Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Manado · 2 Apr 2026 19:39 WITA ·

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Pastikan Operasional Fasilitas Tetap Aman Pasca Gempa di Sulut dan Malut


Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Pastikan Operasional Fasilitas Tetap Aman Pasca Gempa di Sulut dan Malut Perbesar

Manado, Sulutnews.com – Pasca gempa bumi berkekuatan 7,6 skala Richter yang terjadi di wilayah Sulawesi Utara–Maluku Utara, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan seluruh fasilitas operasional dalam kondisi aman dan tetap beroperasi untuk melayani kebutuhan energi masyarakat.

Guncangan gempa dilaporkan terasa cukup kuat di beberapa titik, termasuk di Integrated Terminal (IT) Bitung. Sesaat setelah kejadian, tim keamanan (security) dan Health, Safety, Security & Environment (HSSE) segera melakukan pengecekan menyeluruh terhadap fasilitas operasional di lokasi.

Hasil pengecekan awal menunjukkan bahwa sejumlah sarana dan fasilitas dalam kondisi aman, serta tidak terdapat gangguan terhadap operasional penyaluran energi.

Untuk fasilitas lainnya yang berada di sekitar wilayah terdampak, seperti Fuel Terminal (FT) Tahuna dan Integrated Terminal (IT) Gorontalo, dilaporkan bahwa kondisi sarana dan fasilitas berada dalam keadaan baik dan operasional berjalan normal.

Sementara itu, untuk fasilitas IT Bitung dan LPG Amurang, saat ini masih dilakukan pengecekan lanjutan secara menyeluruh guna memastikan seluruh aspek operasional tetap memenuhi standar keselamatan dan keandalan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan bahwa langkah cepat dilakukan untuk memastikan keamanan fasilitas serta keberlanjutan operasional pasca kejadian.

“Segera setelah gempa terjadi, tim di lapangan langsung melakukan pengecekan pada seluruh fasilitas operasional. Hingga saat ini, operasional penyaluran energi tetap berjalan dan kondisi sarana dalam keadaan aman,” ujar Lilik.

Ia menambahkan bahwa pengawasan akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah antisipasi guna memastikan seluruh infrastruktur tetap berada dalam kondisi optimal.

“Pertamina terus melakukan monitoring dan pengecekan lanjutan untuk memastikan seluruh fasilitas beroperasi sesuai standar keselamatan. Penyaluran energi kepada masyarakat tetap menjadi prioritas dan dijaga agar berjalan tanpa gangguan,” tambahnya.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi juga memastikan kesiapsiagaan tim operasional di seluruh wilayah untuk merespons kondisi darurat, sekaligus menjaga keandalan distribusi energi di tengah situasi kebencanaan.(*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 1,116 kali

Baca Lainnya

Akademisi Unsrat : Prof Grace Debbie Kandou Telah Memenuhi Seluruh Syarat Administrasi Pemilihan Rektor 2026–2030

22 Juli 2026 - 17:46 WITA

Tingkatkan Kesadaran Hukum Kodam XIII/Merdeka Gelar Penyuluhan “Prajurit TNI Prima Taat Hukum”

22 Juli 2026 - 17:37 WITA

Vionita Kuerah : Perlindungan Perempuan dan Anak Merupakan Upaya Penegakan Hak Asasi Manusia

22 Juli 2026 - 12:59 WITA

Belum Terpenuhi Kuota, Sejumlah SMA dan SMK di Sulawesi Utara Kembali Buka Pendaftaran SPMB Hingga Akhir Agustus 2026

22 Juli 2026 - 10:13 WITA

Profesor Febian Manoppo: Makanan Yang Aman Melindungi Kita Dari Berbagai Penyakit

21 Juli 2026 - 23:53 WITA

Pansus Ranperda Perizinan Berusaha DPRD Sulut Target Dua Bulan Selesai

21 Juli 2026 - 22:10 WITA

Trending di Advetorial