Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Kepolisian · 8 Mar 2026 22:19 WITA ·

Polda Sulut dan Satgas Cyber Pangan Tingkatkan Pengawasan Agar Pedagang Tidak Menimbun dan Naikan Harga


Foto - Direskrimsus Polda Sulut Kombes Pol FX Winardy Prabowo Perbesar

Foto - Direskrimsus Polda Sulut Kombes Pol FX Winardy Prabowo

Manado, Sulutnews.com – Polda Sulut dan Satgas Cyber Pangan akan tingkatkan pengawasan dilapangan bersama instansi terkait agar tidak ada pedagang yang menaikan harga pangan dan menimbun sembilan bahan pokok akibat dampak perang di Iran dan Israel serta Amerika Serikat.

“Pasti dampak kedaerah kita harga bahan pangan naik karena harga Bahan Bakar Minyak (BBM) naik. Dan bisa saja ada pedagang nakal memanfaatkan situasi perang untuk naikan harga dan menimbun” kata Direktur Kriminal Khusus ( Direskrimsus) Polda Sulut Komisaris Besar Polisi ( KBP) FX Winardy Prabowo yang juga Ketua Satgas Cyber Pangan Sulut kepada sejumlah wartawan pekan lalu dikantornya.

“Ya kita tidak mau lengah melainkan tingkatkan pengawasan secara ketat ” kata Prabowo.

Foto – Pasar Murah Yang Dilakukan Pemda Sulut Lewat Dinas Pangan di Kompleks Kejati Sulut Menjelang Idul Fitry

Dalam situasi perang yang kita tahu bersama antara Iran dan Israel serta Amerika Serikat pasti dampak harga BBM bisa naik” Ini kita waspadai pedagang diduga bisa naikan harga dan menimbun pangan untuk bisa dijual kedepan dengan harga lebih tingi.

Dan harga akan naik kalau stok pangan ditimbun karena permintaan banyak sementara stok terbatas ini harga pasti naik. “Kami akan ada tindakan bila ada yang menimbun apalagi disituasi bulan Ramadhan menjelang Idul Fitry” kata Prabowo.

Pihaknya berkoordinasi dengan semua Polres dan Dinas terkait untuk mengawasi agar harga pangan tidak naik dan ada yang menimbun.”‘Akan ditindak bila ada unsur pidana dan kalau administrasi ijin bisa dicabut dari dinas terkait” kata. Tim Satgas Cyber pangan terus memantau dan saat ini masih stabil harga.

Sementara itu Pemda Sulut lewat Dinas Pangan Sulut pada Jumat 6 Maret dan Sabtu 7 Maret 2026 melakukan pasar murah di Halaman Kantor Kejaksaan Tinggi dan juga di Kompleks Perumahan Asrama Kejaksaan di Buminyiur Teling dalam rangka Bulan Ramadhan dan Idul Fitry.

Dari data yang ada dalam pasar ada jual beras, telur ayam, minyak goreng, bawang merah dan bawang putih , gula pasir dengan harga dibawah harga pasar.(Fanny)

Artikel ini telah dibaca 1,342 kali

Baca Lainnya

Kadis Dikda Sulut Femmy Suluh: Pelaksanaan SPMB Transparan di SMA, SMK Semua Masyarakat Bisa Awasi, Sejumlah Kepsek SMK/SMA Sudah Siap

29 Mei 2026 - 23:56 WITA

Kepala BPMP Sulut Febry Dien : Secara Nasional Hasil Nilai Rata-Rata TKA SD Rengking 25, SMP Rengking 24 dari 38 Provinsi dan Luar Negeri

27 Mei 2026 - 23:30 WITA

Resmi Sah! Hendra Jacob, S.IP Pimpin PERTINA Sulut Periode 2026–2030

27 Mei 2026 - 20:36 WITA

Tahun 2026 Unsrat Manado Akan Menerima 5.600 Mahasiswa Baru, Lewat Tiga Jalur SNBP, SNBT serta Mandiri T2 Untuk Kuliah di 12 Fakultas

27 Mei 2026 - 18:41 WITA

500 Lulusan SMA Negeri 7 Manado Siap Menjadi Generasi Emas Berkualitas, Dikda Sulut Apresiasi Prestasi Yang Dicapai

27 Mei 2026 - 14:01 WITA

Asisten II Pemda Sulut Jemmy Ringkuangan : Harga Pangan Stabil Saat Idul Adha 1447 Hijriah di Sulut, GPM di Dua Lokasi Diserbu Warga

26 Mei 2026 - 23:34 WITA

Trending di Ekonomi