Menu ✖

Mode Gelap
Breaking News : Polnustar Kembali Mewisuda 136 Mahasiswa Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau

Internasional · 22 Okt 2026 11:20 WITA ·

Atap Sudah Jadi, Kok Di Bongkar Lagi? Dana Revitalisasi SMA Negeri Rote Tengah Miliaran Rupiah Masuk Saku Victorio Dan Domi Atau Saku Lita Tola?


Atap Sudah Jadi, Kok Di Bongkar Lagi? Dana Revitalisasi SMA Negeri Rote Tengah Miliaran Rupiah Masuk Saku Victorio Dan Domi Atau Saku Lita Tola? Perbesar

Reporter : Dance Henukh

ROTE NDAO, SULUTNEWS.COM — Proyek revitalisasi sekolah seharusnya menghadirkan bangunan yang kokoh, aman, dan layak bagi dunia pendidikan. Namun, pekerjaan revitalisasi SMA Negeri Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), justru memunculkan pertanyaan serius setelah pekerjaan atap yang disebut telah selesai kembali dibongkar.Anggaran miliaran rupiah, pekerjaan sudah terpasang, tetapi mengapa harus dibongkar lagi?
Pertanyaan ini bukan persoalan sepele. Di balik pembangunan fasilitas pendidikan yang dibiayai anggaran negara, ada kewajiban untuk memastikan setiap rupiah digunakan secara benar, setiap pekerjaan memenuhi spesifikasi, dan setiap keputusan teknis dapat dipertanggungjawabkan.

Jika pekerjaan dibongkar karena kesalahan pelaksanaan, siapa yang harus bertanggung jawab? Jika ada ketidaksesuaian spesifikasi, siapa yang mengawasi? Dan jika pembongkaran menimbulkan biaya tambahan, siapa yang menanggungnya?
Hingga berita ini disusun, penyebab pasti pembongkaran tersebut belum terkonfirmasi. Karena itu, penjelasan terbuka dari pihak sekolah, konsultan, pelaksana pekerjaan, dan instansi terkait menjadi sangat penting.

DANA MILIARAN RUPIAH BUKAN UANG TANPA PERTANGGUNGJAWABAN!

Penggunaan anggaran pendidikan tidak boleh berhenti pada laporan bahwa pekerjaan telah dilaksanakan. Hasil fisik harus sesuai perencanaan, mutu konstruksi harus memenuhi ketentuan, dan seluruh pengeluaran harus didukung dokumen yang sah.

Apabila pekerjaan yang telah terpasang ternyata harus dibongkar, masyarakat berhak mengetahui alasan teknisnya.Apakah terjadi kesalahan pemasangan? Apakah material atau konstruksinya tidak sesuai spesifikasi? Apakah ada perubahan desain yang disetujui? Atau pembongkaran tersebut memang merupakan bagian dari tahapan pekerjaan yang telah direncanakan?Semua kemungkinan itu harus diperiksa berdasarkan bukti, yang sudah selesai di atap tapi di bongkar lagi itu bukti kuat.

Yang dibutuhkan masyarakat bukan jawaban berputar-putar, melainkan penjelasan teknis, dokumen pekerjaan, dan pertanggungjawaban yang bisa diuji.Jangan sampai persoalan pekerjaan fisik hanya dijelaskan sebagai urusan teknis tanpa membuka dasar keputusan dan konsekuensi anggarannya.

NAMA MANTAN KEPALA SEKOLAH DAN BENDAHARA DIMINTAI PENJELASAN

Dalam penelusuran awal, media meminta keterangan Victorio Nalle, mantan Kepala SMA Negeri Rote Tengah yang kini telah dimutasi, serta Domi Ndeo, bendahara sekolah.
Keduanya dimintai penjelasan dalam konteks pengelolaan program revitalisasi.anggaran proyek SMA Negeri 1 Rote Tengah.

VICTORIO NALLE: SAYA SUDAH DIMUTASI!

Dikonfirmasi melalui WhatsApp milik Victorio Nalle pada Kamis, 22 Oktober 2026, Victorio Nalle menyampaikan:
“Maaf, saya bukan Kepala Sekolah SMA Rote Tengah lagi. Saya sudah dimutasi.
Serah terima jabatan termasuk penanggung jawab revit Saat sy aktif sampai serah terima, pekerjaan itu progresnya belum sampai ke bagian itu (bongkar lama dan pasang kembali baru dan bongkar lagi).,” Jelas Victorio Nalle.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa dirinya tidak lagi menjabat sebagai kepala sekolah. Namun, persoalan yang menjadi perhatian publik belum terjawab apa penyebab pekerjaan atap dibongkar kembali dan bagaimana pertanggungjawaban pelaksanaan program selama masa kepemimpinannya?
Mutasi jabatan tidak dengan sendirinya menjawab persoalan teknis maupun administrasi proyek yang perlu ditelusuri. Jika terdapat pertanyaan mengenai periode kepemimpinannya, penjelasan tetap dapat diminta sesuai fakta dan kewenangan yang bersangkutan.Publik membutuhkan keterangan yang menjawab persoalan, bukan sekadar informasi mengenai perubahan jabatan.

DOMI NDEO ARAHKAN KONFIRMASI KE KONSULTAN

Domi Ndeo, bendahara SMA Negeri Rote Tengah, juga dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Kamis, 22 Oktober 2026.
“Pak, konfirmasi langsung ke pihak konsultan saja.”Klo terkait pembelian kayu dan seng sudah dibeli Terkait hal teknis bisa dikonfirmasi ke Konsultan Pengawas”Bisik Domi Ndeo.

Pernyataan tersebut menjadi dasar untuk melanjutkan konfirmasi kepada konsultan yang menangani pekerjaan.Namun, sejumlah pertanyaan tetap perlu dijawab: siapa yang memutuskan pembongkaran, apa dasar teknisnya, apakah ada laporan tertulis, dan bagaimana konsekuensi pekerjaan tersebut terhadap penggunaan anggaran?
Keterangan konsultan penting, tetapi penelusuran tidak boleh berhenti pada satu pihak. Peran sekolah, pelaksana pekerjaan, pengawas, dan instansi yang bertanggung jawab atas program perlu diperiksa sesuai kewenangannya.

KONSULTAN DAN PELAKSANA JANGAN DIAM!

Pihak konsultan dan pelaksana pekerjaan perlu memberikan penjelasan terbuka mengenai kondisi bangunan, penyebab pembongkaran, serta kesesuaian pekerjaan dengan dokumen teknis. Apabila pembongkaran dilakukan karena kesalahan pelaksanaan, perlu dijelaskan mekanisme perbaikannya dan siapa yang menanggung biaya sesuai ketentuan kontrak atau pedoman program yang berlaku.
Jika pembongkaran merupakan penyesuaian teknis yang sah, dasar perubahan tersebut juga perlu diperlihatkan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Transparansi bukan ancaman bagi pihak yang bekerja sesuai aturan. Sebaliknya, keterbukaan adalah cara untuk membuktikan bahwa pekerjaan dan penggunaan anggaran telah dilaksanakan secara benar.

APARAT PENGAWAS PERLU MEMERIKSA, BUKAN SEKADAR MENUNGGU POLEMIK MEMBESAR

Sudah selesai di atap lalu kembali di bongkar atap lagi Ini awal ketidaksesuaian pekerjaan atau penyimpangan anggaran, instansi pengawas dan aparat penegak hukum perlu menindaklanjutinya sesuai kewenangan.
Pemeriksaan dapat mencakup
Nilai pasti anggaran revitalisasi dan sumber pendanaannya.
Dokumen perencanaan, spesifikasi teknis, serta kontrak atau dokumen pelaksanaan.
Kondisi fisik bangunan sebelum dan sesudah pembongkaran.
Dokumen pemeriksaan mutu dan laporan pengawasan pekerjaan.
Bukti penggunaan dana serta laporan pertanggungjawaban.
Dasar keputusan pembongkaran dan pihak yang bertanggung jawab.

Lita Tola Plh SMA Negeri 1 Rote Tengah yang di konfirmasi media ini Kamis 22 Oktober 2026 melalui telepon dan WhatsApp milik nya belum memberikan jawaban atau penjelasan Terkait atap sekolah sudah selesai di atap lalu di bongkar kembali

SULUTNEWS.COM: SEKOLAH BUKAN TEMPAT BERMAIN DENGAN ANGGARAN!

Revitalisasi sekolah bukan proyek untuk mengejar laporan selesai. Tujuan akhirnya adalah menyediakan fasilitas pendidikan yang berkualitas dan aman bagi siswa serta guru.
Karena itu, persoalan pekerjaan atap SMA Negeri Rote Tengah perlu dijelaskan secara terbuka. Masyarakat berhak mengetahui mengapa pekerjaan yang telah terpasang dibongkar kembali, apakah terdapat persoalan mutu, dan bagaimana anggaran dipertanggungjawabkan

JANGAN BIARKAN PERTANYAAN PUBLIK MENGUAP TANPA JAWABAN!

Jika pekerjaan sesuai spesifikasi, tunjukkan dasar teknisnya. Jika pembongkaran merupakan bagian dari prosedur yang sah, jelaskan alasannya. Jika ditemukan penyimpangan, tindak lanjuti berdasarkan bukti dan hukum yang berlaku.
Dana pendidikan harus memberikan manfaat nyata bagi siswa, bukan menyisakan polemik dan pertanyaan mengenai pertanggungjawabannya.

Sulutnews.com akan terus menelusuri persoalan ini dan membuka ruang klarifikasi bagi pihak sekolah, konsultan, pelaksana pekerjaan, serta instansi terkait.

Artikel ini telah dibaca 63 kali

Baca Lainnya

Angin Badai Yunus Panie Diusulkan PAW, Mikael Manu Terancam SP III DPP Partai Perindo Di TantangTegakan Aturan!

22 Oktober 2026 - 11:52 WITA

BBM Rote Ndao Antrian Berhari-hari! Bupati Paulus Henuk Bergerak, Satgas Turun ke SPBU, Dugaan Mafia BBM Bakal Diawasi

22 Oktober 2026 - 00:19 WITA

Terjebak Antrean BBM di Rote Ndao: Waktu Terbuang, Pekerjaan Tertunda, Rakyat Menunggu Kepastian

21 Oktober 2026 - 21:28 WITA

Atasi Kelangkaan BBM, Bupati Rote Ndao Siapkan 10 Langkah Perubahan

21 Oktober 2026 - 20:52 WITA

PT Nindi Karya Buktikan Tanggung Jawab. RP 277 Juta Lunas Di Bayarkan Kompensasi Ke Pemilik Lahan Terdampak

21 Oktober 2026 - 20:44 WITA

Bukan Sekedar Tambah Pasokan Tapi Ubah Sistim! Ini 10 Langkah Perubahan Atasi Kelangkaan BBM Di Rote Ndao!

21 Oktober 2026 - 18:59 WITA

Trending di Internasional