Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Bitung · 5 Apr 2026 15:30 WITA ·

Mudik Lebaran 2026, Tiket Diskon PELNI Tembus 467 Ribu Penumpang


Mudik Lebaran 2026, Tiket Diskon PELNI Tembus 467 Ribu Penumpang Perbesar

Bitung, Sulutnews.com –Program diskon tiket kapal sebesar 30 persen yang digulirkan pemerintah melalui PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) terbukti menjadi salah satu program paling diminati masyarakat pada masa Angkutan Lebaran 2026.

Kuota tiket diskon bahkan habis terjual lebih cepat dari jadwal, setelah berhasil melayani 467.662 penumpang di seluruh Indonesia.

Program yang dibuka sejak 11 Februari 2026 untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 5 April 2026 tersebut resmi ditutup pada 3 April 2026, setelah kuota yang disediakan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia terserap seluruhnya oleh masyarakat.

Direktur Utama PELNI, Tri Andayani, mengatakan capaian tersebut bahkan melampaui target awal yang diproyeksikan sebesar 445.534 penumpang.

“Alhamdulillah, program diskon transportasi laut sebesar 30 persen yang diberikan pemerintah mendapat sambutan sangat positif dari masyarakat. Kuota diskon yang habis pada 3 April menunjukkan bahwa program ini benar-benar membantu masyarakat melakukan perjalanan mudik dengan biaya yang lebih terjangkau,” ujar Tri Andayani.

Menurutnya, tingginya realisasi penumpang tersebut juga dipengaruhi oleh tingginya penjualan tiket pada ruas-ruas pelayaran jarak pendek, yang banyak dimanfaatkan masyarakat selama periode mudik Lebaran.

Data PELNI menunjukkan hingga 4 April 2026, total penjualan tiket nasional untuk periode keberangkatan 11 Maret–5 April 2026 telah mencapai 487.905 tiket, atau 101,8 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 479.133 tiket.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memanfaatkan program ini. Kami juga mengapresiasi dukungan pemerintah, khususnya Kementerian Perhubungan, yang mempercayakan pelaksanaan program ini kepada PELNI,” tambahnya.

Antusiasme masyarakat juga terasa kuat di kawasan Indonesia Timur, termasuk di Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara, yang menjadi salah satu simpul penting transportasi laut.

Kepala Cabang PELNI Bitung, Juni Samsudin, mengatakan program diskon tiket memberikan dampak langsung terhadap peningkatan mobilitas penumpang selama masa mudik Lebaran.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Program diskon tiket ini benar-benar membantu masyarakat, terutama di wilayah kepulauan seperti Sulawesi Utara, yang masih sangat bergantung pada transportasi laut,” ujar Juni Samsudin.

Menurutnya, selama periode Angkutan Lebaran 2026, arus penumpang di Pelabuhan Bitung terpantau ramai namun tetap terkendali, berkat koordinasi intensif dengan berbagai pihak di pelabuhan.

“Kami memastikan seluruh pelayanan berjalan optimal. Prinsip safety first, zero accident, dan service excellence tetap menjadi prioritas utama dalam setiap operasional kapal PELNI,” tegasnya.

Juni juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang tetap mematuhi prosedur keselamatan selama menggunakan transportasi laut.

“Kami berterima kasih kepada seluruh penumpang yang telah mempercayakan perjalanan mudik menggunakan kapal PELNI. Harapan kami, ke depan layanan transportasi laut semakin baik dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat di wilayah kepulauan,” tambahnya

Meski kuota tiket diskon telah habis dan tren arus balik mulai menurun, PELNI memastikan seluruh armada tetap siaga melayani penumpang hingga masa Angkutan Lebaran resmi ditutup pada 6 April 2026.

Sebagai perusahaan pelayaran milik negara, PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 483 ruas pelayaran dan 75 pelabuhan di seluruh Indonesia.

Selain itu, PELNI juga menjalankan 30 trayek kapal perintis yang menjangkau wilayah 3TP (tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan) dengan 229 pelabuhan singgah, 516 ruas pelayaran, serta 2.515 rute.

Di sektor logistik, PELNI turut mengoperasikan 8 trayek tol laut serta satu trayek khusus kapal ternak, sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat konektivitas dan distribusi logistik antarwilayah di Indonesia.

 

Artikel ini telah dibaca 945 kali

Baca Lainnya

PKK Bitung Boyong Deretan Penghargaan HKG PKK Sulut 2026 

13 Juni 2026 - 18:07 WITA

Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Tingkatkan Integritas dan Tinggalkan Budaya Kerja Lama

12 Juni 2026 - 20:53 WITA

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bitung, Ruri Hariri Roesman mengikuti pengarahan Direktur Jenderal Imigrasi terkait penguatan integritas dan peningkatan pelayanan publik.

ULTIMA I’M SEZ Hadirkan Kemudahan Layanan Keimigrasian di KEK Bitung dan Likupang

12 Juni 2026 - 20:01 WITA

Peringatan HKG PKK ke-54,  Ellen Honandar Sondakh Ajak Warga Aktif Berolahraga dan Periksa Kesehatan

12 Juni 2026 - 19:32 WITA

Nurul Azhar Dukung Penuh Kebijakan Ruang Kerja Aman , Sebut Berdampak Langsung pada Pelayanan Publik

12 Juni 2026 - 19:08 WITA

Bunda PAUD Bitung Hadiri Tasyakuran RA Alkhairaat Girian

11 Juni 2026 - 17:13 WITA

Trending di Bitung