Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Kotamobagu · 1 Nov 2025 11:25 WITA ·

Pemkot Kotamobagu Lakukan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga


Pemkot Kotamobagu Lakukan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Perbesar

KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan kota yang bersih dan berkelanjutan. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui kegiatan sosialisasi pemilahan dan pengelolaan sampah rumah tangga yang digelar di Desa Pontodon, Kecamatan Kotamobagu Utara, Jumat (31/10/2025).

Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Pemkot Kotamobagu dengan Climate Institute, sebuah lembaga non-pemerintah yang fokus pada isu lingkungan dan krisis iklim. Acara dibuka oleh Camat Kotamobagu Utara, Edo Mopobela, SH, dan menghadirkan Staf Khusus Wali Kota Bidang Lingkungan dan Persampahan, Putri Damayanti Potabuga, sebagai narasumber.

Dalam sambutannya, Camat Edo Mopobela menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai cara pengelolaan sampah rumah tangga yang lebih bertanggung jawab.

“Masyarakat selama ini masih terbiasa membuang sampah lalu menunggu diangkut oleh petugas. Pola seperti ini membuat TPA cepat penuh karena kapasitasnya terbatas. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengubah pola pikir masyarakat agar lebih sadar terhadap dampak lingkungan,” ujar Edo.

Edo menjelaskan, untuk mengurangi jumlah sampah yang berakhir di TPA, masyarakat bisa menerapkan tiga langkah sederhana yaitu mengurangi penggunaan barang sekali pakai, menggunakan kembali barang yang masih bisa dimanfaatkan, dan mendaur ulang sampah menjadi produk berguna.

“Jika tiga hal ini dilakukan, volume sampah ke TPA bisa ditekan dan sebagian sampah organik dapat diolah kembali menjadi pupuk kompos,” tambahnya.***

Artikel ini telah dibaca 963 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Berlangsung Meriah, Perlombaan Menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-81 di SMA dan SMK se-Kotamobagu

12 Agustus 2026 - 13:11 WITA

PT GLOBAL EMAS JAYA BERI SANTUNAN DUKA, KELUARGA KORBAN TERHARU

11 Agustus 2026 - 16:16 WITA

KETUA PANITIA BUKA SUARA: INI PENJELASAN RESMI SOAL LOMBA DRAG RACE DI UPAI

11 Agustus 2026 - 14:41 WITA

KELUARGA BANGSAWAN MELAYAT KE 8 RUMAH DUKA

10 Agustus 2026 - 23:05 WITA

Ny Gayatri R Bangsawan Berikan Santunan Kepada Keluarga Korban Tragedi Drag Race di Kotamobagu

10 Agustus 2026 - 20:24 WITA

PUTRA SULUT BERKIBAR DI TINGKAT NASIONAL: JENDERAL BINTANG TIGA YANG DICINTAI RAKYAT

9 Agustus 2026 - 15:07 WITA

Trending di Kotamobagu