Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Jambi · 16 Mei 2026 14:11 WITA ·

Pelaksanaan FLS2N 2026, Kota Sungai Penuh Di Kritik Ketua DPD IWOI, Doni Efendi.


Pelaksanaan FLS2N 2026, Kota Sungai Penuh Di Kritik Ketua DPD IWOI, Doni Efendi. Perbesar

SUNGAI PENUH, [Sulutnews.com] – Pelaksanaan Festival dan Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS2N/Fesen) tingkat SD/MI dan SMP/MTs Tahun 2026 di Kota Sungai Penuh menuai sorotan tajam publik. Bukan karena prestasi peserta, melainkan adanya larangan terhadap orang tua siswa dan wartawan untuk mengambil dokumentasi selama kegiatan berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh.
Kebijakan tersebut memantik kekecewaan dari sejumlah wali murid. Mereka mengaku heran dan kecewa lantaran tidak diperbolehkan merekam ataupun memotret penampilan anak mereka sendiri saat tampil mewakili sekolah dalam ajang resmi pemerintah tersebut.
Tak hanya orang tua siswa, awak media yang hadir untuk melakukan peliputan juga disebut mendapat pembatasan dalam pengambilan gambar dan dokumentasi. Situasi ini memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat, sebab kegiatan pendidikan yang menggunakan fasilitas pemerintah dan dibiayai negara seharusnya menjunjung keterbukaan informasi publik.
Hingga polemik ini mencuat, belum terlihat adanya penjelasan resmi maupun aturan tertulis yang menjadi dasar larangan dokumentasi terhadap wartawan dan orang tua siswa. Kondisi itu memicu dugaan adanya keputusan sepihak panitia di lapangan tanpa landasan yang jelas.
Ketua DPD IWO Indonesia Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci, Dpt. Doni Efendi, mengecam keras sikap panitia yang dinilai berlebihan dan mencederai prinsip keterbukaan publik.
“Ini kegiatan pendidikan, bukan kegiatan tertutup atau rahasia. Sangat disayangkan jika wartawan dan bahkan orang tua siswa sendiri dilarang mengambil dokumentasi. Kebijakan seperti ini justru menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat,” tegas Doni Efendi.
Menurutnya, jika memang ada aturan resmi dari Dinas Pendidikan terkait larangan dokumentasi, maka aturan tersebut harus disampaikan secara terbuka kepada publik, bukan hanya disampaikan secara lisan di lapangan.
“Kalau ada regulasi, tunjukkan secara terbuka. Jangan sampai publik menilai ada sesuatu yang sengaja ditutupi. Apalagi media hadir untuk menjalankan fungsi kontrol sosial dan menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ujarnya.
Doni juga menegaskan bahwa kerja jurnalistik dilindungi undang-undang dan tidak boleh dihalangi selama dilakukan sesuai etika dan tidak mengganggu jalannya kegiatan.
“Pers bekerja berdasarkan Undang-Undang Pers. Selama wartawan menjalankan tugas secara profesional, tidak ada alasan untuk melarang peliputan. Jangan sampai muncul kesan anti kritik dan anti transparansi dalam kegiatan pendidikan,” tambahnya.
Ia meminta Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh segera memberikan klarifikasi resmi agar polemik tidak semakin liar dan menimbulkan penilaian negatif terhadap pelaksanaan FLS2N Tahun 2026.
“Dinas Pendidikan harus segera menjelaskan kepada publik apakah larangan itu memang instruksi resmi atau hanya kebijakan oknum panitia. Jangan biarkan polemik ini berkembang dan mencoreng dunia pendidikan di Kota Sungai Penuh,” tutupnya.(Saprial)

Artikel ini telah dibaca 1,421 kali

Baca Lainnya

RIFDI, S. Sos. Camat Gunung Kerinci, Marah saat di Konfirmasi Wartawan. Terkait Dugaan Pengadaan Fiktif

10 Juni 2026 - 15:44 WITA

Surat Kuasa Dipersoalkan, Nasabah Nilai Pihak Bank BRI Unit Pelompek Kurang Profesional,ATM Selalu Kosong di Hari Pasar, Warga Minta BRI Pelompek Dievaluasi

4 Juni 2026 - 14:31 WITA

RSUD Kerinci Resmi Dibangun Tahun 2026, Nilai Rp. 137,5 M, Bupati Monadi : Kado Bahagia Untuk Pelayanan Kesehatan Kerinci

1 Juni 2026 - 23:26 WITA

Truck terguling, Di Duga Bermuatan pupuk subsidi ilegal di Bedeng V, melarikan Diri.

23 Mei 2026 - 11:41 WITA

IWO Indonesia Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh Ucapkan Selamat Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Ajak Generasi Muda Jaga Persatuan Bangsa

20 Mei 2026 - 12:59 WITA

‎Wujud nyata empati dan peduli antar sesama pegawai. Sekretariat DPRD Kabupaten Kerinci kunjungi Duka.

19 Mei 2026 - 18:32 WITA

Trending di Jambi