Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Kotamobagu · 20 Feb 2026 15:20 WITA ·

Pemkot Kotamobagu Perkuat Program Berbasis HAM Tahun 2026


Pemkot Kotamobagu Perkuat Program Berbasis HAM Tahun 2026 Perbesar

KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu mematangkan langkah strategis untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis hak asasi manusia (HAM).

Komitmen tersebut ditegaskan dalam pertemuan antara Wali Kota Kotamobagu, Wenny Gaib, S.Pm, dan jajaran Kantor Wilayah HAM di ruang kerja Wali Kota, Jumat 20 Februari 2026.

Kunjungan koordinasi yang dipimpin Kepala Kanwil HAM Sulawesi Tengah, Mangatas Nadeak, bertujuan menyelaraskan program kerja tahun anggaran 2026 yang akan difokuskan di wilayah Kota Kotamobagu.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas lima poin strategis yang menjadi prioritas kolaborasi pada 2026 mendatang.

Pertama, edukasi HAM bagi aparatur sipil negara (ASN), dengan fokus pada tenaga medis dan staf di lingkungan Dinas Kesehatan. Program ini bertujuan memastikan pelayanan publik berjalan secara profesional dan nondiskriminatif.

Kedua, sosialisasi kepada masyarakat guna meningkatkan pemahaman warga tentang hak dan kewajiban konstitusional.

Ketiga, pengembangan Desa Sadar HAM. Desa Kopandakan diproyeksikan menjadi pilot project desa yang responsif terhadap perlindungan dan pemenuhan hak asasi manusia.

Keempat, penguatan regulasi berperspektif HAM melalui pendampingan dalam penyusunan serta evaluasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), sehingga setiap kebijakan daerah selaras dengan prinsip keadilan dan penghormatan terhadap hak dasar warga.

Kelima, audit kepatuhan internal untuk menilai sejauh mana birokrasi Pemkot Kotamobagu telah menerapkan standar HAM dalam tata kelola pemerintahan.

Wali Kota Wenny Gaib, yang didampingi Asisten I Sahaya S. Mokoginta dan Kepala Bagian Hukum Rendra Dilapanga, menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa HAM bukan sekadar konsep normatif, melainkan menjadi ruh dalam setiap pelayanan kepada masyarakat.

“Kami siap bersinergi untuk mewujudkan pemerintahan yang berorientasi pada penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak asasi manusia,” tegas Wenny.

Sementara itu, Sahaya Mokoginta menambahkan bahwa penguatan kapasitas ASN menjadi kunci agar setiap kebijakan daerah tidak bertentangan dengan hak-hak dasar masyarakat.

“Kami akan segera mengoordinasikan perangkat daerah terkait agar pelaksanaan program di tahun 2026 berjalan optimal,” ujarnya.

Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk menjadikan Kotamobagu sebagai daerah teladan dalam implementasi nilai-nilai kemanusiaan dan pemerintahan yang berkeadilan.***

Artikel ini telah dibaca 932 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dinas Pendidikan Kotamobagu dan Sejumlah Kepsek SMP Negeri Lakukan Studi Tiru di SMP Negeri 1 Manado

23 Juli 2026 - 23:02 WITA

Asisten Satu Pemkot Sampaikan Amanat Penuh dalam Bahasa Mongondow

23 Juli 2026 - 21:26 WITA

Wali Kota Kotamobagu Tegaskan Disiplin Aparatur Sangadi Dan Lurah

14 Juli 2026 - 19:49 WITA

Wali Kota Kotamobagu Tegaskan Disiplin Aparatur Sangadi Dan Lurah

14 Juli 2026 - 19:07 WITA

Peduli Dunia Pendidikan, GFB Turut Beri Dukungan Pembangunan Kampus UDK

1 Juli 2026 - 17:57 WITA

Utamakan Kepentingan Orang Banyak, Luster Simanjuntak “Bongkar” Tenda Hajatan di Kotabangon

23 Juni 2026 - 16:05 WITA

Trending di Kotamobagu