kemudian menyusul di Kabupaten Minahasa, Mitra dan Minsel serta UPT Lainnya.” Saya optimis akan terus meningkat PAD terutama pajak kendaraan” kata Silangen.
Khusus pajak kendaraan ada beberapa program yang dilakukan tahu 2022 yakni pengurangan denda bagi yang sudah menungak. Itu sangat baik karena banyak yang langsung membayar dan itu dilakukan saat Perayaan HUT Kemerdekaan RI sejak bulan Agustus 2022 hinga HUT Provinsi Sulut September 2022. Bahkan sampai Bulan Desember ada juga program pengurangan.
Kedepan pihaknya akan terus tingkatkan pelayanan. Dan akan ada program diskon bagi yang rajin bayar pajak kendaraan tahun 2023. ” Ini program baru karena permintaan warga yang rajin bayar pajak” kata June. Kemudian ada program baru yakni pajak alat berat yang mulai tahun ini akan diberlakukan karena selama ini belum ada realisasi. Saat ini sudah ada aturannya. Jadi kita.mulai tarik pajak alat berat yang potensinya besar .” Saya optimis akan meningkat PAD kita kedepan” kata June
Lomba Pelayanan Publik
Dalam bagian lain Silangen mengatakan tahun ini semua UPT Dispenda akan ikut lomba pelayanan Publik. Tahun ini yang kami pantau terutama di UPT Minut. Tahun lalu di UPT Manado. Penilaian dari lembaga lain seperti Ombusmen” Jadi kami siapkan dengan baik, ” kata June.
Setiap UPT harus bersih baik toilet juga halaman dan loket pelayanan termasuk untuk melayani warga yang disfabel atau cacat. Kemudian ada draftru yang mengurus pajak. Artinya yang akan membayar pajak kendaraan dari mobil bisa langsung bayar.” Saya optimis Dispenda Sulut hinga di UPT di Kabupaten Kota bisa lebih baik pelayananya” ujar Silangen. (Fanny)




