Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Internasional · 13 Nov 2025 13:58 WITA ·

Prodi Magister Manajemen FEB Usakti Raih Hibah Erasmus Dari Uni Eropa


Foto bersama seluruh steering committee dari Project Masudem, Hibah Erasmus di salah satu universitas partner, ICO NIDA University di Bangkok, Thailand baru-baru ini (Foto: Dok. FEB Usakti) Perbesar

Foto bersama seluruh steering committee dari Project Masudem, Hibah Erasmus di salah satu universitas partner, ICO NIDA University di Bangkok, Thailand baru-baru ini (Foto: Dok. FEB Usakti)

Bangkok,Sulutnews.com – Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti (FEB Usakti) mendapatkan hibah “Erasmus: Masudem Grant in Sustainable Development” yang berjangka waktu tiga tahun (2023-2025).

Dekan FEB Usakti, Prof. Dr. Yolanda Masnita Siagian dalam keterangan tertulis dari Bangkok Thailand, Kamis (13/11) menyampaikan rasa syukur dan bangga bahwa FEB Usakti terpilih dalam program Erasmus.

Hibah Erasmus itu sendiri adalah program yang didanai Uni Eropa untuk memberikan kontribusi terhadap peningkatan keterampilan dan keahlian generasi muda, meningkatkan pemahaman antar budaya, dan mendukung kerjasama serta memperluas jaringan antar akademisi dan perguruan tinggi di Eropa dan negara lain di dunia.

Hibah itu diberikan oleh konsorsium empat Perguruan Tinggi di Eropa yaitu Universidad Pablo de Olavide Spanyol, University of Economics in Bratislava Slovakia, Mandel University Czech Republic, dan Eotvos Lorand University Hungary.

Hibah diberikan dalam bentuk pengembangan kurikulum, pelatihan dosen dan pendampingan pendidikan dan pengajaran (dikjar) bagi tiga universitas di Thailand yaitu SWU, Naresuan, dan ICO NIDA serta tiga universitas di Indonesia yaitu UGM, UII dan Universitas Trisakti.

Menurut Dekan FEB Usakti, dengan adanya program ini, kurikulum untuk program “sustainable development” menjadi berstandar internasional dan diakui oleh perguruan tinggi peserta konsorsium. Program itu dievaluasi oleh para profesional dan external expert dari perguruan tinggi di negara lain yaitu di India dan Malaysia.

Ia juga menjelaskan, setelah melaksanakan persiapan, pelaksanaan dan assesment, lalu dilaksanakan Steering Committee Meeting di perguruan tinggi ICO NIDA Bangkok Thailand pada 10-12 November 2025.

Pada pertemuan tersebut FEB Usakti diwakili oleh Prof. Dr. Yolanda Masnita Siagian (Dekan), Dr. Husna Leila Yusran (Wakil Dekan I), Prof. Dr. Asep Hermawan (Ketua Projek), dan Dr. Medina Nilasari, MM (Sekretaris Prodi MM).

Pada kesempatan itu dilakukan koordinasi pelaporan pelaksanaan kegiatan dan evaluasi untuk mengukur ketercapaian pelaksanaan hibah Erasmus tersebut.

Disebutkan, hibah Erasmus terhadap Perguruan Tinggi Indonesia bermanfaat bagi pengembangan program Master baru yang terakreditasi, transfer knowledge dari universitas Eropa, peningkatan kualitas kurikulum sustainability, networking internasional, pendanaan dari Uni Eropa, dan pelatihan untuk dosen dan staf.(*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 1,446 kali

Baca Lainnya

Kadis Dikda Sulut Femmy Suluh: Penamatan Siswa SMA, SMK dan SLB 2026 Harus Sederhana Tanpa Ada Pungutan Dana

7 Mei 2026 - 13:11 WITA

Kehadiran Usman Husin Penuh Harapan dan Kegembiraan di Pinggir Bendungan Lekobatu: Harapan Pertanian dan Ekonomi Masyarakat

7 Mei 2026 - 11:18 WITA

Unsrat Manado Kembali Mengukuhkan Sepuluh Profesor Baru

7 Mei 2026 - 11:17 WITA

Selamat Ulang Tahun Bapak Terry Tambun, Pimpinan BRI Unit Cabang Kupang

7 Mei 2026 - 10:34 WITA

13 Mahasiswa UNSRAT Bertolak Ke Jakarta Terima Beasiswa Lembaga Penjamin Simpanan

7 Mei 2026 - 07:33 WITA

Vebyan Sofiana Nappoe, S.Pd: Jadikan Tempat Bekerja Sebagai Rumah Kedua, Tempat Belajar Tanpa Henti

6 Mei 2026 - 22:37 WITA

Trending di Internasional