Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Kepolisian · 10 Mei 2025 20:44 WITA ·

Polres Rote Ndao Serahkan Enam WNA China Korban People Smuggling ke Imigrasi Kupang


Polres Rote Ndao Serahkan Enam WNA China Korban People Smuggling ke Imigrasi Kupang Perbesar

Kupang, Sulutnews.com – Kepolisian Resor (Polres) Rote Ndao telah menyerahkan enam warga negara asing (WNA) asal Tiongkok kepada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang pada Kamis (8/5/2025). Keenam WNA ini diduga menjadi korban people smuggling. Penyerahan resmi dilakukan di Aula Wirasatya Mapolres Rote Ndao.

Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono, menjelaskan bahwa penyerahan tersebut merupakan tahap lanjutan proses hukum atas kasus yang terungkap pada 4 Mei 2025. Polres Rote Ndao telah menyelesaikan penyelidikan dan penyidikan, dan kini menyerahkan penanganan lebih lanjut kepada pihak Imigrasi untuk proses selanjutnya.

Berikut identitas keenam WNA Tiongkok yang diserahkan:

  1. You Zhang (Laki-laki), lahir 3 Oktober 1989, asal Sichuan, Tiongkok.
  2. Li Shanfei (Laki-laki), lahir 12 Februari 1990, asal Henan, Tiongkok.
  3. Yu Zhang (Laki-laki), lahir 11 April 1990, asal Jilin, Tiongkok.
  4. Jun Li (Laki-laki), lahir 8 Desember 1998, asal Shaanxi, Tiongkok.
  5. Yan Ma (Perempuan), lahir 25 April 1998, asal Qinghai, Tiongkok.
  6. Yousifu Ma (Laki-laki), lahir 2 November 1997, asal Qinghai, Tiongkok.

Kantor Imigrasi Kupang akan memproses keenam WNA tersebut sesuai peraturan dan perundang-undangan Indonesia. Proses ini mencakup pemeriksaan lebih lanjut terkait status keimigrasian mereka dan langkah-langkah selanjutnya. Kasus ini menyoroti maraknya praktik people smuggling di wilayah perbatasan Indonesia. Polres Rote Ndao berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan instansi terkait dalam memberantas kejahatan transnasional ini.

Reporter: Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,244 kali

Baca Lainnya

Resmi Dua Juni Pengumuman Kelulusan: Momen Berharga bagi Siswa UPTD SMP Negeri 2 Lobalain

28 Mei 2026 - 19:10 WITA

Di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao Segera Diadakan Festival Keluarga Malole: Wujudkan Pengasuhan Penuh Kasih dan Disiplin Positif

22 Mei 2026 - 17:25 WITA

Kadensus 88: Perlindungan Anak dan Literasi Digital Jadi Kunci Hadapi Dinamika Era Digital

21 Mei 2026 - 23:56 WITA

Anggaran Rp927 Juta untuk Tenaga Outsourcing Rumah Jabatan

21 Mei 2026 - 00:15 WITA

Kapolres Asahan Minta Warga Tenang Kasus Dugaan Penistaan Agama Ditangani Polda Sumut

20 Mei 2026 - 23:09 WITA

Wakapolda Sulut Pimpin Upacara Harkitnas Ke-118 Tahun 2026, Tekankan Kedaulatan Digital dan Perlindungan Generasi Muda

20 Mei 2026 - 22:55 WITA

Trending di Kepolisian