Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Jakarta · 9 Feb 2024 15:03 WITA ·

PWI Gelar Acara Tumpengan Peringati HUT Ke-78


PWI Gelar Acara Tumpengan Peringati HUT Ke-78 Perbesar

Jakarta, Sulutnews.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), menggelar acara peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 yang dilaksanakan secara sederhana di Kantor PWI Pusat Gedung Dewan Pers Lt.4 Kebon Sirih Jakarta Pusat, Jumat, 9 Februari 2024.

PWI adalah organisasi wartawan pertama di Indonesia yang lahir pada tanggal 9 Februari 1946 di Solo dan sebagai ketua pertama adalah Mr.Sumanang Surjowinoto.

Diketahui hari lahir PWI kemudian ditetapkan sebagai Hari Pers Nasional (HPN). Ditetapkan berdasarkan Keputusan presiden (Keppres) Nomor 5 Tahun 1985 tentang Hari Pers Nasional yang ditandatangai oleh Presiden Soeharto pada tanggal 23 Januari 1985. Hingga kini HPN diperingati setiap tahun dan oleh karena Pemilu tahun 2024 HPN ke-78 diadakan pada tanggal 17-20 Februari 2024.

Kepengurusan PWI Pusat periode 2023-2025 diketuai oleh Hendry CH Bangun yang terpilih dalam kongres PWI XXV di Bandung 27 September 2023 lalu. Artinya HPN 2024 adalah HPN pertama bagi PWI dibawah kepemimpinan Hendry CH Bangun serta Sekretaris Sayid Iskandar.

Ketua umum PWI Pusat Hendry CH Bangun mencanangkan PWI kembali ke Khittah, Jati dirinya untuk memberikan kontribusi bagi kemajuan demokrasi, sehingga pada HUT PWI ke-78 dan HPN 2024, telah mengundang tiga calon Presiden (Capres), masing-masing Anis Baswedan, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.

Perayaan HUT ke-78 dilaksanakan secara Hybrid dan tampak hadir Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi, Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu, yang mewakili Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo. Serta dihadiri para wartawan senior  PWI, ketua PWI se-Indonesia, Pimpinan media Massa serta konstituen Dewan Pers seperti AJI, PFI,SPS, PRSSNI, ATVSI, AMSI, SMSI dan sebagainya.

Ninik Rahayu atas nama Dewan Pers kami ingin menyampaikan ucapan Selamat berbahagia di hari ulang tahun yang baru menanjak usia remaja, jadi bukan usia tua, usia remaja 78 tahun, untuk membuktikan PWI memiliki dua simbol, pertama sebagai organisasi terbesar yang memiliki anggota terbanyak diantara 11 konstituen dewan pers dimana 4 diantaranya adalah organisasi wartawan, oleh karena itu PWI patut diposisikan sebagai organisasi wartawan yang sangat strategis dalam rangka mendorong profesionalisme kerja wartawan, dan yang kedua PWI adalah organisasi wartawan paling remaja (tidak mau bilang paling tua) usia yang sedang kuat-kuatnya untuk membangun system baik dari ranah kebijakan infrastruktur maupun membangun i-komunitas pers. “Oleh karena itu atas nama dewan pers kami bersembilan menyampaikan ucapan Selamat mudah-mudahan kontribusi PWI sebagai organisasi terbesar wartawan memiliki dampak yang sangat positif terhadap kemajuan profesionalisme pers kita, baik terhadap wartawan termasuk terhadap Perusahaan pers, Semoga kita terus bisa bersama-sama menjaga kondusifitas terutama dimasa pemilu ini”, ucapnya Ketua Dewan Pers.

Mengawali sambutan Ketua PWI Pusat Hendry Ch menyampaikan terima kasih Kepada Menkominfo yang sudah dua kali duduk di kursi yang dipakai oleh tiga calon Presiden, juga terima kasih Kepada Ketua Dewan pers dan jajaran yang selama ini setia Kepada PWI dan berjanji akan menjadi konstituen yang baik dan juga terima kasih kepada Usman Kamsong yang Sebelumnya wartawan dan sekarang mejadi birokrat dan juga terima kasih Kepada Brigjen Pol Trunoyudo Wisno Andiko mewakili Kapolri serta seluruh konstituen dan undangan tidak bisa disebut satu persatu.

“Kami berbahagia atas kehadiran Bapak/Ibu sekalian di acara ini yang dihadiri dan langsung disiarkan ke seluruh Indonesia, PWI ada di 38 Provinsi dan cabang khusus Solo, kami berbangga bahwa di usia ke-78 tahun PWI masih bergairah untuk menjalankan tugas sucinya mejaga demokrasi Indonesia tetap tegak berdiri kokoh dengan prinsip-prinsip mendukung kemerdekaan pers”, ujar Hendry.

Lebih lanjut Hendry Bangun menyampaikan bahwa tiga calon Presiden (Anis Baswedan, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo) sudah menyampaikan bahwa kemerdekaan pers adalah kunci negara demokrasi dan komitmen untuk mendukungnya, dan pada HUT ke-78 ini pada tanggal 20 Februari 2024 akan ada Hari Pers Naional (HPN) ke-78 dan temanya adalah “Pers Mengawal Transisi Kepemimpinan dan Menjaga Keutuhan Bangsa”. Jadi bagi PWI dan seluruh organisasi pers dan wartawan keutuhan bangsa adalah nomor satu, jadi kita memberitakan pemilu tetap menjaga keutuhan bangsa. Kontestasi boleh berlangsung, persaingan adalah hal yang wajar tetapi ini adalah hanya transisi kepemimpinan bukan perkelahian dan perebutan yang ganas, ini adalah peristiwa biasa lima tahunan yang tetap harus kita kawal supaya berjalan jujur, adil, bebas dan Masyarakat mendapat kesempatan tidak terintimidasi untuk menyalurkan suaranya.

“PWI memiliki program utama Pendidikan, sampai hari ini sudah melakukan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) gratis di 10 dari 38 Provinsi, berkat bantuan dari badan usaha milik negara (BUMN), dan membuka sekolah jurnalisme Indonesia di Bandung yang diremikan oleh Menteri Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI Nadiem Anwar Makarim, dengan anggota yang semakin banyak sekitar 24 ribuan, berharap dukungan dari semua pihak untuk kemajuan pers Indonesia dan PWI Khususnya, dimana pada kondisi sekarang hanya bisa berharap dari pemerintah, dari negara”, ujarnya.

Dalam sambutan Menkominfo, menyampaikan bahwa sebagai pilar demokrasi pers memiliki peranan yang sangat sentral dalam Sejarah bangsa Indonesia yang sudah terbukti, teruji lewat tampahan Sejarah yang Panjang 78 tahun yang tetap muda, energi gairah kemudaan itu bisa terus mewarnai untuk siap menghadapi berbagai tantangan zaman terutama disrupsi teknologi yang luar biasa yang memang membuat pers harus melakukan judgment terhadap beberapa Langkah-langkah dan pola Kerja yang Sebelumnya dilakukan. Peran yang sentral ini membuat setidaknya menjadi 2 peran yang sangat penting yaitu meyebar informasi Kepada Masyarakat untuk mencerdaskan dan menumbuhkan rasa nasionalisme, dimana kepentingan negara diatas kepentingan kelompok dan golongan.  Peran pers yang kedua sebagai aktivis yang menyuarakan anti penjajahan untuk mencapai cita-cita kemerdekaan peristiwa Sejarah pembentukan organisasi wartawan Indonesia dan tantangan kedepan bagaimana menyuarakan memberi inspirasi tentang bagaimana negara bisa menjadi negara maju.

“Hari ini kita mengingat tanggal 9 Februari sebagai hari penting dalam Sejarah perjalanan bangsa, hari lahirnya PWI, rumah bagi insan wartawan Indonesia dan jika kita ingat kembali 78 tahun yang lalu, pembentukan PWI yang merupakan inisiatif sebuah komisi yang terdiri dari perwakilan 8 media tanah air dalam misi mendukung Negara dan Rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan Negara Republik Indonesia, jadi sejak lahirnya sudah suci”, katanya.

“Beberapa waktu kedepan regulasi Perpres segera disahkan yang tujuan utamanya adalah keberlanjutan media dan jurnalisme berkualitas dan memastikan kerja sama antara Perusahaan pers  dan flatform digital dapat terwujud dan memberi manfaat yang optimal dengan kepastian payung hukum didalamnya dan yang kedua mitigasi dan Solusi atas kemungkinan kemungkinan terburuk yang mungkin terjadi pasca disahkannya regulasi ini, pemerintah berkomitmen memastikan mitigasi dan Solusi ini betul-betul bisa berjalan dengan baik dan optimal, hari ini, dihari yang sangat penting menyampaikan bahwa kita sudah cukup optimis dengan kedua hal tersebut, sehingga tidak ada alasan lagi untuk menunda pengesahan rancangan Perpres dalam waktu dekat dengan seijin Tuhan yang maha kuasa, dengan kebijakan Bapak Presiden kita akan menyambut hari yang baik itu agar segera kita wujudkan”, ucapnya.

Pada kesempatan ini, ketua PWI Pusat memotong dan memberikan tumpeng Kepada Menkominfo dan Ketua Dewan Pers, sebagai wujud Syukur HUT ke-78 Persatuan Wartawan Indonesia.(*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 983 kali

Baca Lainnya

Michaela Elsiana Paruntu dan Royke Anter Bawa Aspirasi Mahasiswa Sulut ke DPR-RI dan Setneg

14 Juni 2026 - 17:13 WITA

Pertamina Pastikan Stok Pertalite Tersedia dan Menjamin Distribusi Normal di Seluruh Wilayah Indonesia

13 Juni 2026 - 19:30 WITA

Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan

10 Juni 2026 - 10:12 WITA

Polri Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Gunakan Prinsip BETAH Tidak Ada Titipan

7 Juni 2026 - 23:38 WITA

Mantan Jurnalis Senior Nanik S Deyang Ditunjuk Ketua BGN

3 Juni 2026 - 08:32 WITA

BAZNAS Salurkan Sedekah Pelanggan Alfamart, Hadirkan Kebahagiaan Idul Adha

27 Mei 2026 - 16:34 WITA

Trending di Jakarta