Tahuna, Sulutnews.com – Kepala Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kepulauan Sangihe, Handry Pasandaran, bersinergi dengan Penjabat Bupati, Rinny Silangen Tamuntuan (RST) terkait program penurunan angka stunting.
Sejak awal Bupati Tamuntuan menjabat Bupati Sangihe, ia memerintahkan Dinkesda untuk bergerak cepat menurunkan angka stunting di Sangihe.
Hal itu pun direspon langsung oleh Pasandaran, ia memerintahkan jajarannya sampai ke tingkat Puskesmas untuk bergerak menyukseskan program Bupati tersebut.
“Kami sangat mendukung program Bupati soal penurunan angka stunting di Sangihe, jajaran kami sampai ke Puskesmas-puskesmas di seluruh wilayah Sangihe melaksanakan program tersebut” ucap Pasandaran, saat di temui media ini di kantornya, Kamis (21/12/2023).
Bahkan kata Pasandaran, pihaknya juga bekerja sama dengan pemerintah Kampung dan Kelurahan untuk menyukseskan program penurunan angka stunting dan tahun 2024 menuju Sangihe zero stunting.

Menurut Pasandaran, ia optimis tahun 2024 Sangihe akan menuju zero stunting, sebab samai saat ini upaya penurunan angka stunting di Sangihe hampir sukses.
Dari data yang media ini peroleh ada dua Kecamatan yang zero Stunting, seperti Kecamatan Tabukan Selatan Tenggara dan Tabukan Selatan Tengah, disementara kecamatan lain rata-rata di bawah 20 persen bahkan ada yang di bawah 10 persen, di 15 Kecamatan di Sangihe.
Hal ini pun menambah optimisme Pasandaran bahwa, jika melihat data tersebut pada tahun 2024 Sangihe akan berhasil mencapai zero stunting. “Kami tentunya terus bersinergi dengan Pimpinan dalam hal ini Ibu Bupati, sehingga program beliau benar-benar terealisasi” kata Pasandaran.
Pasandaran juga berujar, upaya penurunan angka stunting, pihaknya melakukan kegiatan jemput bola, dimana petugas kesehatan di Puskesmas-puskesmas turun langsung sampai ke kampung-kampung saat mendapat informasi maupun kegiatan rutin turun ke lapangan. (Andy Gansalangi)






