Menu ✖

Mode Gelap
Breaking News : Polnustar Kembali Mewisuda 136 Mahasiswa Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau

Papeng · 8 Okt 2026 17:16 WITA ·

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 725/Woroagi Ajak Anak Papua Bermain


Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 725/Woroagi Ajak Anak Papua Bermain Perbesar

PAPUA PEGUNUNGAN, SULUTNEWS.COM  –  Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini (Satgas Pamtas RI-PNG) Mobile, Batalyon Infanteri (Yonif) 725/Woroagi, menghadirkan keceriaan bagi anak-anak di Kampung Kimbim, Distrik Asologaima, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

 

Kegiatan tersebut berlangsung di wahana bermain dan kreasi berkonsep agroeduwisata O Sili Pancasila, Rabu (1/10/2026). Satgas menggelar upacara dan ramah tamah untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila.

 

Selanjutnya, prajurit berbaur dengan anak-anak dalam berbagai permainan. Suasana pun semakin meriah dengan gelak tawa dan senyum anak-anak.

 

Selain menghadirkan hiburan, kegiatan ini menjadi sarana bagi prajurit untuk mengenalkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda. Melalui permainan dan interaksi langsung, mereka mengajarkan pentingnya persatuan, gotong royong, kebersamaan, serta sikap saling menghargai.

 

Kemudian, para prajurit mengajak seluruh anak bermain tanpa membedakan suku, agama, maupun latar belakang. Dengan cara tersebut, Satgas ingin menumbuhkan rasa persaudaraan sebagai bagian dari keluarga besar bangsa Indonesia.

 

Dansatgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 725/Woroagi, Letkol Inf Muhamad Safril, mengatakan peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk menanamkan semangat nasionalisme sejak dini.

 

“Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi juga harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kebersamaan dan permainan sederhana ini, kami ingin mengajarkan kepada anak-anak tentang arti persatuan, persaudaraan, dan saling menghargai,” kata Safril.

 

Menurutnya, keceriaan anak-anak juga menjadi penyemangat bagi prajurit selama menjalankan tugas di wilayah Papua Pegunungan.

 

“Senyum serta kebahagiaan mereka menjadi semangat bagi kami untuk terus mengabdi di tanah Papua,” pungkasnya.

Penulis : Muhammad Irwansyah (Wartawan Madya)

Artikel ini telah dibaca 933 kali

Baca Lainnya

Semarak HUT TNI ke-81, Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 725/Woroagi Makan Bersama Warga Papua

8 Oktober 2026 - 17:36 WITA

Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-81 Di Kampung Merah Putih “O Sili Pancasila”, Gairahkan Semangat Masyarakat Papua Menuju Indonesia Emas

17 Agustus 2026 - 13:45 WITA

Pembubaran Nobar Pesta Babi dan Rapuhnya Demokrasi Indonesia Pasca-Reformasi Pengantar

17 Mei 2026 - 23:49 WITA

Dakwah Tanpa Mimbar: Cerita Musafir Pakistan yang Menginspirasi

6 Februari 2026 - 11:16 WITA

Haji Malik Mahboob Ahmad: Musafir Pakistan yang Bawa Berkah ke Kupang dan Melanjutkan Perjalanan ke Australia

6 Februari 2026 - 11:09 WITA

Yusuf L Henuk Klaim Kalahkan Prof. Muryanto Amin dalam Perjuangan 3 Tahun Lebih

6 Februari 2026 - 08:08 WITA

Trending di Adat Budaya