Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bengkulu · 12 Jun 2024 02:36 WITA ·

Rakor Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Ini Arahan Gubernur


Rakor Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Ini Arahan Gubernur Perbesar

Sulutnews.com, Bengkulu – Gubernur Rohidin Mersyah membuka secara resmi kegiatan Rapat Koordinasi Bidang Ketenagakerjaan dan Transmigrasi dalam rangka sinkronisasi arah kebijakan dalam penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja-PD) 2025, yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Bengkulu, di salah satu hotel kawasan Kota Bengkulu, (10/6).

Dalam amanatnya, Gubernur Rohidin menyatakan, pembangunan bidang ketransmigrasian dan ketenagakerjaan seperti dua sisi mata uang yang saling berhubungan, di mana pergerakan sektor ketransmigrasian akan selalu menggunakan sektor ketenagakerjaan.

Pada sisi ketenagakerjaan, jelas gubernur, dari kurang lebih 1,9jt jiwa ada sekitar 3-4 persen pengangguran, yang artinya ada sekitar 30 hingga 40 ribu orang pengangguran yang ada di Provinsi Bengkulu saat ini.

Untuk mengurangi angka pengangguran itu, kata gubernur, perlu diketahui penyebab pengangguran tersebut.

Jika faktor rendahnya kompetensi dan skill, maka perlu dibuatkan program untuk meningkatkan kompetensi dan skill tenaga kerja agar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

“Kalau ternyata pengangguran ini akibat kurangnya lapangan pekerjaan, maka perlu kerja sama dengan OPD teknis yang lain untuk mendorong terciptanya lapangan pekerjaan,” sampai Gubernur Rohidin.

Selain itu, lanjutnya, perlu dibuatkan program magang di perusahaan-perusahaan yang ada, begitu juga kolaborasi dengan perguruan tinggi untuk memberikan pelatihan kepada mahasiswa agar setelah lulus memiliki bekal keahlian untuk memasuki dunia kerja.

Kemudian, program dari pemerintah pusat seperti pelatihan-pelatihan bagi tenaga kerja.

“Di sinilah bentuk mensinergikan dan mengkolaborasikan sehingga membentuk suatu gerakan, yakinlah hal itu bisa diatasi,” tegasnya.

“Jika tidak ada gerakan yang nyata, maka ibarat main bola hanya menjaga gawang saja. Harus ada target untuk mengurangi angka pengangguran dengan berbagai gerakan dan program yang nyata dengan berkolaborasi bersama pihak terkait,” imbuhnya.

Terkait dengan transmigrasi, Gubernur Rohidin memandang program transmigrasi sudah diakui masyarakat memiliki dampak yang sangat baik untuk pemerataan pembangunan, perluasan tenaga kerja dan pembentukan kawasan pemukiman baru.

Menurutnya, pada bidang ketransmigrasian ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu harus mampu menguasai dan mengendalikan transmigrasi yang sudah ada dalam wilayah kita.

Kemudian, lanjutnya, pemetaan untuk melihat ada atau tidaknya potensi untuk penempatan transmigrasi yang baru di kabupaten/kota dengan memastikan ketersediaan lahan, status lahan serta tingkat komoditinya.

“Jika ada kepala dinas yang bisa jelaskan cara kerja seperti itu, punya lahan luas, status lahannya aman serta potensi komoditinya bagus, maka bisa buatkan program transmigrasi untuk disinkronkan dengan pemerintah pusat,” ujarnya.

Dengan berbagai program yang dibuat nantinya dapat disinergikan kepada instansi terkait seperti dinas pertanian dan juga TNI yang punya program TNI Manunggal.

“Bisa juga dilakukan program pelepasan aset lahan untuk transmigrasi yang sudah lama menetap serta program terpadu mandiri,” sebutnya.

Dengan begitu, kata gubernur, diharapkan Disnakertrans memiliki support terhadap program pemerintah dalam pembangunan di bidang ketenagakerjaan dan transmigrasi.

“Kita berharap bidang ketenagakerjaan dan transmigrasi ini dapat bermanfaat dalam menunjang perekonomian masyakarat,” demikian kata Gubernur Rohidin. Tanto.G

Artikel ini telah dibaca 1,027 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemprov Bengkulu Dorong PWI Perkuat Profesionalisme dan Soliditas Wartawan

18 Juli 2026 - 21:52 WITA

AMJ Kawal Kasus Intimidasi 8 Wartawan yang Dikurung 30 Menit oleh Oknum Pejabat di Kepahiang

1 Mei 2026 - 02:00 WITA

Viral! Wartawan Kepahiang Dikurung 30 Menit Saat Konfirmasi Kasus

1 Mei 2026 - 01:53 WITA

Gubernur Helmi Hasan Tamba Kuota BSPS, Bengkulu Raih 1.299 Unit Rumah Layak Huni

6 April 2026 - 22:49 WITA

Korwil Media Sulawesi Sampaikan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M

21 Maret 2026 - 15:14 WITA

Polda Bengkulu Perketat Pengamanan Ramadan 1447 H, Terapkan Jam Belajar Malam

24 Februari 2026 - 13:09 WITA

Trending di Bengkulu