Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

NTT · 21 Des 2024 19:23 WITA ·

Rapor Merah Bumdes Nusakdale : Dana Ratusan Juta “Raib” Tanpa Pertanggungjawaban


Ilustrasi BUMDes Desa NUSAKDALE Perbesar

Ilustrasi BUMDes Desa NUSAKDALE

Rote Ndao,Sulutnews.com – Pengelolaan anggaran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Ingufao, Desa Nusakdale, Kecamatan Pantai Baru, menjadi sorotan tajam. Sejak 2019 hingga kini, dana ratusan juta rupiah yang bersumber dari penyertaan modal APBDes Nusakdale dilaporkan raib tanpa pertanggungjawaban yang jelas.

Menurut data yang diperoleh, laporan pertanggungjawaban (LPJ) tahun 2019 dan 2020 memang ada, tetapi ditemukan sejumlah kejanggalan. Salah satunya adalah pinjaman sebesar Rp50 juta kepada pihak di luar desa Nusakdale, yang dinilai menyimpang dari tujuan awal pendirian BUMDes, yakni untuk membantu masyarakat desa mengembangkan ekonomi dan memberikan akses modal usaha.

“Kami mau pinjam waktu itu, tapi katanya uang sudah habis,” keluh Dominggus Dano, salah seorang warga. Ia merasa kecewa karena dana yang seharusnya digunakan untuk kesejahteraan masyarakat desa justru tidak tersedia.

Kekecewaan serupa juga disampaikan Arifon Malelak. “Setiap kali minta pinjaman, jawabannya uang tidak ada. Ternyata uang itu banyak dipinjam oleh pengurus dan tidak dikembalikan,” ungkapnya. Ia menambahkan, dana BUMDes dikelola seperti dana pribadi tanpa adanya mekanisme penagihan atau pengelolaan yang transparan.

Selain itu, aset BUMDes seperti tenda dan kursi yang disewakan pun tidak terawat dengan baik. Tenda kini dilaporkan rusak tanpa adanya upaya perawatan, sementara pendapatan dari sewa tidak jelas penggunaannya.

Situasi ini juga pernah dibahas dalam rapat dengan Komisi A DPRD Rote Ndao, namun hingga kini belum ada perkembangan signifikan. “DPR pernah panggil, tapi hasilnya tidak ada. Semua masih gelap dan uang BUMDes tetap hilang, entah di tangan siapa,” kata Dominggus.

Warga mendesak agar Bupati Rote Ndao segera mengambil tindakan tegas. “Kami berharap Pak Bupati mengganti pengurus BUMDes yang tidak kompeten dan memproses hukum mereka. Ini sudah merugikan masyarakat dan negara,” tegas Arifon.

Ketidakjelasan pengelolaan dana BUMDes di Desa Nusakdale ini menjadi bukti perlunya pengawasan yang lebih ketat dan langkah hukum untuk menyelamatkan dana publik. Warga kini hanya bisa berharap agar pemerintah segera bertindak.

Reporter: Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,507 kali

Baca Lainnya

Ketua MD GPdI: Pdt. Davit Selan Tidak Mengaku, Korban dan Keluarga Pergi

26 April 2026 - 17:03 WITA

Dari Pelosok Menuju Puncak: Kepala Sekolah UPTD SD Negeri Nduadi di Desa Sotimori

26 April 2026 - 03:29 WITA

Festival Literasi Baca: Pertunjukan Budaya Warnai Malam Penutupan

26 April 2026 - 02:48 WITA

Dokumen Kesimpulan Penggugat dalam Perkara Nomor 1/G/2026/PTUN.MDN

25 April 2026 - 11:51 WITA

Kepala SD Nduadi dan Kepala UPTD SMPN 1 Ndao Diapresiasi Berprestasi dalam Pengelolaan Dana BOS Oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Rote Ndao

25 April 2026 - 11:34 WITA

Kepala UPTD SMP Negeri 1 Lobalain Tidak Ada Kemampuan: Kondisi Memprihatinkan di Tengah Pusat Kota

25 April 2026 - 11:19 WITA

Trending di News