Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Internasional · 13 Nov 2025 13:58 WITA ·

Prodi Magister Manajemen FEB Usakti Raih Hibah Erasmus Dari Uni Eropa


Foto bersama seluruh steering committee dari Project Masudem, Hibah Erasmus di salah satu universitas partner, ICO NIDA University di Bangkok, Thailand baru-baru ini (Foto: Dok. FEB Usakti) Perbesar

Foto bersama seluruh steering committee dari Project Masudem, Hibah Erasmus di salah satu universitas partner, ICO NIDA University di Bangkok, Thailand baru-baru ini (Foto: Dok. FEB Usakti)

Bangkok,Sulutnews.com – Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti (FEB Usakti) mendapatkan hibah “Erasmus: Masudem Grant in Sustainable Development” yang berjangka waktu tiga tahun (2023-2025).

Dekan FEB Usakti, Prof. Dr. Yolanda Masnita Siagian dalam keterangan tertulis dari Bangkok Thailand, Kamis (13/11) menyampaikan rasa syukur dan bangga bahwa FEB Usakti terpilih dalam program Erasmus.

Hibah Erasmus itu sendiri adalah program yang didanai Uni Eropa untuk memberikan kontribusi terhadap peningkatan keterampilan dan keahlian generasi muda, meningkatkan pemahaman antar budaya, dan mendukung kerjasama serta memperluas jaringan antar akademisi dan perguruan tinggi di Eropa dan negara lain di dunia.

Hibah itu diberikan oleh konsorsium empat Perguruan Tinggi di Eropa yaitu Universidad Pablo de Olavide Spanyol, University of Economics in Bratislava Slovakia, Mandel University Czech Republic, dan Eotvos Lorand University Hungary.

Hibah diberikan dalam bentuk pengembangan kurikulum, pelatihan dosen dan pendampingan pendidikan dan pengajaran (dikjar) bagi tiga universitas di Thailand yaitu SWU, Naresuan, dan ICO NIDA serta tiga universitas di Indonesia yaitu UGM, UII dan Universitas Trisakti.

Menurut Dekan FEB Usakti, dengan adanya program ini, kurikulum untuk program “sustainable development” menjadi berstandar internasional dan diakui oleh perguruan tinggi peserta konsorsium. Program itu dievaluasi oleh para profesional dan external expert dari perguruan tinggi di negara lain yaitu di India dan Malaysia.

Ia juga menjelaskan, setelah melaksanakan persiapan, pelaksanaan dan assesment, lalu dilaksanakan Steering Committee Meeting di perguruan tinggi ICO NIDA Bangkok Thailand pada 10-12 November 2025.

Pada pertemuan tersebut FEB Usakti diwakili oleh Prof. Dr. Yolanda Masnita Siagian (Dekan), Dr. Husna Leila Yusran (Wakil Dekan I), Prof. Dr. Asep Hermawan (Ketua Projek), dan Dr. Medina Nilasari, MM (Sekretaris Prodi MM).

Pada kesempatan itu dilakukan koordinasi pelaporan pelaksanaan kegiatan dan evaluasi untuk mengukur ketercapaian pelaksanaan hibah Erasmus tersebut.

Disebutkan, hibah Erasmus terhadap Perguruan Tinggi Indonesia bermanfaat bagi pengembangan program Master baru yang terakreditasi, transfer knowledge dari universitas Eropa, peningkatan kualitas kurikulum sustainability, networking internasional, pendanaan dari Uni Eropa, dan pelatihan untuk dosen dan staf.(*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 1,447 kali

Baca Lainnya

Pelaksanaan MPLS di SMA dan SMK Negeri dan Swasta di Tomohon dan Minahasa Lancar Hari Kedua

14 Juli 2026 - 23:14 WITA

Unsrat Akan Umumkan Hasil Ujian Ribuan Calon Mahasiswa Jalur Mandiri T2 Rabu 15 Juli 2026

14 Juli 2026 - 22:09 WITA

Nekat! PT Genta & BP3MI Kirim PMI ke Malaysia Tanpa Rekom Disnakertrans

14 Juli 2026 - 18:29 WITA

Kadis Dikda Femmy Suluh : Pelaksanaan MPLS Hari Pertama Lancar Murid Sangat Antusias, Murid ADEM dari 3T Senang Ikut MPLS

13 Juli 2026 - 23:52 WITA

DPRD Rote Ndao Komisi II Respon Cepat: Panggil Pimpinan RSUD Ba’a ke RDP Besok, Usut Tuntas Kematian Agustinus Mau

13 Juli 2026 - 12:16 WITA

Nyawa Dihargai Lebih Murah dari Biaya Ambulans: RSUD Ba’a Halangi Rujukan, Agustinus Mau Mati Sia‑sia

13 Juli 2026 - 08:33 WITA

Trending di Internasional