Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Jambi · 29 Jun 2026 19:19 WITA ·

Dugaan Pungli Uang Bangku, Bagi Calon Siswa Baru Mencuat Di Salah Satu SMA di Sungai Penuh


Dugaan Pungli Uang Bangku, Bagi Calon Siswa Baru Mencuat Di Salah Satu SMA di Sungai Penuh Perbesar

SUNGAI PENUH,[Sulutnews.com]-Praktik Uang Bangku “Lingkaran Setan” Dunia Pendidikan terus berkumandang tiap tahunnya, jelang tahun ajaran baru, ulah para oknum untuk mengambil keuntungan dalam tekanan kebutuhan pendidikan anak menjadi lahan gurih terhadap orang tua wali murid. Senin (29/06/2026).

Kemendungan, awan hitam pekat dunia pendidikan, politik praktis pihak provinsi bahan pengendalian oknum haus jabatan “Kepala Sekolah” Problem Dunia Pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) menjadi mandek, sebab harus berurusan ke Provinsi.

Saat ini, problem uang bangku bagi calon siswa (Casis) tidak lolos pendaftaran jalur prestasi dan jalur Zonasi, uang bangku jutaan rupiah bilamana ingin mengecam pendidikan menjadi momok tiap tahun penerimaan calon murid dan Siswa.

Seperti dialami salah satu Casis Jalur Prestasi dengan pilihan Sekolah lain Cadangan inisial “CAD” Mengatakan (28/06) bahwa dirinya menempuh jalur prestasi dengan Sekolah pilihan cadangan di salah satu SMA Kota Sungai Penuh. Dirinya tidak lulus di jalur prestasi dan tidak di Terima di Sekolah cadangan daftar onlinenya, namun ia di arahkan untuk jalur belakang dengan biaya Rp. 5 jt untuk uang bangku.

“Saya tidak lolos jalur prestasi, dan tidak diterima di sekolah pilihan cadangan, saat ini saya bingung harus Sekolah dimana” Ungkap korban.

Target utama negara adalah anak bangsa yang cerdas, namun diganggu dengan berbagai program dan trik yang merumitkan untuk mendapatkan pendidikan.

Apakah ini bukannya tindakan menghalang halanggi anak bangsa untuk mendapatkan pendidikan layak di negara ini.

Selain dinilai pembodohan publik, sistim pendaftaran sekolah jalur prestasi dan zonasi rawan pungli bagi Casis dan Orang Tua Wali Siswa/murid.

Permasalah ini masih terus didalami, diminta Gubernur Jambi serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, selaku yang membawahi Sekolah Menengah Atas Kota/Kabupaten se-Provinsi agar membuka jalan dan kepastian bagi generasi bangsa ini untuk mendapatkan pendidikan dengan mudah.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi belum bisa untuk dimintai keterangannya, dikarenakan jarak kantor Dinas Pendidikan harus menempuh perjalanan 12 jam dengan kendaraan roda 2 dan 4.(TIM)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

Baca Lainnya

Kuat Dugaan BEA Cukai Jambi, Sarang Pungli

24 Juni 2026 - 21:40 WITA

Korban Dugaan Ancaman dan Kekerasan di Kafe Penuhi Panggilan Penyidik, Minta Kasus Diusut Tuntas

24 Juni 2026 - 14:16 WITA

Maulana Tegaskan Laporan Pengeroyokan di Polda Jambi Bukan Laporan Palsu

22 Juni 2026 - 14:52 WITA

RIFDI, S. Sos. Camat Gunung Kerinci, Marah saat di Konfirmasi Wartawan. Terkait Dugaan Pengadaan Fiktif

10 Juni 2026 - 15:44 WITA

Surat Kuasa Dipersoalkan, Nasabah Nilai Pihak Bank BRI Unit Pelompek Kurang Profesional,ATM Selalu Kosong di Hari Pasar, Warga Minta BRI Pelompek Dievaluasi

4 Juni 2026 - 14:31 WITA

RSUD Kerinci Resmi Dibangun Tahun 2026, Nilai Rp. 137,5 M, Bupati Monadi : Kado Bahagia Untuk Pelayanan Kesehatan Kerinci

1 Juni 2026 - 23:26 WITA

Trending di Jambi