Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Manado · 20 Agu 2026 23:51 WITA ·

DPRD Sulut Apresiasi Rencana Pusat: Guru P3K Paruh Waktu Jadi P3K Penuh dan Berpeluang Ikut Seleksi ASN 2027


Foto - Louis Schramm SH MH Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sulut Perbesar

Foto - Louis Schramm SH MH Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sulut

Manado, Sulutnews.com — Rencana Pemerintah Pusat mengubah status guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu menjadi P3K penuh, sekaligus membuka peluang mengikuti seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) pusat mulai awal 2027, disambut apresiasi luas di Sulawesi Utara. Kebijakan yang juga telah disepakati bersama DPR-RI dan kementerian terkait ini dinilai menjadi angin segar bagi peningkatan kesejahteraan dan kepastian status guru, sekaligus meringankan beban fiskal daerah.

Anggota DPRD Sulut: Langkah Nyata Kepedulian Pemerintah Pusat

Anggota DPRD Sulut sekaligus Wakil Ketua Komisi IV Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Pendidikan, Louis Schramm, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas rencana tersebut. Menurut politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sulut ini, kebijakan ini merupakan bukti kepedulian pemerintah pusat yang sangat membantu nasib guru P3K paruh waktu.

“Sebagai wakil rakyat, saya sangat mengapresiasi dan mendukung rencana ini. Kebijakan ini sangat membantu guru P3K paruh waktu, terlebih jika kelak dapat diangkat menjadi ASN pusat setelah lolos seleksi. Ini bukti nyata kepedulian pemerintah agar kesejahteraan guru terjamin lebih baik dan status kepegawaian mereka menjadi jelas,” ujar Louis kepada wartawan Sulutnews.com di Manado, Kamis (20/8/2026).

Sebagai Ketua DPC Gerindra Kota Manado, Louis juga menyoroti dampak positif bagi keuangan daerah. Selama ini, pembebanan gaji guru P3K cukup membeani anggaran daerah. Dengan dialihkannya status menjadi ASN pusat, beban fiskal daerah akan berkurang secara signifikan.

“Hal ini jelas meringankan beban fiskal dan keuangan daerah. Selama ini daerah bekerja keras membayar gaji guru P3K. Dengan pengalihan status menjadi ASN pusat, beban tersebut dapat berkurang dan anggaran dapat dialihkan untuk keperluan pembangunan lainnya. Kami berharap, dengan kepastian status dan kesejahteraan yang lebih baik, kinerja guru pun semakin meningkat,” tambahnya.

Louis berharap guru P3K paruh waktu maupun P3K penuh di Sulawesi Utara, khususnya jenjang SMA, SMK, dan SLB, untuk bersabar menuju penerapan kebijakan ini, menunggu petunjuk teknis resmi yang akan diterbitkan pemerintah pusat.

Foto – Kadis Dikda Sulut Drs Jahya Rondonuwu M.Si

Kadis Pendidikan Sulut: Siap Menindaklanjuti Aturan Resmi

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut, Drs. Jahya Rondonuwu, M.Si., turut menyambut baik rencana pemerintah pusat tersebut.

“Kami menyambut dan mendukung rencana ini. Namun untuk langkah selanjutnya, kami menunggu petunjuk teknis resmi dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta instansi terkait lainnya, agar dapat melaksanakannya dengan tepat,” ungkap Rondonuwu.

Kepala Sekolah dan Guru: Semangat Meningkat, Kesejahteraan Terjamin

Kebijakan ini turut disambut antusias oleh para kepala sekolah dan guru di sejumlah daerah di Sulawesi Utara.

Kepala SMA Negeri 1 Manado, Jemmy Jermias, S.Pd., menilai rencana ini sangat positif. Selain meringankan beban anggaran pendidikan daerah, hal ini memberi kepastian masa depan bagi guru.

Foto – Kepsek SMA Negeri 1 Manado Jemmy James Jermias S.Pd

“Kami mendukung sepenuhnya. Guru-guru pasti akan lebih bersemangat bekerja, terlebih jika kelak menjadi ASN dan berhak atas jaminan pensiun. Selama ini banyak guru P3K di sekolah kami yang telah menunjukkan kinerja sangat baik. Dengan adanya kebijakan ini, masa depan mereka menjadi lebih jelas,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala SMK Negeri 1 Tondano, Minahasa, Maxy Tulung, S.Pd. Di sekolahnya terdapat 15 guru P3K paruh waktu dan P3K penuh yang selama ini berdedikasi tinggi.

“Rencana pengangkatan menjadi P3K penuh dan peluang mengikuti seleksi ASN adalah kabar yang sangat baik. Ini menjadi pengakuan atas pengabdian mereka selama ini,” kata Maxy.

Foto – Kepsek SMK Negeri 1 Tondano Maxi Tulung S.Pd.M.Pd

Kepala SMA Negeri 1 Remboken, Minahasa, Sem Rumagit, S.Pd., juga menyambut gembira kebijakan tersebut.

“Program ini sangat baik. Guru-guru P3K di sekolah kami tentu akan lebih bersemangat bekerja, mengetahui ada peluang mengikuti seleksi ASN dan jaminan masa depan yang lebih baik,” ujar Sem.

Guru P3K: Siap Berjuang dan Optimis Lolos Seleksi

Antusiasme tak kalah besar datang dari kalangan guru P3K sendiri. Mauriths Mumu, S.Kom., guru P3K mata pelajaran Informatika di SMA Negeri 1 Manado yang telah mengabdi selama empat tahun, menyambut gembira kabar tersebut.

“Saya dan rekan-rekan guru P3K merasa sangat senang dengan rencana pemerintah ini. Meski belum ada aturan teknis rinci dari Kementerian, saya siap dan optimis dapat mengikuti serta lolos seleksi ASN nantinya,” ungkap Mauriths yang telah berkiprah di dunia pendidikan sejak 1996 dan mengajar di sekolah swasta sebelum akhirnya diterima menjadi guru P3K.(Fanny)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

Kembangkan Literasi Bagi Anak Pesisir, Alumni Frasus 86 Manado Gelar Lomba Mewarnai dan Games di Mangruve Park Wori

23 Agustus 2026 - 12:11 WITA

Gelar Baksos di Desa Tiwoho dan Wori, Komunitas Frasus 86 Manado Layani Masyarakat Pesisir

22 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Kasus Penggeledahan Rumah Pengusaha JA, GTI Sulut Minta Kejaksaan Tinggi Sulut Transparan

21 Agustus 2026 - 07:21 WITA

Unsrat Mewisuda 1.017 Sarjana S1, S2 Hingga S3, Gubernur Sulut Berikan Apresiasi Unsrat Komitmen Jaga Mutu Pendidikan

20 Agustus 2026 - 23:47 WITA

25 Kepala Sekolah SD, SMP Hasil Seleksi Bacakep Dilantik Di Aula BKPSDM Manado

20 Agustus 2026 - 23:28 WITA

Plt Rektor Unsrat Prof Jamaludin Jompa : Mahasiswa Baru Yang Kurang Mampu Bisa Bayar Cicil UKT Tahun Ajaran 2026/2027

20 Agustus 2026 - 23:16 WITA

Trending di Manado