Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Manado · 26 Mar 2025 23:45 WITA ·

Pemda Sulut dan 13 Kabupaten dan Kota Serahkan LKPD 2024 Kepada BPK-RI, Dua Kabupaten Belum


Foto - Gubernur Sulut Yulius Selvanus SE didampingi Wakil Gubernur Dr Johanes Viktor Mailangkay SH.MH (:kiri) Saat Menyampaikan LKPD 2024 kepada Kepala  BPK- RI Perwakilan Sulut Bombit Agus Mulyo (kanan)  Kamis 27 Maret 2025. Foto istimewa Perbesar

Foto - Gubernur Sulut Yulius Selvanus SE didampingi Wakil Gubernur Dr Johanes Viktor Mailangkay SH.MH (:kiri) Saat Menyampaikan LKPD 2024 kepada Kepala BPK- RI Perwakilan Sulut Bombit Agus Mulyo (kanan) Kamis 27 Maret 2025. Foto istimewa

Manado, Sulutnews.com – Pemda Sulut dan 13 Kabupaten dan Kota Kamis (26/3) resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited Tahun Anggaran 2024 ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulut, Untuk dua Kabupaten yakni Kabupaten Minahasa dan Kabupaten Sangihe LKPD-nya belum diberikan.

Dalam penyerahan LKPD Pemda Sulut langsung diberikan Gubernur Sulut Mayjen ( Purn) Yulius Selvanus SE didampingi Wakil Gubernur Dr Johanes Viktor Mailangkay .SH.MH. Untuk 13 Kabupaten dan Kota diserahkan oleh pimpinan daerah masing masing.

Penyerahkan LKPD oleh Gubernur Yulius Selvanus langsung diterima oleh Kepala BPK- RI Perwakilan Sulut Bombit Agus Mulyo.

Pemberian LKPD Pemprov Sulut dan pemerintah daerah lainnya itu tetap berkomitmen menjalankan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Gubernur Sulut Yulius Selvanus mengatakan penyampaian LKPD ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan tata kelola keuangan pemerintahan yang baik.

Gubernur Yulius berharap hasil audit dari BPK Perwakilan Sulut dapat memberikan masukan konstruktif guna perbaikan pengelolaan keuangan daerah Sulut kedepan. “Jadi sangat penting penyampaian LKPD Sulut” ucapnya.

Dikatakan Gubernur masih ada dua daerah yang belum menyerahkan LKPD-nya yakni Kabupaten Sangihe dan Kabupaten Minahasa.
Semoga kata Gubernur di hari terakhir ini dapat dikejar untuk diserahkan kepada BPK RI Perwakilan Sulut.

Gubernur tetap memahami atas kondisi yang dialami kedua kabupaten tersebut, karena sebelumnya dipimpin oleh penjabat yang telah kembali bertugas di tempat awal.

Karena dua penjabat yang memimpin dua daerah tersebut, setelah dievaluasi ternyata keduanya lagi berada di Jakarta.Sehingga, kedua bupati yang saat ini mungkin kebingungan. Tapi kami tetap berharap bisa diselesaikan hari ini,” tambahnya.

Gubernur Yulius mengapresiasi atas sinergitas yang terjalin dengan baik antara pemerintah daerah di Sulut.

Bahkan Gubernur sangat senang karena sinergitas antara BPK Perwakilan Sulut sebagai fungsi kontrol kepada kami di Provinsi berjalan dengan baik,” ujarnya.

BPK Berikan Apresiasi

Kepala BPK – RI Perwakilan Sulut Bombit Agus Mulyo yang baru bulan lalu bertugas di Sulut usai menerima LKPD dari Pemda Sulut dan 13 Kabupaten dan Kota memberikan apresiasi kepada pemerintah provinsi dan 13 kabupaten/kota yang telah menyerahkan LKPD tepat waktu.

Dan berharap serta mendorong Kabupaten Sangihe dan Minahasa agar segera menyelesaikan laporan mereka.

Menurut Bombit Mulyo pihaknta belum mengetahui pasti apa kendalanya, karena yang lebih tahu itu mereka.

Namun menurut Mulyo pihaknya akan tetap mendorong agar mereka bisa menyerahkan LKPD pada hari terakhir ini,” katanya

Setelah penyerahan LKPD ini sesuai peraturan perundang-undangan BPK akan melakukan audit atau pemeriksaan dalam jangka waktu dua bulan.

Dalam dua bulan ke depan paling lambat, kami akan menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LKPD ini kepada DPRD, Gubernur, Bupati, dan Wali Kota” tambah Mulyo.

Opini WTP 10 Kali

Sementara dari data yang diperoleh Sulutnews.com Pemda Sulut sudah 10 kali berturut turut dapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian ( WTP) terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan ( LHP) LKPD Pemda Sulut tahun tahun sebelumnya. Bahkan 15 Kabupaten dan Kota juga LHP terhadap LKPD ada yang sudah tujuh hinga 10 Kali dapat Opini WTP. Seperti untuk LHP – lKPD tahun 2023 yang diumumkan tahun 2024 oleh BPK – RI Perwakilan Sulut semua LKPD Pemda Sulut dan 15 Kabupaten dan Kota dapat opini WTP. (Fanny)

Artikel ini telah dibaca 1,342 kali

Baca Lainnya

Walikota Andrei Angouw Lantik 25 Pejabat Eselon III Dan IV Di Lingkungan Pemkot Manado

23 Juli 2026 - 13:36 WITA

Akademisi Unsrat : Prof Grace Debbie Kandou Telah Memenuhi Seluruh Syarat Administrasi Pemilihan Rektor 2026–2030

22 Juli 2026 - 17:46 WITA

Tingkatkan Kesadaran Hukum Kodam XIII/Merdeka Gelar Penyuluhan “Prajurit TNI Prima Taat Hukum”

22 Juli 2026 - 17:37 WITA

Vionita Kuerah : Perlindungan Perempuan dan Anak Merupakan Upaya Penegakan Hak Asasi Manusia

22 Juli 2026 - 12:59 WITA

Belum Terpenuhi Kuota, Sejumlah SMA dan SMK di Sulawesi Utara Kembali Buka Pendaftaran SPMB Hingga Akhir Agustus 2026

22 Juli 2026 - 10:13 WITA

Profesor Febian Manoppo: Makanan Yang Aman Melindungi Kita Dari Berbagai Penyakit

21 Juli 2026 - 23:53 WITA

Trending di Health