Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

NTT · 21 Des 2024 19:23 WITA ·

Rapor Merah Bumdes Nusakdale : Dana Ratusan Juta “Raib” Tanpa Pertanggungjawaban


Ilustrasi BUMDes Desa NUSAKDALE Perbesar

Ilustrasi BUMDes Desa NUSAKDALE

Rote Ndao,Sulutnews.com – Pengelolaan anggaran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Ingufao, Desa Nusakdale, Kecamatan Pantai Baru, menjadi sorotan tajam. Sejak 2019 hingga kini, dana ratusan juta rupiah yang bersumber dari penyertaan modal APBDes Nusakdale dilaporkan raib tanpa pertanggungjawaban yang jelas.

Menurut data yang diperoleh, laporan pertanggungjawaban (LPJ) tahun 2019 dan 2020 memang ada, tetapi ditemukan sejumlah kejanggalan. Salah satunya adalah pinjaman sebesar Rp50 juta kepada pihak di luar desa Nusakdale, yang dinilai menyimpang dari tujuan awal pendirian BUMDes, yakni untuk membantu masyarakat desa mengembangkan ekonomi dan memberikan akses modal usaha.

“Kami mau pinjam waktu itu, tapi katanya uang sudah habis,” keluh Dominggus Dano, salah seorang warga. Ia merasa kecewa karena dana yang seharusnya digunakan untuk kesejahteraan masyarakat desa justru tidak tersedia.

Kekecewaan serupa juga disampaikan Arifon Malelak. “Setiap kali minta pinjaman, jawabannya uang tidak ada. Ternyata uang itu banyak dipinjam oleh pengurus dan tidak dikembalikan,” ungkapnya. Ia menambahkan, dana BUMDes dikelola seperti dana pribadi tanpa adanya mekanisme penagihan atau pengelolaan yang transparan.

Selain itu, aset BUMDes seperti tenda dan kursi yang disewakan pun tidak terawat dengan baik. Tenda kini dilaporkan rusak tanpa adanya upaya perawatan, sementara pendapatan dari sewa tidak jelas penggunaannya.

Situasi ini juga pernah dibahas dalam rapat dengan Komisi A DPRD Rote Ndao, namun hingga kini belum ada perkembangan signifikan. “DPR pernah panggil, tapi hasilnya tidak ada. Semua masih gelap dan uang BUMDes tetap hilang, entah di tangan siapa,” kata Dominggus.

Warga mendesak agar Bupati Rote Ndao segera mengambil tindakan tegas. “Kami berharap Pak Bupati mengganti pengurus BUMDes yang tidak kompeten dan memproses hukum mereka. Ini sudah merugikan masyarakat dan negara,” tegas Arifon.

Ketidakjelasan pengelolaan dana BUMDes di Desa Nusakdale ini menjadi bukti perlunya pengawasan yang lebih ketat dan langkah hukum untuk menyelamatkan dana publik. Warga kini hanya bisa berharap agar pemerintah segera bertindak.

Reporter: Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,507 kali

Baca Lainnya

Resmi Dua Juni Pengumuman Kelulusan: Momen Berharga bagi Siswa UPTD SMP Negeri 2 Lobalain

28 Mei 2026 - 19:10 WITA

Di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao Segera Diadakan Festival Keluarga Malole: Wujudkan Pengasuhan Penuh Kasih dan Disiplin Positif

22 Mei 2026 - 17:25 WITA

Anggaran Rp927 Juta untuk Tenaga Outsourcing Rumah Jabatan

21 Mei 2026 - 00:15 WITA

Melayani Profesional Terpercaya Azis Barawasi Berikan Kepastian Hukum Hak Tanah Masyarakat

20 Mei 2026 - 17:19 WITA

Proses Penerbitan Sertipikat Tanah di Kantor Pertanahan Rote Ndao

20 Mei 2026 - 16:41 WITA

Merasa Kebal Hukum Tarik Motor yang Hampir Lunas, Konsumen Diarahkan Kredit Baru Pakai Nama Orang Lain

20 Mei 2026 - 16:04 WITA

Trending di Internasional