Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Bitung · 11 Jan 2023 04:12 WITA ·

Pemkot Jalin Kerjasama dengan Google untuk Bidang Pendidikan di Kota Bitung


Pemkot Jalin Kerjasama dengan Google untuk Bidang Pendidikan di Kota Bitung Perbesar

Bitung,Sulutnews.com – Untuk meningkatkan kualitas pendidikan, Pemerintah Kota Bitung di bawah kepemimpinan Maurits Mantiri – Hengky Honandar, lewat Kemendikbud Ristek melakukan kerjasama dengan Google Indonesia Untuk Pendidikan di Kota Bitung. Rabu, (11/01/23).

Melalui Program Merdeka Mengajar(PMM) ini, transformasi Kota Bitung dengan visi kota digital semakin terwujud lewat proses pengembangan pendidikan yang menitik beratkan pada tenaga pengajar

Direktur Jenderal Pendidikan anak usia dini, Pendidikan dasar, dan Pendidikan menengah (Dirjen Pauddasmen) Dr. Iwan Syahril Ph.D menyampaikan data yang dimiliki Kemendikbud Ristek mengenai Pendidikan di Kota Bitung dari Tingkat PAUD hingga Menengah.

Dengan data tersebut, gagasan pelaksanaan Google For Education oleh Kementerian Pendidikan dan Google Indonesia berjalan dengan baik dan terarah.

“Fitur dalam program platform merdeka mengajar adalah Google Workshop Education. Terdapat banyak video pembelajaran sehingga diharapkan para tenaga pendidik mampu menciptakan sebuah inovasi cara mengajar yang lebih menarik dan interaktif kepada siswa,”ujarnya.

Sementara itu, Tim Goggle For Education, Olivia mengatakan hal Ini Berkaitan Dengan Misi Google For Education yang tujuan utama proses pembelajaran terjadi atau dapat dilakukan di manapun tanpa terbatas ruang dan waktu

Disamping itu, proses belajar yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa, sehingga siswa yang memiliki kapasitas dan kapabilitas yang berbeda dapat terakomodir.

“sehingga siswa tidak terbatas pada ruang Kelas dan transformasi digital dapat terlaksana jika tenaga Pendidiknya mampu bertransformasi digital,”tambahnya.

Lebih lanjut, Olivia mengatakan Google juga menyediakan Sertifikasi Google secara Internasional untuk Pendidik.

“Di Kota Bitung baru satu orang. Sertifikasinya memang berbayar, hal Ini agar para guru memiliki komitmen biaya tesnya 10 dolar atau kurang lebih Rp.150.000 dan dari Google menyediakan Voucher (subsidi discount) sehingga guru-guru harus punya kapasitas,”tambahnya lagi.(Tzr)

Artikel ini telah dibaca 512 kali

Baca Lainnya

Imigrasi Bitung dan Lapas Bitung Bagikan Takjil kepada Masyarakat di Bulan Ramadhan

6 Maret 2026 - 22:08 WITA

Safari Ramadhan Imigrasi Bitung: Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim

6 Maret 2026 - 21:52 WITA

PKRI Kota Bitung Berbagi Takjil di Pusat Kota

6 Maret 2026 - 20:18 WITA

Reklamasi dan Aktivitas Jeti di Perairan Morowali Tidak Miliki PKKPRL

5 Maret 2026 - 19:18 WITA

Setahun Kepemimpinan YSK – Victory. Ir Stevanus BAN Liow. MAP Beri Apresiasi, Kebijakan Pro Rakyat Jadi Ekselerasi Peningkatan Ekonomi di Bidang Ketahanan Pangan

5 Maret 2026 - 18:43 WITA

PELNI Bitung Siap Layani Lonjakan Penumpang Selama Mudik Lebaran

5 Maret 2026 - 18:41 WITA

Trending di Bitung