Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Manado · 25 Mei 2025 20:26 WITA ·

Pembangunan 200 Sekolah Rakyat Di Indonesia Selama 2025, 8 Paket Ada Di Sulawesi


Foto Ilustrasi Perbesar

Foto Ilustrasi

Manado,Sulutnews.com – Presiden Prabowo menargetkan pembangunan 200 Sekolah Rakyat (SK) di seluruh Indonesia, 8 paket berada di Kepulauan Sulawesi.

Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Perlindungan dan Jaminan Sosial, Kementerian Sosial (Kemensos) RI, Agus Zainal Arifin usai mengikuti sebuah acara di Senayan, Jakarta Senin pekan lalu.

“Sesungguhnya arahan Presiden Prabowo menyampaikan bahwa ada 200 sekolah rakyat yang akan kita bangun” kata Agus Zainal.

Menteri Agus menyebut, bahwa pembangunan sekolah rakyat tersebut akan dilaksanakan sesuai pembiayaan dari APBN dan juga pihak swasta.

“Ada sebanyak 100 sekolah rakyat dibangun melalui dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) didukung oleh Kementrian PU, dan sisanya 100 dibangun oleh swasta,” katanya.

Namun Agus menambahkan bahwa Presiden Prabowo juga ingin agar minimal 100 sekolah rakyat dibangun setiap tahunnya di Indonesia, atau satu sekolah di tiap kabupaten.

“Minimal 100 sekolah rakyat itu yang harus dibangun setiap tahun sehingga ke depan setiap kabupaten dan kota dapat memiliki satu sekolah rakyat,” ujar Menteri Agus mantap.

 

Apakah Pendidikan Di Sekolah Rakyat Menggunakan Kurikulum Merdeka ?

Menteri Agus menyatakan, Sekolah Rakyat akan mengadopsi kurikulum nasional yang dirancang secara khusus, berbeda dari sekolah formal pada umumnya.

“Dimana diharapkan di setiap kabupaten hendaknya memiliki sekolah rakyat,” pungkasnya. (*/Yayuk)

Artikel ini telah dibaca 1,042 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Vionita Kuerah : Perlindungan Perempuan dan Anak Merupakan Upaya Penegakan Hak Asasi Manusia

22 Juli 2026 - 12:59 WITA

Belum Terpenuhi Kuota, Sejumlah SMA dan SMK di Sulawesi Utara Kembali Buka Pendaftaran SPMB Hingga Akhir Agustus 2026

22 Juli 2026 - 10:13 WITA

Profesor Febian Manoppo: Makanan Yang Aman Melindungi Kita Dari Berbagai Penyakit

21 Juli 2026 - 23:53 WITA

Pansus Ranperda Perizinan Berusaha DPRD Sulut Target Dua Bulan Selesai

21 Juli 2026 - 22:10 WITA

Kadis Dikda Femmy Suluh Berterima Kasih Kepada Gubernur Yulius Selvanus Atas Motivasi Kepada Jajarannya dan Kepsek Untuk Memajukan Pendidikan

21 Juli 2026 - 19:14 WITA

DPRD Sulut Gelar Paripurna Internal, Tetapkan Usul Prakarsa DPRD Terhadap Ranperda Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

21 Juli 2026 - 05:50 WITA

Trending di Manado