Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Hukrim · 25 Apr 2026 11:51 WITA ·

Dokumen Kesimpulan Penggugat dalam Perkara Nomor 1/G/2026/PTUN.MDN


Dokumen Kesimpulan Penggugat dalam Perkara Nomor 1/G/2026/PTUN.MDN Perbesar

Reporter : Dance Henukh

Jakarta.Sulutnews.com — Dokumen ini berupa surat kesimpulan yang disusun dan disampaikan oleh pihak penggugat dalam perkara dengan nomor registrasi 1/G/2026/PTUN.MDN, yang ditujukan secara resmi kepada Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Medan. Surat ini menjadi bagian penting dalam proses hukum yang sedang berlangsung, sebagai langkah penyampaian pendapat akhir setelah seluruh tahapan persidangan dilaksanakan.

Surat tersebut ditandatangani oleh Prof. Ir. Yusuf Leonard Henuk, M.Rur.Sc., Ph.D, warga negara Indonesia yang berdomisili di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Ia berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil sekaligus menjabat sebagai dosen di Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Nusa Lontar (UNSTAR) yang beralamat di Mokdale, Ba’a, Kabupaten Rote Ndao. Dengan latar belakang dan kedudukannya, ia menjalankan peran sebagai penggugat dalam perkara ini.

Dalam isi suratnya, dijelaskan bahwa setelah mengikuti seluruh rangkaian proses persidangan secara lengkap—mulai dari tahap penyampaian jawaban, pengajuan berbagai alat bukti dan keterangan saksi, hingga mendengarkan uraian dan keterangan yang disampaikan oleh pihak tergugat—ia memutuskan untuk menyusun dan menyampaikan kesimpulan atas perkara yang sedang dihadapi. Langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab dan keterbukaan dalam mengikuti jalannya proses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, surat ini juga memuat uraian mengenai kronologi awal pengajuan gugatan. Disebutkan bahwa gugatan yang diajukan pertama kali tertanggal 31 Desember 2025 telah diterima dan resmi terdaftar di pengadilan pada tanggal 02 Januari 2026. Selanjutnya, dilakukan perubahan terhadap isi gugatan yang diajukan, dan perubahan tersebut telah mendapatkan persetujuan resmi dari Majelis Hakim, sehingga gugatan didaftarkan ulang pada tanggal 29 Januari 2026. Seluruh proses ini menunjukkan bahwa perkara tersebut berjalan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, dengan setiap langkahnya dicatat dan diakui oleh lembaga peradilan yang berwenang

Artikel ini telah dibaca 1,223 kali

Baca Lainnya

DIDUGA HILDA SIKONE KEPALA BRI CABANG ROTE NDAO ANCAM NASABAH YANG TERLAMBAT BAYAR ANGSURAN

23 Agustus 2026 - 11:25 WITA

Beni Mulik Yang Minta Media Tulis Tambah Resmi Ditahan, Penyidik Polres Rote Ndao Serahkan Tersangka dan Barang Bukti ke Kejaksaan

21 Agustus 2026 - 20:18 WITA

Curi Rp33 Juta di BRILink Kendari, T.B. Akui 33 TKP Pencurian Sejak 2019

21 Agustus 2026 - 19:55 WITA

21 Agustus 2026 - 19:52 WITA

Kasus Pembunuhan Di Rote Ndao Masuk Dalam Tahap Dua Tersangka Yusuf Adu Di Serahkan Ke Kejaksaan

20 Agustus 2026 - 16:37 WITA

MBG DIPERCEPAT DI NTT, MENKO PANGAN TURUN LANGSUNG KE SIKKA: “JANGAN DIKURANG-KURANGI MENUNYA!”

20 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Trending di Internasional