Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Kepolisian · 8 Mar 2026 22:19 WITA ·

Polda Sulut dan Satgas Cyber Pangan Tingkatkan Pengawasan Agar Pedagang Tidak Menimbun dan Naikan Harga


Foto - Direskrimsus Polda Sulut Kombes Pol FX Winardy Prabowo Perbesar

Foto - Direskrimsus Polda Sulut Kombes Pol FX Winardy Prabowo

Manado, Sulutnews.com – Polda Sulut dan Satgas Cyber Pangan akan tingkatkan pengawasan dilapangan bersama instansi terkait agar tidak ada pedagang yang menaikan harga pangan dan menimbun sembilan bahan pokok akibat dampak perang di Iran dan Israel serta Amerika Serikat.

“Pasti dampak kedaerah kita harga bahan pangan naik karena harga Bahan Bakar Minyak (BBM) naik. Dan bisa saja ada pedagang nakal memanfaatkan situasi perang untuk naikan harga dan menimbun” kata Direktur Kriminal Khusus ( Direskrimsus) Polda Sulut Komisaris Besar Polisi ( KBP) FX Winardy Prabowo yang juga Ketua Satgas Cyber Pangan Sulut kepada sejumlah wartawan pekan lalu dikantornya.

“Ya kita tidak mau lengah melainkan tingkatkan pengawasan secara ketat ” kata Prabowo.

Foto – Pasar Murah Yang Dilakukan Pemda Sulut Lewat Dinas Pangan di Kompleks Kejati Sulut Menjelang Idul Fitry

Dalam situasi perang yang kita tahu bersama antara Iran dan Israel serta Amerika Serikat pasti dampak harga BBM bisa naik” Ini kita waspadai pedagang diduga bisa naikan harga dan menimbun pangan untuk bisa dijual kedepan dengan harga lebih tingi.

Dan harga akan naik kalau stok pangan ditimbun karena permintaan banyak sementara stok terbatas ini harga pasti naik. “Kami akan ada tindakan bila ada yang menimbun apalagi disituasi bulan Ramadhan menjelang Idul Fitry” kata Prabowo.

Pihaknya berkoordinasi dengan semua Polres dan Dinas terkait untuk mengawasi agar harga pangan tidak naik dan ada yang menimbun.”‘Akan ditindak bila ada unsur pidana dan kalau administrasi ijin bisa dicabut dari dinas terkait” kata. Tim Satgas Cyber pangan terus memantau dan saat ini masih stabil harga.

Sementara itu Pemda Sulut lewat Dinas Pangan Sulut pada Jumat 6 Maret dan Sabtu 7 Maret 2026 melakukan pasar murah di Halaman Kantor Kejaksaan Tinggi dan juga di Kompleks Perumahan Asrama Kejaksaan di Buminyiur Teling dalam rangka Bulan Ramadhan dan Idul Fitry.

Dari data yang ada dalam pasar ada jual beras, telur ayam, minyak goreng, bawang merah dan bawang putih , gula pasir dengan harga dibawah harga pasar.(Fanny)

Artikel ini telah dibaca 1,344 kali

Baca Lainnya

Gelar Lomba Rakyat, Partai Demokrat Nyatakan lebih Dekat Dengan Rakyat.

23 Agustus 2026 - 22:12 WITA

Kembangkan Literasi Bagi Anak Pesisir, Alumni Frasus 86 Manado Gelar Lomba Mewarnai dan Games di Mangruve Park Wori

23 Agustus 2026 - 12:11 WITA

Gelar Baksos di Desa Tiwoho dan Wori, Komunitas Frasus 86 Manado Layani Masyarakat Pesisir

22 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Beni Mulik Yang Minta Media Tulis Tambah Resmi Ditahan, Penyidik Polres Rote Ndao Serahkan Tersangka dan Barang Bukti ke Kejaksaan

21 Agustus 2026 - 20:18 WITA

Curi Rp33 Juta di BRILink Kendari, T.B. Akui 33 TKP Pencurian Sejak 2019

21 Agustus 2026 - 19:55 WITA

Kasus Penggeledahan Rumah Pengusaha JA, GTI Sulut Minta Kejaksaan Tinggi Sulut Transparan

21 Agustus 2026 - 07:21 WITA

Trending di Manado