Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

NTT · 30 Jun 2025 19:49 WITA ·

Pengakuan Santi Nenohais: Saya Menyakiti Hati Suami Saya yang Baik


Ilustrasi perselingkuhan Perbesar

Ilustrasi perselingkuhan

Rote Ndao,Sulutnews.com – Kisah perselingkuhan Santi Nenohais dari Desa Inaoe, Kecamatan Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao, mengguncang masyarakat setempat. Perempuan ini secara terbuka mengakui kesalahannya dan menyesali hubungan gelapnya dengan Efen Ta’ek. Air mata penyesalannya tak mampu menghapus luka mendalam yang telah ditimbulkannya pada suami yang selama ini berjuang keras untuk keluarganya.

Suaminya, seorang pekerja bangunan di desa tetangga, berkorban besar demi mencukupi kebutuhan Santi dan anak-anak mereka. Kesetiaan dan pengorbanan tersebut justru dibalas dengan pengkhianatan. Pada tanggal 8 Juni 2025, Santi mengakui perbuatannya kepada media ini. Saat suaminya berjuang di perantauan, Santi menjalin hubungan terlarang dengan Efen Ta’ek. Ironisnya, perselingkuhan ini terjadi di belakang punggung suami yang begitu menyayangi keluarganya.

“Saya telah menyakiti hati suami saya,” ucap Santi dengan suara bergetar, mengakui kesalahannya. “Dia begitu baik, dan saya telah membalas kebaikannya dengan pengkhianatan.” Pengakuan ini bukan hanya melukai hati suaminya, tetapi juga menyayat hati Tuhan. Perbuatannya menjadi pengingat akan pentingnya kesetiaan dan kejujuran dalam sebuah hubungan. Pengorbanan dan kerja keras suami yang tak ternilai harganya telah diinjak-injak oleh perbuatannya.

Efen Ta’ek, yang membaca berita dan mendatangi media ini pada tanggal 9 Juni 2025, mengakui perselingkuhannya dengan Santi. Ia bahkan mengakui anak perempuan yang dilahirkan Santi adalah anaknya. “Iya, beta akui beta selingkuh dengan Santi Nenohais dan sampai hamil dan melahirkan satu anak perempuan,” akunya dengan nada memohon.

Efen Ta’ek juga mengungkapkan bahwa Santi beberapa kali menghubunginya setelah kejadian tersebut, namun ia memilih untuk mengabaikannya. “Karena Santi Nenohais mengirim pesan melalui WhatsApp kepada dirinya, Santi marah-marah jadi beta biarkan saja nanti sudah aman baru beta hubungi Santi,” jelasnya. Lebih lanjut, Efen Ta’ek mengaku adanya semacam perjanjian rahasia antara dirinya dan Santi untuk merahasiakan perselingkuhan mereka.

Kisah ini menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat Rote Ndao, khususnya tentang pentingnya komitmen dan kesetiaan dalam sebuah hubungan rumah tangga. Semoga kisah Santi dan Efen menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu menghargai dan menjaga hubungan yang telah kita bangun.

Reporter: Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 822 kali

Baca Lainnya

Resmi Dua Juni Pengumuman Kelulusan: Momen Berharga bagi Siswa UPTD SMP Negeri 2 Lobalain

28 Mei 2026 - 19:10 WITA

Di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao Segera Diadakan Festival Keluarga Malole: Wujudkan Pengasuhan Penuh Kasih dan Disiplin Positif

22 Mei 2026 - 17:25 WITA

Anggaran Rp927 Juta untuk Tenaga Outsourcing Rumah Jabatan

21 Mei 2026 - 00:15 WITA

Melayani Profesional Terpercaya Azis Barawasi Berikan Kepastian Hukum Hak Tanah Masyarakat

20 Mei 2026 - 17:19 WITA

Proses Penerbitan Sertipikat Tanah di Kantor Pertanahan Rote Ndao

20 Mei 2026 - 16:41 WITA

Merasa Kebal Hukum Tarik Motor yang Hampir Lunas, Konsumen Diarahkan Kredit Baru Pakai Nama Orang Lain

20 Mei 2026 - 16:04 WITA

Trending di Internasional