Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Sangihe · 30 Jan 2026 17:10 WITA ·

Pemkab Sangihe Percepat Transformasi Digital, HLM TP2DD Jadi Penggerak Utama


Pemkab Sangihe Percepat Transformasi Digital, HLM TP2DD Jadi Penggerak Utama Perbesar

Tahuna, Sulutnews.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe semakin serius mempercepat transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah. Komitmen tersebut ditegaskan melalui High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang secara resmi dibuka oleh Bupati Michael Thungari, Kamis (30/1/2026), di Tahuna Beach Hotel.

 

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Tendris Bulahari, pimpinan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perbankan, serta pemangku kepentingan lintas sektor yang terlibat langsung dalam agenda digitalisasi daerah.

 

Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menegaskan bahwa digitalisasi daerah merupakan bagian strategis dari reformasi birokrasi, peningkatan akuntabilitas keuangan, serta modernisasi pelayanan publik.

Melalui TP2DD, Pemkab Sangihe terus mendorong perluasan transaksi non-tunai dan pemanfaatan sistem digital di berbagai sektor pemerintahan.

“Digitalisasi daerah tidak hanya meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan, tetapi juga menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat,” ujar Bupati.

Ia menjelaskan, hingga saat ini implementasi digitalisasi di Kabupaten Kepulauan Sangihe telah mulai diterapkan pada sejumlah layanan, seperti pembayaran pajak dan retribusi daerah secara non-tunai, peningkatan pemanfaatan sistem keuangan daerah berbasis elektronik, serta integrasi layanan pembayaran dengan perbankan dan kanal digital.

Selain berdampak pada efisiensi birokrasi, digitalisasi juga dinilai mampu mengurangi potensi kebocoran pendapatan daerah, memperkuat pengawasan, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan.

Bupati Michael Thungari juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, perbankan, serta seluruh OPD agar program TP2DD tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat dan perekonomian daerah.

Melalui High Level Meeting TP2DD ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menargetkan percepatan digitalisasi yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berorientasi pada pelayanan publik, sejalan dengan agenda nasional transformasi digital dan penguatan ekonomi daerah. (Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 1,006 kali

Baca Lainnya

Kawio Jadi Fokus Penanganan Pascagempa, Pemkab Sangihe Pastikan Bantuan Tersalurkan

11 Juni 2026 - 21:54 WITA

BMKG Verifikasi Data Tsunami di Talengen

10 Juni 2026 - 22:34 WITA

Siswahto Ajak Petugas Sensus Ekonomi 2026 Bekerja Penuh Tanggung Jawab

10 Juni 2026 - 19:24 WITA

Gubernur Disorot Usai Gempa Sangihe, Tokoh Masyarakat Pertanyakan Empatinya

10 Juni 2026 - 13:54 WITA

BNPB Rilis Dampak Gempa M 7,7 di Sangihe, Pemkab Tetapkan Status Tanggap Darurat

10 Juni 2026 - 10:03 WITA

BPS Sangihe Latih 155 Petugas Sensus Ekonomi 2026

9 Juni 2026 - 16:55 WITA

Trending di Sangihe