Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bitung · 29 Apr 2026 13:49 WITA ·

Peran Ko Jerry Disorot dalam Sidang Kasus Arang di Bitung


Tim Kuasa Hukum, H. Yanto Mandulangi, SH, Firmansyah Pratama Alim, SH, MH, dan Nurul Nikmah Khusnul Khatimah Mandulangi, SH Perbesar

Tim Kuasa Hukum, H. Yanto Mandulangi, SH, Firmansyah Pratama Alim, SH, MH, dan Nurul Nikmah Khusnul Khatimah Mandulangi, SH

Bitung, Sulutnews.com — Seorang pekerja di salah satu pabrik arang di wilayah Tanjung Merah, Kota Bitung, Bram Yasin, menjalani proses hukum terkait dugaan pencurian arang yang terjadi pada September 2025 lalu.

Dalam perkara ini, terdakwa didampingi tim kuasa hukum yang terdiri dari H. Yanto Mandulangi, SH, Firmansyah Pratama Alim, SH, MH, dan Nurul Nikmah Khusnul Khatimah Mandulangi, SH pada acara sidang dengan agenda pembuktian saksi verbalisan di Pengadilan Negeri Bitung, Selasa (28/04/2026).

Dalam persidangan tersebut, kuasa hukum H. Yanto Mandulangi mengungkapkan rencana menghadirkan seorang pembeli arang bernama Ko Jerry.

Menurutnya, ia diduga membeli arang yang berasal dari hasil pencurian.

Menurut Yanto, tidak menutup kemungkinan Ko Jerry dapat dijerat pasal penadahan apabila terbukti mengetahui asal-usul barang yang dibelinya.

Ia menilai kehadiran pembeli dalam persidangan penting untuk mengungkap alur distribusi barang hasil kejahatan tersebut.

Kasus ini sendiri berkaitan dengan hilangnya sekitar 60 karung arang.

Yanto menjelaskan, kliennya disebut hanya berperan membantu, sementara pelaku utama yang diduga sebagai otak pencurian hingga kini belum ditemukan.

“Proses persidangan diharapkan dapat mengungkap secara jelas peran masing-masing pihak, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus ini,” ujar Yanto.

Ia juga menyampaikan keberatan terhadap tuntutan jaksa yang dinilai memberatkan kliennya.

Menurutnya, Bram Yasin hanya turut serta dalam peristiwa tersebut dengan latar belakang tekanan ekonomi.

” dakwaan terhadap klien saya sangat memberatkan, mengingat terdakwa hanya sebagai turut serta dalam kasus pencurian tersebut karena motiv ekonomi.” Tandasnya.

 

Artikel ini telah dibaca 1,214 kali

Baca Lainnya

Satreskrim Polres Bitung Tangkap Pencuri Aset Dinas Koperasi 

31 Juli 2026 - 17:15 WITA

AKP Ahmad Anugrah Ari Pratama, S.Tr.K., S.H., M.H

Polairud Polda Sulut Edukasi Nelayan soal Keselamatan Melaut dan Kelestarian Laut

30 Juli 2026 - 19:34 WITA

Kapolres Bitung: Audit Kinerja Jadi Evaluasi Tingkatkan Profesionalisme

28 Juli 2026 - 21:41 WITA

Kapolres Bitung, AKBP Arie Sulistyo Nugroho

Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Ajak Musisi Segera Daftar

27 Juli 2026 - 19:26 WITA

Pelabuhan Bitung Ikut Rasakan Dampak Positif Program Diskon Tiket Kapal

27 Juli 2026 - 01:04 WITA

Tarif Merek UMKM Tetap Rp500 Ribu, Hak Cipta Lagu Gratis Mulai 1 Agustus 2026

25 Juli 2026 - 10:57 WITA

tarif merek UMKM
Trending di Bitung