Menu ✖

Mode Gelap
Breaking News : Polnustar Kembali Mewisuda 136 Mahasiswa Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau

Internasional · 7 Sep 2026 12:36 WITA ·

OTAK WISNU “MAFIA BBM” — OKNUM POLISI, SECURITY & JITRO BERKOLUSI! JAM 16.00 WITA JADI ANGKA UNTUNG! SPBU Metina BUKA HINGGA 19.00 WITA MALAM


OTAK WISNU “MAFIA BBM” — OKNUM POLISI, SECURITY & JITRO BERKOLUSI! JAM 16.00 WITA JADI ANGKA UNTUNG! SPBU Metina BUKA HINGGA 19.00 WITA MALAM Perbesar

ATURAN DIINJAK-INJAK, JAM 16.00 WITA JADI ANGKA MATI!

Reporter: Dance Henukh

ROTE NDAO — Aturan batas jam pelayanan pukul 16.00 WITA diabaikan secara terang-terangan! SPBU Pertamina Metina, di bawah kendali Wisnu, tetap melayani Solar subsidi hingga 19.00 WITA, Minggu (6/9/2026) — jelas melanggar ketentuan resmi.

Wisnu sendiri mengakui pelanggaran itu tanpa ragu:

“Buka pengisian dari jam 12 siang sampai jam 7, untuk selesaikan penyaluran bagi nelayan pemegang rekomendasi Dinas Perikanan, agar Senin bisa kembali layani Pertalite/Pertamax.”

Alasan itu TIDAK SAH untuk melanggar aturan! Hingga kini Wisnu belum bisa menjelaskan:

– Siapa yang beri izin perpanjangan waktu itu?
– Berapa volume Solar subsidi yang disalurkan?
– Berapa jumlah nelayan yang sebenarnya dilayani?
– Bagaimana pencatatan dan pengawasannya?

BUKAN SEKADAR LEWAT JAM — OKNUM POLISI, SECURITY & JITRO DI BALIK KOLUSI!

Sorotan semakin memanas! Pantauan media temukan bukti nyata: di tengah pelayanan, terlihat oknum polisi mengisi Pertamax pakai jerigen 30 L — sebanyak 5 buah! Itu bukan untuk kebutuhan pribadi, itu untuk diperdagangkan!

Di balik operasi ini, tiga pihak menguasai dan mengatur jalannya SPBU Metina

WISNU penanggung jawab, otak utama pelanggaran aturan
OKNUM SECURITY SPBU — terlibat langsung dalam pengisian & pengawasan
JITRO — figur yang menguasai dan mengendalikan operasi di lokasi

Kolusi nyata! Solar subsidi dialirkan melampaui jam operasional, sementara Pertamax dikorupsi pakai jerigen besar oleh oknum polisi — semuanya berjalan lancar di bawah pengawasan pihak yang seharusnya menjaga aturan. Jam 16.00 WITA bukan lagi batas waktu, melainkan ANGKA UNTUNG bagi mereka!

KAPOLRES & PEMKAB — DIBIARKAN ATAU DILINDUNGI?

Pertanyaan besar yang tak bisa dihindari:

Apakah penyimpangan ini sengaja dibiarkan? Di mana peran Kapolres Rote Ndao selaku panglima pemegang hukum? Mengapa oknum polisi bisa bebas isi BBM pakai jerigen tanpa diawasi?

PEMKAB ROTE NDAO & KAPOLRES WAJIB BUKA DATA SEKARANG!

Wisnu, Jitro, oknum security, dan oknum polisi tersebut — bersama-sama mengabaikan aturan main demi keuntungan pribadi yang tidak diketahui publik! Apakah ini bukan awal mula mafia BBM yang sedang tumbuh subur di Rote Ndao?

Transparansi sekarang! Siapa yang melindungi mereka?

(DH)

Artikel ini telah dibaca 1,774 kali

Baca Lainnya

Perkuat P4GN di Sekolah, 25 Guru di Rote Ndao Diajak Perangi Narkoba

22 Oktober 2026 - 18:29 WITA

Angin Badai Yunus Panie Diusulkan PAW, Mikael Manu Terancam SP III DPP Partai Perindo Di TantangTegakan Aturan!

22 Oktober 2026 - 11:52 WITA

Atap Sudah Jadi, Kok Di Bongkar Lagi? Dana Revitalisasi SMA Negeri Rote Tengah Miliaran Rupiah Masuk Saku Victorio Dan Domi Atau Saku Lita Tola?

22 Oktober 2026 - 11:20 WITA

BBM Rote Ndao Antrian Berhari-hari! Bupati Paulus Henuk Bergerak, Satgas Turun ke SPBU, Dugaan Mafia BBM Bakal Diawasi

22 Oktober 2026 - 00:19 WITA

Terjebak Antrean BBM di Rote Ndao: Waktu Terbuang, Pekerjaan Tertunda, Rakyat Menunggu Kepastian

21 Oktober 2026 - 21:28 WITA

Atasi Kelangkaan BBM, Bupati Rote Ndao Siapkan 10 Langkah Perubahan

21 Oktober 2026 - 20:52 WITA

Trending di Internasional