Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Papeng · 17 Agu 2026 13:45 WITA ·

Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-81 Di Kampung Merah Putih “O Sili Pancasila”, Gairahkan Semangat Masyarakat Papua Menuju Indonesia Emas


Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-81 Di Kampung Merah Putih “O Sili Pancasila”, Gairahkan Semangat Masyarakat Papua Menuju Indonesia Emas Perbesar

Papeng, Sulutnews.com  –  Berawal dari sebuah gagasan bersama dalam peringatan hari lahir Pancasila pada tanggal 1 Juni 2026 tentang Asta Cita Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto dan Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka, muncullah sebuah harapan menuju Masyarakat adil dan makmur yang kemudian diwujudkan melalui perencanaan dan kerja sama Satuan Tugas  Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Mobile Batalion Infanteri (Yonif) 725/Woroagi dengan Masyarakat.

Gagasan ini turut didukung oleh Para Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat, Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat dan TNI/Polri untuk membangun Kampung Merah Putih “O Sili Pancasila” dengan konsep Agroeduwisata sebagai Wahana Edukasi dan Rekreasi Alam di Kampung Kimbim, Distrik Asologaima, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan (Papeng), Senin (17/08/2026).

Seiring waktu berjalan, pengolahan lahan, penataan dan pembangunan secara bertahap telah sampai pada satu titik hadirnya Kampung Merah Putih “O Sili Pancasila” yang berhasil merubah potensi lokal menjadi ruang produktif sebagai wujud semangat gotong royong Masyarakat yang selaras dengan Asta Cita menuju Indonesia Emas.

Konsep Agroeduwisata di Kampung Merah Putih “O Sili Pancasila” tidak hanya berorientasi pada keindahan kawasan, tetapi mengintegrasikan Pertanian, Edukasi, Lingkungan, Budaya dan Rekreasi.

Beberapa Tanaman Pangan dan Hortikultura yang dikembangkan untuk mendukung ketahanan pangan dan sarana pembelajaran antara lain Ubi (Hipere), Jagung (Hupak), Talas/Keladi (Hom), Pisang (Haki), Tomat (Tomareken), Cabai (Rica), Kubis/Kol, Kangkung, Bayam, Wortel, Kentang, Sawi, Terong, Mentimun, Labu Siam, Labu Kuning, Gambas, Kacang Tanah, Kacang Hijau, Buncis, Strawberry, Alpukat, dan Buah Merah.

Untuk memperindah dan menciptakan Lingkungan yang lebih asri dan menarik Pengunjung, maka dikembangkan berbagai jenis Tanaman Bunga dan Tanaman Hias seperti Anggrek, Mawar, Teratai dan Bunga Matahari.

Selain Tanaman, juga dikembangkan berbagai Hewan Ternak antara lain Ayam, Bebek, Itik, Kelinci, Babi (Wam) dan Burung Merpati serta dilengkapi Kolam Budidaya Ikan dengan jenis Ikan Mas, Mujair, Nila dan Lele.

Para Pengunjung dapat membeli hasil Pertanian, Peternakan dan Perikanan secara langsung di honai-honai serta bisa dalam bentuk olahan Masakan yang disajikan di Lima (5) Saung yang merepresentasikan 5 Pulau Besar di Indonesia, yaitu Papua, Sulawesi, Jawa, Kalimantan dan Sumatera.

Tidak hanya menawarkan ruang hijau dan kawasan Agroeduwisata, Kampung Merah Putih “O Sili Pancasila” juga menghadirkan pengalaman yang lebih aktif melalui Outbound dengan berbagai Wahana Udara seperti Titian Tali Tiga (Triple Rope Bridge), Luncur Tali Berdiri (Flying Fox), Titian Tali Dua (Double Rope Bridge), Titian Kayu Tali (Wooden Rope Bridge), Luncur Tali Duduk (Seated Zipline), dan Luncuran Tali Panjang (Long Zipline).

Di samping itu juga menyediakan Wahana Air seperti Perahu Dayung (Boat Rowing), Balap Perahu (Boat Racing), Seluncur Air (Water Slide),.Bola Air (Water Ball) dan Permainan Air (Water Games) serta Wahana Darat seperti Jaring Laba-laba (Spider Web), Memanah (Archery), Sepak Bola Mini (Mini Soccer), dan Jembatan Kayu (Wooden Bridge).

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-81 yang dirangkaikan dengan Grand Opening Kampung Merah Putih “O Sili Pancasila” menjadi moment paling berharga dan bahagia bagi Masyarakat Papua yang menghadirkan kembali senyum dan tawa Anak-anak Papua dalam suasana yang penuh kehangatan di tengah Masyarakat.

Keceriaan sederhana yang terpancar dari Wajah mereka menjadi gambaran tentang harapan, persaudaraan, dan masa depan Indonesia yang cemerlang.

Selain dapat bermain berbagai Wahana dan menikmati Wisata Alam Agroeduwisata di Kampung Merah Putih “O Sili Pancasila” juga diselenggarakan Acara Budaya seperti Bakar Batu, Wisisi, Lomba-lomba Kreatif dan Edukatif serta pemberian Tali Asih kepada Masyarakat dalam rangka Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81.

Dalam suasana penuh kebersamaan, Anak-anak tampak bermain, bercanda, dan berinteraksi dengan penuh kegembiraan.

Senyum polos mereka menjadi pengingat bahwa setiap Anak berhak mendapatkan ruang untuk tumbuh, belajar, bermain, dan meraih cita-cita dalam Lingkungan yang aman dan penuh kasih.

Harapannya ada tempat Anak-anak berkreasi, belajar dan bermain dengan senyuman, yang menjadi tonggak masa depan bagi Anak-anak untuk membangun Indonesia.

Bagi Anak-anak Papua, kebahagiaan tidak harus datang dari sesuatu yang besar, akan tetapi sebuah perhatian, sapaan, permainan bersama, dan kepedulian yang tulus sudah mampu menghadirkan senyum yang berarti.

DIRGAHAYU RI Ke-81,  INDONESIA BERDAULAT, ADIL DAN MAKMUR

Sumber : Satgas Pamtas Mobile Yonif 725/Wiroagi.

Penulis : Muhammad Irwansyah (Wartawan Madya)

Artikel ini telah dibaca 936 kali

Baca Lainnya

Pembubaran Nobar Pesta Babi dan Rapuhnya Demokrasi Indonesia Pasca-Reformasi Pengantar

17 Mei 2026 - 23:49 WITA

Dakwah Tanpa Mimbar: Cerita Musafir Pakistan yang Menginspirasi

6 Februari 2026 - 11:16 WITA

Haji Malik Mahboob Ahmad: Musafir Pakistan yang Bawa Berkah ke Kupang dan Melanjutkan Perjalanan ke Australia

6 Februari 2026 - 11:09 WITA

Yusuf L Henuk Klaim Kalahkan Prof. Muryanto Amin dalam Perjuangan 3 Tahun Lebih

6 Februari 2026 - 08:08 WITA

Hanya Tuhan Yang Tau Kasus MBG di Ba’a: Anak-anak Tak Dapat Makan sudah Lima Bulan, Anggaran Ada – Perlu Klarifikasi dari Pengelola Dapur Metina

27 Januari 2026 - 08:08 WITA

Diduga Uang MBG Lima Bulan Di gelapkan dengan Alasan Dapur di Perbaiki, 9 Sekolah di Kota Ba’a Tak Terima Makanan MBG

27 Januari 2026 - 07:20 WITA

Trending di Bali