Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bengkulu · 22 Agu 2024 22:43 WITA ·

Pemprov Bengkulu Pastikan Pembebasan Lahan Proyek Kolam Retensi Pembangunan Tahun 2025


Pemprov Bengkulu Pastikan Pembebasan Lahan Proyek Kolam Retensi Pembangunan Tahun 2025 Perbesar

Bengkulu,Sulutnews.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, berkolaborasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII, Badan Pertanahan Nasional, Pemda Kota Bengkulu, serta jajaran Kecamatan Sungai Serut dan Ratu Agung, memastikan bahwa pembebasan lahan untuk pembangunan Kolam Retensi Pengendalian Banjir di Kota Bengkulu akan selesai tahun ini.

Pernyataan ini disampaikan oleh Asisten I Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, setelah memimpin Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Tahapan Pelaksanaan Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Kolam Retensi Pengendalian Banjir di Ruang Rapat Teramang Muara – Nasal Padang Guci, BWS Sumatera VII Bengkulu, pada Kamis 22 Agustus 2024

Menurut Khairil Anwar, proses pembebasan lahan untuk Kolam Retensi Pengendalian Banjir Kota Bengkulu melibatkan beberapa dokumen yang harus dilengkapi serta beberapa masalah teknis yang perlu diatasi.

“Target kami adalah menyelesaikan pembebasan lahan dalam bulan ini, termasuk penyelesaian dokumen dan persyaratan yang diperlukan. Minggu depan, kami akan mengevaluasi hasil rapat hari ini,” jelas Khairil.

Dia menambahkan bahwa rapat ini bertujuan untuk mempercepat proses pembebasan lahan agar pembangunan Kolam Retensi dapat dimulai sesuai target pada tahun 2025.

“Kolam retensi ini sangat penting untuk pengendalian banjir di Kota Bengkulu,” tambah Khairil Anwar.

Saat ini, terdapat lebih dari 11 hektare lahan yang harus dibebaskan di Kecamatan Sungai Serut dan Ratu Agung, dengan 100 bidang tanah yang masih dalam proses kompensasi. Pembangunan ini melibatkan empat wilayah kelurahan, dan tidak ada kendala berarti karena data lahan yang akan dibebaskan sudah lengkap.

Diketahui bahwa terdapat tiga kolam retensi yang direncanakan untuk dibangun. Sementara itu, BWS Sumatera VII terus melakukan pengerukan endapan sungai Bengkulu secara berkala. Proyek pengendalian banjir melalui pembangunan kolam retensi masih berada pada tahap pembebasan lahan.        Tanto.G

Artikel ini telah dibaca 1,125 kali

Baca Lainnya

Pemprov Bengkulu Dorong PWI Perkuat Profesionalisme dan Soliditas Wartawan

18 Juli 2026 - 21:52 WITA

AMJ Kawal Kasus Intimidasi 8 Wartawan yang Dikurung 30 Menit oleh Oknum Pejabat di Kepahiang

1 Mei 2026 - 02:00 WITA

Viral! Wartawan Kepahiang Dikurung 30 Menit Saat Konfirmasi Kasus

1 Mei 2026 - 01:53 WITA

Gubernur Helmi Hasan Tamba Kuota BSPS, Bengkulu Raih 1.299 Unit Rumah Layak Huni

6 April 2026 - 22:49 WITA

Korwil Media Sulawesi Sampaikan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M

21 Maret 2026 - 15:14 WITA

Polda Bengkulu Perketat Pengamanan Ramadan 1447 H, Terapkan Jam Belajar Malam

24 Februari 2026 - 13:09 WITA

Trending di Bengkulu