Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Kepolisian · 8 Mar 2026 22:19 WITA ·

Polda Sulut dan Satgas Cyber Pangan Tingkatkan Pengawasan Agar Pedagang Tidak Menimbun dan Naikan Harga


Foto - Direskrimsus Polda Sulut Kombes Pol FX Winardy Prabowo Perbesar

Foto - Direskrimsus Polda Sulut Kombes Pol FX Winardy Prabowo

Manado, Sulutnews.com – Polda Sulut dan Satgas Cyber Pangan akan tingkatkan pengawasan dilapangan bersama instansi terkait agar tidak ada pedagang yang menaikan harga pangan dan menimbun sembilan bahan pokok akibat dampak perang di Iran dan Israel serta Amerika Serikat.

“Pasti dampak kedaerah kita harga bahan pangan naik karena harga Bahan Bakar Minyak (BBM) naik. Dan bisa saja ada pedagang nakal memanfaatkan situasi perang untuk naikan harga dan menimbun” kata Direktur Kriminal Khusus ( Direskrimsus) Polda Sulut Komisaris Besar Polisi ( KBP) FX Winardy Prabowo yang juga Ketua Satgas Cyber Pangan Sulut kepada sejumlah wartawan pekan lalu dikantornya.

“Ya kita tidak mau lengah melainkan tingkatkan pengawasan secara ketat ” kata Prabowo.

Foto – Pasar Murah Yang Dilakukan Pemda Sulut Lewat Dinas Pangan di Kompleks Kejati Sulut Menjelang Idul Fitry

Dalam situasi perang yang kita tahu bersama antara Iran dan Israel serta Amerika Serikat pasti dampak harga BBM bisa naik” Ini kita waspadai pedagang diduga bisa naikan harga dan menimbun pangan untuk bisa dijual kedepan dengan harga lebih tingi.

Dan harga akan naik kalau stok pangan ditimbun karena permintaan banyak sementara stok terbatas ini harga pasti naik. “Kami akan ada tindakan bila ada yang menimbun apalagi disituasi bulan Ramadhan menjelang Idul Fitry” kata Prabowo.

Pihaknya berkoordinasi dengan semua Polres dan Dinas terkait untuk mengawasi agar harga pangan tidak naik dan ada yang menimbun.”‘Akan ditindak bila ada unsur pidana dan kalau administrasi ijin bisa dicabut dari dinas terkait” kata. Tim Satgas Cyber pangan terus memantau dan saat ini masih stabil harga.

Sementara itu Pemda Sulut lewat Dinas Pangan Sulut pada Jumat 6 Maret dan Sabtu 7 Maret 2026 melakukan pasar murah di Halaman Kantor Kejaksaan Tinggi dan juga di Kompleks Perumahan Asrama Kejaksaan di Buminyiur Teling dalam rangka Bulan Ramadhan dan Idul Fitry.

Dari data yang ada dalam pasar ada jual beras, telur ayam, minyak goreng, bawang merah dan bawang putih , gula pasir dengan harga dibawah harga pasar.(Fanny)

Artikel ini telah dibaca 1,342 kali

Baca Lainnya

Kadis Dikda Sulut Femmy Suluh : Murid Yang Lulus SPMB Wajib Lapor Kembali di Sekolah Senin 29 Juni hinga Kamis 2 Juli 2026

29 Juni 2026 - 07:38 WITA

Polres Rote Ndao Gelar Jalan Santai Sambut Hari Bhayangkara ke-80

28 Juni 2026 - 09:24 WITA

Ketua Komisi IV DPRD Sulut Vonny Paat: Pelaksanaan SPMB 2026/2027 Dikda Sulut Berjalan Sesuai Aturan, Yang Belum Diterima Cari Solusi, Kepala BPMP Semua Siswa Harus Sekolah

27 Juni 2026 - 23:43 WITA

Mantan AKBP Achirudin Hasibuan Dilaporkan ke Polda Sumut Usai Aniyaya Wartawan

27 Juni 2026 - 21:39 WITA

Umat Katholik Paroki Bunda Hati Kudus Kairagi Siapkan Perayaan Pesta Pelindung Paroki Dan HUT Ke-7 Tahun

27 Juni 2026 - 21:29 WITA

Polda Sulut Terus Pantau SPBU Terkait Pengunaan Barkot dan Antrean Panjang Truk Yang Menyebabkan Kemacetan

27 Juni 2026 - 18:44 WITA

Trending di Kepolisian