Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Kepolisian · 10 Mei 2025 20:44 WITA ·

Polres Rote Ndao Serahkan Enam WNA China Korban People Smuggling ke Imigrasi Kupang


Polres Rote Ndao Serahkan Enam WNA China Korban People Smuggling ke Imigrasi Kupang Perbesar

Kupang, Sulutnews.com – Kepolisian Resor (Polres) Rote Ndao telah menyerahkan enam warga negara asing (WNA) asal Tiongkok kepada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang pada Kamis (8/5/2025). Keenam WNA ini diduga menjadi korban people smuggling. Penyerahan resmi dilakukan di Aula Wirasatya Mapolres Rote Ndao.

Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono, menjelaskan bahwa penyerahan tersebut merupakan tahap lanjutan proses hukum atas kasus yang terungkap pada 4 Mei 2025. Polres Rote Ndao telah menyelesaikan penyelidikan dan penyidikan, dan kini menyerahkan penanganan lebih lanjut kepada pihak Imigrasi untuk proses selanjutnya.

Berikut identitas keenam WNA Tiongkok yang diserahkan:

  1. You Zhang (Laki-laki), lahir 3 Oktober 1989, asal Sichuan, Tiongkok.
  2. Li Shanfei (Laki-laki), lahir 12 Februari 1990, asal Henan, Tiongkok.
  3. Yu Zhang (Laki-laki), lahir 11 April 1990, asal Jilin, Tiongkok.
  4. Jun Li (Laki-laki), lahir 8 Desember 1998, asal Shaanxi, Tiongkok.
  5. Yan Ma (Perempuan), lahir 25 April 1998, asal Qinghai, Tiongkok.
  6. Yousifu Ma (Laki-laki), lahir 2 November 1997, asal Qinghai, Tiongkok.

Kantor Imigrasi Kupang akan memproses keenam WNA tersebut sesuai peraturan dan perundang-undangan Indonesia. Proses ini mencakup pemeriksaan lebih lanjut terkait status keimigrasian mereka dan langkah-langkah selanjutnya. Kasus ini menyoroti maraknya praktik people smuggling di wilayah perbatasan Indonesia. Polres Rote Ndao berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan instansi terkait dalam memberantas kejahatan transnasional ini.

Reporter: Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,246 kali

Baca Lainnya

Beni Mulik Yang Minta Media Tulis Tambah Resmi Ditahan, Penyidik Polres Rote Ndao Serahkan Tersangka dan Barang Bukti ke Kejaksaan

21 Agustus 2026 - 20:18 WITA

Curi Rp33 Juta di BRILink Kendari, T.B. Akui 33 TKP Pencurian Sejak 2019

21 Agustus 2026 - 19:55 WITA

Jembatan Merah Putih Presisi: Bukti Nyata Sinergi TNI–Polri, Hadir Membuka Akses dan Masa Depan Rakyat

14 Agustus 2026 - 15:22 WITA

Kapolda Sulut Rotasi Besar di Jajaran Narkoba dan TIK: Siap Wujudkan “Zero Narkoba” di Bumi Nyiur Melambai

10 Agustus 2026 - 19:29 WITA

Brigadir Yasir Mukhtadi Lubis Batal Jadi Tersangka, Umar Sagala : Kajari Labuhanbatu Selatan Punya Integritas dan Semua Sudah Berjalan Dengan Proses Hukum

10 Agustus 2026 - 16:48 WITA

Biaya Pembuatan dan Perpanjangan SIM Di Kota Manado Belum Digratiskan 

8 Agustus 2026 - 17:41 WITA

Trending di Kepolisian