Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bitung · 11 Jan 2023 04:12 WITA ·

Pemkot Jalin Kerjasama dengan Google untuk Bidang Pendidikan di Kota Bitung


Pemkot Jalin Kerjasama dengan Google untuk Bidang Pendidikan di Kota Bitung Perbesar

Bitung,Sulutnews.com – Untuk meningkatkan kualitas pendidikan, Pemerintah Kota Bitung di bawah kepemimpinan Maurits Mantiri – Hengky Honandar, lewat Kemendikbud Ristek melakukan kerjasama dengan Google Indonesia Untuk Pendidikan di Kota Bitung. Rabu, (11/01/23).

Melalui Program Merdeka Mengajar(PMM) ini, transformasi Kota Bitung dengan visi kota digital semakin terwujud lewat proses pengembangan pendidikan yang menitik beratkan pada tenaga pengajar

Direktur Jenderal Pendidikan anak usia dini, Pendidikan dasar, dan Pendidikan menengah (Dirjen Pauddasmen) Dr. Iwan Syahril Ph.D menyampaikan data yang dimiliki Kemendikbud Ristek mengenai Pendidikan di Kota Bitung dari Tingkat PAUD hingga Menengah.

Dengan data tersebut, gagasan pelaksanaan Google For Education oleh Kementerian Pendidikan dan Google Indonesia berjalan dengan baik dan terarah.

“Fitur dalam program platform merdeka mengajar adalah Google Workshop Education. Terdapat banyak video pembelajaran sehingga diharapkan para tenaga pendidik mampu menciptakan sebuah inovasi cara mengajar yang lebih menarik dan interaktif kepada siswa,”ujarnya.

Sementara itu, Tim Goggle For Education, Olivia mengatakan hal Ini Berkaitan Dengan Misi Google For Education yang tujuan utama proses pembelajaran terjadi atau dapat dilakukan di manapun tanpa terbatas ruang dan waktu

Disamping itu, proses belajar yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa, sehingga siswa yang memiliki kapasitas dan kapabilitas yang berbeda dapat terakomodir.

“sehingga siswa tidak terbatas pada ruang Kelas dan transformasi digital dapat terlaksana jika tenaga Pendidiknya mampu bertransformasi digital,”tambahnya.

Lebih lanjut, Olivia mengatakan Google juga menyediakan Sertifikasi Google secara Internasional untuk Pendidik.

“Di Kota Bitung baru satu orang. Sertifikasinya memang berbayar, hal Ini agar para guru memiliki komitmen biaya tesnya 10 dolar atau kurang lebih Rp.150.000 dan dari Google menyediakan Voucher (subsidi discount) sehingga guru-guru harus punya kapasitas,”tambahnya lagi.(Tzr)

Artikel ini telah dibaca 512 kali

Baca Lainnya

Angelia Regina Wenas : Fraksi Demokrat Setuju Ranperda Penanggulangan KLB dan Wabah Penyakit Menular

14 Juli 2026 - 21:34 WITA

Anggota DPRD Sulut Irene Golda Pinontoan Beri Apresiasi Kota Manado di HUT ke 403 Tahun

14 Juli 2026 - 20:36 WITA

Randito Maringka Terpilih Secara Aklamasi Pimpin FASI Kota Bitung

14 Juli 2026 - 15:21 WITA

Hengky Honandar Sambut Mahasiswa KKT UNSRAT Angkatan 148 di Bitung

14 Juli 2026 - 13:08 WITA

AKP Abdul Natip Titipkan Lima Pesan untuk Siswa MA Alkhairaat Bitung 

14 Juli 2026 - 00:26 WITA

AKP Abdul Natip Anggai

Pimpin Apel Perdana Tim Opsnal, Kapolres Bitung Fokus Kenyamanan Warga 

13 Juli 2026 - 21:23 WITA

Trending di Bitung