Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Sitaro · 11 Mar 2025 18:21 WITA ·

Program Kerja 100 Hari, Bupati Sitaro Wajibkan ASN dan THL Gunakan Bahasa Daerah Setiap Jumat


Program Kerja 100 Hari, Bupati Sitaro Wajibkan ASN dan THL Gunakan Bahasa Daerah Setiap Jumat Perbesar

Sitaro.sulutnews.com | Suasana berbeda akan terasa di lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) setiap hari Jumat. Mulai 14/03/2025, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) diwajibkan menggunakan bahasa daerah dalam pelayanan publik maupun komunikasi internal.

 

Kebijakan ini merupakan bagian dari program kerja 100 hari Bupati Sitaro, Chyntia I. Kalangit, dan Wakil Bupati Heronimus Makainas. Dalam sambutannya saat membuka kegiatan Orientasi Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dan peluncuran program kerja 100 hari, Senin (10/3/2025), Bupati Chyntia menegaskan pentingnya bahasa sebagai identitas budaya.

 

“Bahasa merupakan bagian dari budaya, adat, maupun tradisi yang paling gampang kita jumpai ketika berkunjung ke suatu daerah. Bahasa juga menunjukkan identitas daerah yang kita datangi. Karena sangat mendasar, penggunaan bahasa dimasukkan dalam program 100 hari kerja,” ujar Chyntia.

 

Di sisi yang sama, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperinda) Sitaro, Ronald Pakasi, dalam presentasinya menyampaikan bahwa program pembangunan budaya menjadi salah satu prioritas inovatif di masa kepemimpinan baru ini.

 

“Ada tiga poin utama dalam program pembangunan budaya daerah. Pertama, penggunaan bahasa daerah setiap hari Jumat di seluruh aktivitas perangkat daerah. Kedua, pendaftaran sanggar budaya aktif di semua kecamatan yang berlangsung dari 17 hingga 28 Maret. Ketiga, pentas seni budaya sekaligus launching sanggar budaya pada 9 Mei 2025,” jelas Pakasi.

 

Ia menambahkan, pelaksanaan kebijakan penggunaan bahasa daerah telah didukung dengan surat edaran resmi dari Bupati.

 

“Setiap Jumat kita akan memulai hari dengan berbicara atau melakukan pelayanan publik menggunakan bahasa daerah,” kata Pakasi di hadapan para kepala organisasi perangkat daerah dan camat se-Kabupaten Sitaro.

 

 

Artikel ini telah dibaca 1,018 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Plt Bupati Serahkan Bantuan Kemensos kepada Ahli Waris Korban Bencana Alam di Sitaro

8 Juni 2026 - 20:57 WITA

Bahas PPPK dan Dampak UU HKPD, Plt. Bupati Sitaro Ikuti Raker Komisi II DPR RI

8 Juni 2026 - 20:48 WITA

Bahas PPPK dan Dampak UU HKPD, Plt. Bupati Sitaro Ikuti Raker Komisi II DPR RI

8 Juni 2026 - 20:28 WITA

Selisih Harga Diduga Picu Masuknya Pala dari Luar Daerah, DPRD Sitaro Kirimkan Rekomendasi ke Pemda Sitaro

5 Juni 2026 - 07:18 WITA

DPRD Sitaro dan Pemda Bahas Ranperda Penyelenggaraan Bantuan Hukum dalam Rapat Gabungan Komisi

3 Juni 2026 - 18:44 WITA

DPRD Sitaro Gelar Paripurna Usulan Pemberhentian dan Pengangkatan Pimpinan DPRD Sisa Masa Jabatan 2024–2029

3 Juni 2026 - 18:35 WITA

Trending di Sitaro